Cara Hitung Ongkir JNE

Setiap pengusaha online tentu harus mengetahui dan memahami cara hitung ongkir JNE. JNE banyak dipilih karena menawarkan proses pengiriman cepat, mudah dan tarif yang cukup terjangkau. Namun bagi Kamu yang bergelut di dunia bisnis online, tetap harus mempertimbangkan perhitungan ongkos kirim jasa ekspedisi, termasuk JNE.

Jasa ekspedisi merupakan salah satu layanan yang sangat berpengaruh bagi pebisnis online. Karena barang yang mereka kirimkan biasanya akan diantarkan oleh jasa ekspedisi. Namun biasanya sebelum pembeli menyelesaikan transaksi pembelian, mereka akan menanyakan tarif ongkos kirim jasa ekspedisi terlebih dahulu kepada penjual. Inilah kenapa Kamu sebagai penjual setidaknya harus mengetahui ongkir JNE.

Read More

Faktor yang Mempengaruhi Ongkir JNE

Berikut faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tarif ongkir JNE, diantaranya :

1. Jarak Antar

Jarak antar paket yang dikirimkan berpengaruh terhadap biaya pengiriman. Ongkir menjadi semakin mahal jika paket dikirimkan ke tempat yang jauh. Apalagi jika Kamu mengirimkan paket ke luar negeri, tentu saja biayanya akan lebih tinggi daripada pengiriman lokal atau domestik.

2. Berat Paket

Ongkos kirim JNE tidak hanya bergantung dari area atau lokasi pengiriman, tetapi juga dipengaruhi oleh berat paket/barang yang dikirimkan. Adapun misalnya, ongkir barang/paket ke wilayah tertentu dengan tarif 1 kg-nya sebesar Rp. 9000. Dimana tujuan atau tempat pengiriman barang masih sama, hanya saja beratnya ditambah 2 kg, jadi ongkirnya bertambah 2 kali lipat. Setelah dihitung menjadi Rp. 18.000. Dapat disimpulkan bahwa semakin berat bobot paket yang dikirimkan akan semakin mahal pula biaya pengirimannya.

Terkait:  Cara Cek Ongkir JNE

3. Jenis Pengiriman

Pihak JNE biasanya menawarkan pilihan jenis layanan pengiriman. Terdapat 3 pilihan jenis pengiriman yag dapat Kamu ambil dan Kamu bisa memilih salah satunya untuk pengiriman barang yang akan Kamu lakukan. Pertama ialah layanan pengiriman ekonomis, pengiriman ekspress dan pengiriman reguler.

Dimana ketiga pengiriman tersebut dibedakan berdasarkan lamanya pengiriman barang. Biasanya untuk pengiriman ekonomis membutuhkan waktu lebih lama, ekspress waktu pengirimannya lebih cepat dan reguler bisa dikatakan standar. Tiap-tiap pilihan jasa pengiriman tersebut menawarkan tarif berbeda. Kamu dapat memilihnya sesuai kebutuhan.

4. Asuransi Pengiriman

Asuransi juga berpengaruh terhadap tarif ongkir. Hal ini biasanya bertujuan bagi pengiriman barang berharga. jika rusak atau hilang maka jasa ekspedisi dapat melakukan gati rugi. Asuransi tersebut bisa berbentuk jaminan keamanan terhadap barang sebab jasa ekspedisi bisa saja mengalami kelalaian saat menjaga produk yang dikirimkan.

Cara Hitung Ongkir JNE

Cara Hitung Ongkir JNE
Menghitung Ongkir JNE

Menghitung Ongkir JNE

Biaya pengiriman biasanya akan dihitung sesuai jarak dari tempat asal pengiriman di Indonesia ke tempat pembeli serta dipengaruhi juga oleh Berat Produk. Dimana berat produk ini ditentukan berdasarkan berat sesuai vlume produk atau berat sebenarnya. Lalu nantinya akan dipilih yang paling besar.

Cara hitung ongkir JNE untuk berat berdasarkan pada volume biasanya dihitung dengan cara mengalikan dimensi produk tertentu (p x l x t) kemudian hasilnya dibagi dengan 5.000.

Adapun JTR sendiri termasuk layanan pengiriman yang jumlahnya besar dibandingkan JNE. Sementara berat minimum paket yang dikenakan tarif untuk pengiriman barang setiap pesanan yaitu seberat 10 kg.

Kamu bisa memilih JTR apabila berat produknya di atas 5 kg, tapi berat tetap akan dihitung sebagai berat minimum atau 10 kg.

