Skip to content

WIGATOS

The Tech Tutorial You Need

  • Home
  • Android
    • Samsung
    • Xiaomi
    • Vivo
    • Oppo
    • Realme
    • Asus
    • Sony
  • iOS
  • Operator Seluler
    • 3
    • Axis
    • Indosat Ooredoo
    • Smartfren
    • Telkomsel
    • XL
  • PC
  • Home
  • Android
    • Samsung
    • Xiaomi
    • Vivo
    • Oppo
    • Realme
    • Asus
    • Sony
  • iOS
  • Operator Seluler
    • 3
    • Axis
    • Indosat Ooredoo
    • Smartfren
    • Telkomsel
    • XL
  • PC
  1. Home
  2. Cara Bisnis
  3. Facebook
  4. Uncategorized
  5. Cara Facebook Ads

Cara Facebook Ads

Ryzka Damayanti
Ryzka Damayanti
September 8, 2026•10 min read
  1. Apa Itu Facebook Ads? 📣
  2. Persiapan Sebelum Membuat Facebook Ads 📝
    1. 1. Akun Facebook Aktif
    2. 2. Facebook Page
    3. 3. Metode Pembayaran
  3. Cara Masuk ke Meta Ads Manager 💻
  4. 1. Tentukan Tujuan Kampanye 🎯
  5. 2. Atur Budget dan Jadwal Iklan 💰
  6. 3. Tentukan Target Audiens 👥
  7. 4. Pilih Penempatan Iklan 📱
  8. 5. Buat Materi Iklan yang Menarik 🎨
  9. 6. Tulis Copywriting yang Tidak Terasa Seperti Iklan 🤳
  10. 7. Pilih Call to Action yang Sesuai 🔘
  11. 8. Periksa Preview Sebelum Publish 🔍
  12. 9. Terbitkan dan Tunggu Proses Review ⏳
  13. Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula ⚠️
  14. Tips Facebook Ads untuk Pemula 💡
  15. Kesimpulan 📌

Cara Facebook Ads sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, bahkan kalau kamu baru pertama kali mengenal dunia periklanan online. Facebook kini menggunakan platform terpadu bernama Meta Ads Manager untuk mengatur iklan yang dapat ditampilkan di Facebook, Instagram, Messenger, hingga Audience Network. Jadi, kamu tidak perlu membuat sistem iklan secara terpisah untuk masing-masing platform.

Yang sering bikin pemula bingung justru banyaknya pilihan di dalam Meta Ads Manager. Ada campaign objective, audience, budget, placement, creative, sampai berbagai pengaturan optimasi. Kalau semuanya terlihat rumit, tenang saja. Kuncinya adalah memahami fungsi setiap bagian sebelum mulai mengeluarkan budget.

Artikel ini akan membahas cara membuat Facebook Ads dari awal, mulai dari persiapan akun, menentukan target audiens, membuat materi iklan, sampai menerbitkan iklan agar bisa ditinjau oleh Meta.

Apa Itu Facebook Ads? 📣

Facebook Ads adalah layanan periklanan dari Meta yang memungkinkan bisnis menampilkan promosi kepada pengguna berdasarkan target tertentu. Kamu bisa menentukan siapa yang ingin dijangkau berdasarkan lokasi, usia, jenis kelamin, minat, perilaku, dan berbagai parameter lainnya.

Menariknya, iklan yang dibuat melalui Meta Ads Manager tidak hanya terbatas pada Facebook. Dengan pengaturan tertentu, iklan yang sama dapat muncul di Instagram Feed, Instagram Reels, Stories, Messenger, dan jaringan Meta lainnya.

Karena sistemnya menggunakan target audiens dan algoritma, kamu tidak harus menunggu orang menemukan produk secara organik. Iklan dapat membantu memperkenalkan produk kepada orang yang memiliki kemungkinan tertarik.

Misalnya, kamu menjual pakaian bayi. Daripada menampilkan iklan kepada semua pengguna Facebook, kamu bisa mengarahkan kampanye kepada audiens yang relevan dengan produk tersebut.

Persiapan Sebelum Membuat Facebook Ads 📝

Sebelum membuka Meta Ads Manager, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu siapkan terlebih dahulu. Jangan sampai sudah masuk dashboard iklan tetapi ternyata akun atau metode pembayaran belum tersedia.

1. Akun Facebook Aktif

Kamu membutuhkan akun Facebook pribadi yang aktif untuk mengakses berbagai fitur pengelolaan iklan. Pastikan akun tidak sedang terkena pembatasan atau penangguhan.

Akun pribadi digunakan untuk mengakses sistem, bukan berarti iklan harus dijalankan menggunakan profil pribadi.

