Cara Hitung Tagihan PDAM

Air adalah kebutuhan pokok masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Sebagian besar masyarakat memanfaatkan layanan PDAM untuk memasok kebutuhan air di rumahnya. Melalui layanan PDAM inilah, tentu saja kita sebagai pengguna berkewajiban membayar tagihan per bulannya. Bagaimana cara hitung tagihan PDAM?

Jika Kamu ingin menghitung tagihan PDAM, maka harus memaham pembacaan dan perhitungan meteran PDAM terlebih dahulu. Adapun hal ini biasanya dilakukan untuk meminimalisir agar tagihan PDAM tidak membengkak. Berikut langka cara hitung tagihan PDAM.

Cara Hitung Tagihan PDAM

Cara Hitung Tagihan PDAM
Menghitung Tagihan PDAM

Menghitung Tagihan PDAM

Dalam prakteknya, ada beberapa cara menghitung tagihan PDAM yang bisa Kamu coba berikut ini :

1. Membaca Meteran PDAM

Untuk bisa melakukan cara hitung tagihan PDAM. Kamu harus mengetahui cara pembacaan meteran PDAM terlebih dahulu. Karena lewat meteran inilah Kamu dapat mengetahui jumlah pemakaian air per harinya.

Biasanya jenis meteran air PDAM yang sering dipakai ialah jenis meteran mekanikal. Metode pembacaanya sebenarnya sangat sederhana. Kamu cukup melihat angka pada meteran yang memaai warna merah dan warna hitam. Dimana warna hitam biasanya menunjukkan perhitungan tarif, sementara warna merah sendiri adalah alat ukur penunjuk satuan liter pemakaian air.

2. Mengetahui Golongan Tarif PDAM

Cara hitung tagihan PDAM berikutnya ialah dengan mengetahui golongan tarif PDAM. Hal yang perlu diketahui saat melakukan perhitungan tarif PDAM yaitu dengan mengecek golongan tarif. Bagi masyarakat menengah pda dasarnya termasuk dalam kategori kelompok 2A3 atau golongan rumah tangga menengah.

Adapun penentuan tagihan beban tetap PDAM di setiap daerah sebenarnya bervariasi. Misalnya saja untuk tarif beban tetap air di DKI Jakarta bagi kelompok 2A3 akan dikenakan tarif untuk 20 m3 sebesar Rp. 7.430, untuk 11-20m3 sebesar Rp. 6.000, untuk 0-10m3 = Rp. 4.900.

3. Cara Menghitung Tagihan PDAM

Jika Kamu sudah mengetahui pembacaan meteran PDAM beserta golongan tarif yag dipakai, langkah berikutnya ialah mulai cara hitung tagihan PDAM. Misalnya saja, pemakaian PDAM-mu setiap bulannya berikut :

  • Pemakaian air dalam 1 bulan = 19 m3
  • Biaya beban tetap PDAM/Air = Rp. 6.000
  • Maka, biaya pemakaian air menjadi : 19 x Rp. 6.000 = RP. 114.000
  • Untuk biaya pemeliharaan meter : Rp. 4.400 (penentuan harganya berbeda untuk tiap daerah)
  • Biaya materai : Rp. 3.000
  • PPN : Rp. 1.195
  • Total Tagihan PDAM : Rp. 122.595

Metode perhitungan tagihan PDAM yang Kamu pakai ialah sebesar Rp. 122.595 di setiap bulannya. Jadi sesudah mengetahui jumlahnya, Kamu dapat mempersiapkan uangnya sekaligus melakukan pembayaran rutin per bulannya. Tapi, jika Kamu masih ragu, maka Kamu bisa mencoba cara cek tagihan PDAM.

Cara Bayar Tagihan PDAM

Setelah cara hitung tagihan PDAM, Kamu bisa langsung mengecek dan membayar tagihan PDAM. Ada beberapa metode pembayaran tagihan PDAM khususnya bagi Kamu pengguna ATM Mandiri, berikut ini :

1. Cara Bayar Tagihan PDAM Melalui Mandiri Online

Jika Kamu malas pergi ke luar rumah dan memang sudah mengaktifkan layanan Mandiri Online. Kamu tinggal mengikuti panduan cara membayar tagihan PDAM melalui aplikasi Mandiri Online berikut ini :

  • Pertama-tama silahkan buka Mandiri Online melalui iPhone atau Hp android. Namun pastikan koneksi internet di Hpmu sudah stabil.
  • Inputkan password dan user ID Mandiri Online. Kamu juga bisa memakai fingerprint apabila sudah mengaktifkannya. Silahkan login.
  • Di menu utama tampilan Mandiri Online, Kamu bisa memilih opsi “Bayar”. Kemudian akan muncul “Menu Pembayaran” kembali.
  • Silahkan pilih opsi “PAM”.
  • Dalam form institusi, silahkan pilih menu “Layanan Institusi”. Layanan tersebut maksudnya ialah perusahaan PDAM atau PAM. Selanjutnya tinggal inputkan nomor pelanggan saja.
  • Apabila perusahaan PDAM atau PAM telah dipilih, Kamu pun telah menginputkan nomor pelanggannya. Silahkan pilih “Lanjut”.
  • Setelah itu, Kamu bisa lihat informasi pembayaran PDAM atau PAM berdasarka nomor pelanggan, nama pelanggan, biaya admin dan jumlah tagihan. Apabila informasi di laya sudah benar, tinggal klik “Bayar” kemudian inputkan MPIN Mandiri Online. Setelah transaksi berhasil , simpan resi pembayarannya dengan screenshot.