1. Cara Menghitung Ongkir JNE menurut Berat Produk/Paket Sebenarnya

Cara menghitung ongkos kirim JNE berdasarkan pada berat produk atau paket sebenarnya, ialah sebagai berikut :

  • Apabila berat sebenarnya di atas 5 Kg dengan berat tidak sampai 10 kg.
  • Contoh barang dikirim di Jakarta Utara dari gudang Rates, denga lokasi pembeli di Jakarta Selatan.
  • Bobot sebenarnya setiap produk ialah 7 Kg biasanya dihitung dengan berat 10 kg sebab ketentuan dari berat minimum ialah 10 kg.
  • Contoh biaya pengiriman barang ke Jakarta Selatan ialah Rp. 2.800 per Kg.
  • Dengan demikian, biaya pengiriman menjadi sebesar Rp. 28 ribu dengan rumus cara menghitung ongkir JNE berikut : 10 kg x Rp. 2.800.
Terkait:  Cara Menghilangkan Baret Mobil

2. Cara Menghitung Ongkir JNE Berdasarkan Dimensi/Volume :

  • Jika berat dilihat dari volume-nya di atas 5 Kg dan tidak sampai 10 Kg.
  • Misalnya saja produk dikirim dari Jakarta Utara di Gudang Rates dan tempat pembelimu atau lokasi tujuan di Jakarta Selatan.
  • Dengan dimensi produk : 70 cm x 25 cm x 20 cm.
  • Adapun untuk memperoleh volume total, Kamu bisa mengalikan dimensi produk di atas 70 cm x 25 cm x 20 cm = Rp. 35.000. Selanjutnya bagi dengan volume total sebesar 5.000 untuk memperoleh berat sesuai volume-nya yaitu 35.000/5.000 menjadi 7kg. Penetapan 10 kg sendiri karena ketentuan dari berat minimumnya yaitu sebesar 10 kg.
  • Contoh biaya pengiriman barang ke Jakarta Selatan yaitu Rp. 2.800/kg.
  • Jadi besarnya biaya pengiriman barang yaitu RP. 28 ribu.

Cek Ongkir JNE Dengan Akurat

Tapi sebenarnya Kamu tak perlu repot-repot menghitung ongkir JNE untuk mengetahui ongkos pengiriman. Sebab kini Kamu bisa mengeceknya lewat website resmi dan aplikasi. Situs resminya juga dimanfaatkan untuk mengecek ongkos kirim JNE trucking atau pengiriman berjumlah besar memakai truk. Adapun langkah-langkah mengetahui jumlah ongkir JNE bisa langsung lewat situs resminya.

  • Silahkan buka web JNE untuk mengecek tarif pengiriman!
  • Inputkan nama tempat asal pengiriman beserta  nama tempat tujuan pengiriman. Jika tidak terdapat pilihan kecamatan, bisa masukkan nama Kabupaten atau Kota tjuan pengiriman.
  • Silahkan inputkan kode captcha.
  • Selanjutnya Kamu akan langsung mendapat informasi ongkir yang wajib dibayarkan sesudah kode captcha tersebut diisi.

2. Cek Ongkir JNE via Aplikasi

Selain melalui situs resminya, Kamu pun dapat mengetahui cek resi pengiriman JNE beserta ongkir lewat aplikasi My JNE yang dapat di download di Google PlayStore. Silahkan ikuti panduannya di bawah ini :

  • Pertama-tama, silahkan download My JNE langsung di Playstore.
  • Setelah menginstall aplikasi My JNE, silahkan buka dan jalankan aplikasi tersebut.
  • Tekan opsi “Check Tarif” di tampilan awal.
  • Lakukan pengisian alamat pengiriman di kolom “origin” serta alamat tujuan pada kolom “Destinasi”.
  • Lalu isikan bobot paket pengiriman dan tap di bagian search tarif.
  • Jika sudah, akan muncul tampilan informasi mengenai ongkos kirim JNE pada bagian bawah.
Terkait:  Cara Menghitung Keuntungan Reksadana

Di samping pengecekan ongkir JNE YES, Kamu bisa mencoba langkah tersebut untuk produk-produk JNE yang lainnya.

3.  Cara Cek Ongkos Kirim Dengan Plugin Ongkos Kirim

Selain menggunakan aplikasi dan web JNE, cara cek ongkos kirim JNE juga bisa dilakukan melalui website pertama. Adapun Plugin Ongkor Kirim ini selain bisa membuat pengecekan ongkir JNE, J&T, Wahana, Sicepat, Pos Indonesia, dan yang lainnya. Adapun langkah-langkah yang dapat dicoba ialah sebagai berikut :

  • Silahkan buka situs web Plugin Ongkos Kirim.
  • Pilih opsi “Cek Tarif”.
  • Kemudian Kamu akan mendapatkan informasi tentnag ongkos kirim dari jasa pengiriman Pos, TIKI, JNE, Wahana dan lainnya sesuai dengan kota tujuan dan kota asalmu.

Itulah beberapa cara hitung ongkir JNE dan pengecekan ongkir JNE yang bisa Kamu coba untuk mengetahui besarnya ongkos pengiriman JNE. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

15 Artikel Populer yang Direkomendasikan :

Related posts