2. Facebook Page

Untuk bisnis, siapkan Facebook Page yang mewakili brand, toko, produk, atau layanan yang ingin kamu promosikan.

Halaman ini nantinya dapat digunakan sebagai identitas bisnis ketika iklan ditampilkan kepada pengguna.

Kalau bisnis kamu juga memiliki akun Instagram, sebaiknya hubungkan akun tersebut sehingga pengelolaan iklan di kedua platform menjadi lebih praktis.

3. Metode Pembayaran

Siapkan metode pembayaran yang dapat digunakan untuk transaksi iklan. Pilihan yang tersedia dapat berbeda berdasarkan negara, akun, dan pengaturan pembayaran Meta.

Karena metode pembayaran dan opsi penagihan dapat berubah, cek pilihan yang benar-benar muncul di akun Meta Ads Manager milikmu sebelum menjalankan kampanye.

Cara Masuk ke Meta Ads Manager 💻

Setelah semua persiapan selesai, kamu bisa mulai membuat kampanye.

Masuk ke Meta Ads Manager menggunakan akun Facebook yang terhubung dengan aset bisnis kamu. Setelah dashboard terbuka, cari tombol Buat atau Create untuk memulai kampanye baru.

Pada tahap ini, jangan terburu-buru menentukan budget. Kamu akan melewati beberapa pengaturan terlebih dahulu agar iklan yang dibuat memiliki arah yang jelas.

Struktur iklan Meta pada dasarnya terbagi menjadi tiga bagian utama:

Campaign → Ad Set → Ad

Campaign digunakan untuk menentukan tujuan utama iklan. Ad Set mengatur audiens, budget, jadwal, dan penempatan. Sementara Ad adalah bagian yang berisi materi iklan yang benar-benar dilihat oleh calon pelanggan.

1. Tentukan Tujuan Kampanye 🎯

Setelah memilih Buat, kamu akan diminta menentukan tujuan kampanye. Pilih berdasarkan apa yang ingin kamu dapatkan dari iklan, bukan sekadar mengikuti pilihan yang terlihat populer.

Beberapa tujuan yang umum digunakan antara lain:

Awareness
Cocok untuk meningkatkan kesadaran terhadap brand atau memperkenalkan bisnis kepada lebih banyak orang.

Traffic
Digunakan ketika kamu ingin mengarahkan pengguna menuju website, aplikasi, atau tujuan tertentu seperti chat.

Engagement
Berfokus pada interaksi seperti komentar, respons, tayangan video, atau aktivitas lain yang sesuai dengan pengaturan kampanye.

Leads
Bisa digunakan untuk mengumpulkan calon pelanggan, misalnya melalui formulir yang diisi pengguna.

App Promotion
Pilihan yang relevan jika tujuan utama kamu adalah mendapatkan instalasi atau aktivitas dari aplikasi.

Sales
Ditujukan untuk bisnis yang ingin mendapatkan pembelian atau konversi. Untuk website, pengukuran konversi membutuhkan konfigurasi tracking yang sesuai, seperti Meta Pixel dan/atau Conversions API.

Setelah memilih tujuan yang paling sesuai, lanjutkan ke tahap berikutnya.

2. Atur Budget dan Jadwal Iklan 💰

Sekarang masuk ke bagian Ad Set. Salah satu keputusan penting di tahap ini adalah menentukan berapa uang yang ingin kamu keluarkan.

Untuk pemula, tidak perlu langsung memasang budget besar. Kamu bisa memulai dengan nominal yang masih nyaman untuk testing, misalnya Rp25.000 sampai Rp50.000 per hari.

Tujuannya bukan langsung mendapatkan keuntungan besar, tetapi mencari tahu apakah kombinasi audiens, materi iklan, dan penawaran yang kamu gunakan mendapatkan respons yang baik.

Secara umum, kamu akan menemukan pilihan seperti anggaran harian atau anggaran berdasarkan periode kampanye, tergantung konfigurasi kampanye yang tersedia di akunmu.

Misalnya, kamu ingin melakukan pengujian selama lima hari. Daripada langsung menghabiskan dana besar, gunakan periode tersebut untuk melihat bagaimana performa iklan.

Perhatikan metrik seperti biaya per hasil, jumlah klik, engagement, atau konversi sesuai tujuan kampanye.

3. Tentukan Target Audiens 👥

Target audiens adalah salah satu bagian terpenting dalam cara membuat Facebook Ads.

Kamu bisa saja memiliki foto produk yang bagus dan copywriting yang menarik, tetapi hasilnya belum tentu maksimal jika iklan diberikan kepada orang yang tidak membutuhkan produk tersebut.