2. Cara Bayar Tagihan PDAM Melalui Internet Banking Mandiri

Jika Kamu belum mengaktifkan layanan Mandiri Online dan hanya bisa menggunakan layanan iB Mandiri. Kamu  pun bisa mengikuti panduan cara bayar tagihan PDAM berikut :

  • Pertama-tama silahkan buka browser Mozilla atau Google Chrome. Kemudian kunjungi situs Mandiri Online.
  • Setelah terbuka halaman situs IB Mandiri. Kamu tinggal menginputkan user id beserta password iB Mandiri.
  • Sesudah itu, Kamu akan ditampilkan halaman utama iB Mandiri. Dari sini, silahkan tekan opsi “Pembayaran”.
  • Dalam menu pembayaran, Kamu akan ditampilkan menu lainnya kembali. Silahkan pilih “PAM”.
  • Pilih institusi PDAM atau PAM. Kamu bisa memakai menu pencarian dengan cukup mencari nama perusahaan PDAM atau PAM di tempatmu berada.
  • Jika sudah menemukan perusahaan PDAM atau PAM. Kamu pun tinggal menginputkan nomor pelanggan PDAM atau PAM-mu.
  • Kini Kamu tinggal mengisi seluruh form yang tersedia. Selanjutnya tekan “Lanjut”.
  • Setelah itu, akan tampil di layar jumlah tarif PDAM dan pembayaran. Apabila informasi yang tertera sudah benar, tinggal klik “Bayar” kemudian inputkan MPIN Internet Banking Mandirimu. Kini pembayaran tagihan PAM atau PDAM telah berhasil dilakukan, simpan buktinya memakai screenshot.

Cara Bayar Tagihan PDAM Melalui ATM Mandiri

Bagi yang hanya mempunyai ATM Mandiri. Kamu dapat mengunjungi gerai ATM Mandiri sembari membawa serta kartu ATM Mandiri dan nomor pelanggan PAM/PDAM.

  • Pertama-tama tinggal masukkan kartu ATM bank Mandiri, kemudian Kamu akan ditampilkan pilihan bahasa. Silahkan tekan “Bahasa Indonesia” lalu masukkan PIN ATM Mandiri dan tekan “Enter”.
  • Kamu akan ditampilkan beberapa pilihan menu di layar ATM. Tinggal pilih “Transaksi Lainnya”.
  • Kemudian akan ada tampilan menu pembelian dan pembayaran. Dari sini tinggal pilih saja “PAM”.
  • Apabila penyedia jasa PDAM yang Kamu pilih tinggal inputkan angka “04” dan pilih “Ya”.
  • Setelah itu, Kamu harus menginputkan kode perusahaan PDAM atau PAM. Bisa juga dengan memilih “Daftar Kode”.
  • Jika sudah Kamu akan ditampilkan seluruh informasi PDAM yang ada di wilayah Indonesia. Apabila tidak ada dalam daftar, tinggal tekan “Berikutnya”. Setelah menemukan kode  PDAM-mu tinggal catat lalu tekan “Masukkan Kode”.
  • Sesudah menerima kode perusahaan PDAM atau PAM, Kamu tinggal menginputkan kode perusahaan. Setelahnya, tinggal pilih “Benar”.
  • Kemudian Kamu tinggal menginputkan nomor pelanggan PDAM atau PAM-mu. Setelah itu, tekan “Benar”.
  • Lalu di layar mesin ATM bank Mandiri bisa muncul informasi tentang nomor pelanggan, jumlah tagihan, denda, dan nama. Apabila informasnya sudah tepat, silahkan tekan “Ya”.
  • Kini tagihan pembayaran PDAM atau PAM Kamu telah dibayarkan. Jangan lupa simpan struk bukti pembayaran dari ATM Mandiri untuk membuktikan jika Kamu telah membayar lunas tagihan PAM pada bulan tersebut.

Nah, itulah beberapa tahapan cara hitung tagihan PDAM dan pembayaran tagihan PDAM yang bisa Kamu praktekkan. Sebenarnya tanpa harus pergi keluar rumah, Kamu tetap bisa membayar tagihan PDAM tepat waktu secara online. Asalkan Kamu sudah mengaktifkan layanan Mandiri Online.

15 Artikel Populer yang Direkomendasikan :

Mita Mellinda
Wife n Moms. Penulis andalan asal Bandung since 2019