Beberapa pengaturan yang dapat kamu gunakan antara lain:

Lokasi
Tentukan wilayah yang ingin dijangkau. Kalau kamu hanya melayani pembeli di Jakarta, misalnya, tidak ada alasan untuk langsung menghabiskan budget kepada audiens di seluruh Indonesia.

Usia
Sesuaikan dengan karakter calon pembeli. Produk untuk mahasiswa tentu bisa memiliki karakter audiens yang berbeda dengan produk yang ditujukan untuk orang tua.

Jenis Kelamin
Gunakan jika memang relevan dengan produk atau strategi pemasaran kamu. Jangan membatasi audiens tanpa alasan yang jelas.

Detailed Targeting
Kamu dapat menggunakan karakteristik audiens seperti minat, demografi, atau perilaku yang tersedia pada sistem Meta.

Namun, jangan memasukkan terlalu banyak minat sekaligus hanya karena semuanya terlihat berhubungan. Targeting yang terlalu rumit justru dapat membuat kamu kesulitan mengetahui audiens mana yang sebenarnya memberikan hasil.

4. Pilih Penempatan Iklan 📱

Penempatan menentukan lokasi iklan kamu muncul.

Iklan Meta dapat ditampilkan di berbagai area seperti Facebook Feed, Instagram Feed, Stories, Reels, Messenger, dan penempatan lain yang tersedia.

Untuk pemula, opsi Meta Advantage+ Placements dapat menjadi pilihan praktis karena sistem Meta dapat membantu mendistribusikan iklan ke penempatan yang dianggap memiliki peluang performa lebih baik.

Sementara itu, penempatan manual dapat digunakan jika kamu memiliki alasan tertentu untuk membatasi lokasi iklan.

Contohnya, kamu membuat konten vertikal yang memang dirancang khusus untuk Reels dan Stories. Dalam situasi seperti ini, kamu mungkin ingin melakukan pengujian penempatan tertentu untuk melihat hasilnya.

5. Buat Materi Iklan yang Menarik 🎨

Setelah menentukan target dan budget, sekarang waktunya membuat bagian yang paling terlihat oleh calon pelanggan: iklannya.

Kamu bisa memilih format seperti gambar tunggal, video, atau carousel.

Apa pun formatnya, jangan menganggap visual hanya sebagai pelengkap. Orang biasanya akan melihat visual terlebih dahulu sebelum membaca penawaran yang kamu tulis.

Gunakan foto atau video yang jelas. Tampilkan produk dari sudut yang mudah dipahami dan hindari desain yang terlalu ramai.

Kalau menggunakan video, usahakan bagian awal sudah memberikan alasan bagi pengguna untuk berhenti scrolling. Beberapa detik pertama sangat penting untuk menarik perhatian.

6. Tulis Copywriting yang Tidak Terasa Seperti Iklan 🤳

Copywriting Facebook Ads tidak harus menggunakan kalimat yang terlalu formal.

Justru, tulisan yang terasa seperti berbicara langsung kepada calon pembeli sering kali lebih mudah dipahami.

Coba gunakan struktur sederhana:

Masalah → Solusi → Keunggulan → Ajakan

Misalnya kamu menjual produk perawatan kulit. Daripada hanya menulis “Produk terbaik dengan harga terjangkau”, kamu bisa menjelaskan masalah yang ingin dibantu oleh produk tersebut, kemudian memperkenalkan solusi dan manfaatnya.

Hindari klaim yang terlalu bombastis atau menjanjikan hasil yang tidak realistis.

Kalimat seperti “pasti berhasil dalam dua hari” bukan hanya terdengar kurang meyakinkan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah ketika tidak sesuai dengan kebijakan iklan Meta.

7. Pilih Call to Action yang Sesuai 🔘

Call to Action atau CTA adalah ajakan yang mendorong orang melakukan tindakan setelah melihat iklan.

Pilih CTA berdasarkan tujuan kampanye.

Jika ingin mendapatkan pembelian, gunakan CTA yang mengarahkan pengguna untuk membeli atau melihat produk. Jika ingin mendapatkan pertanyaan dari calon pelanggan, kamu dapat menggunakan CTA yang mengarahkan mereka untuk menghubungi bisnis.

Jangan membuat CTA yang tidak berhubungan dengan tujuan iklan. Semakin jelas tindakan yang kamu inginkan, semakin mudah calon pelanggan memahami langkah berikutnya.

8. Periksa Preview Sebelum Publish 🔍

Jangan langsung menekan tombol Publish setelah selesai membuat iklan.

Luangkan waktu untuk mengecek preview terlebih dahulu.

Pastikan gambar tidak terpotong, teks mudah dibaca, link bekerja, nama halaman sudah benar, dan CTA mengarah ke tujuan yang sesuai.

Kalau iklan mengarahkan pengguna ke website atau WhatsApp, lakukan pengecekan dari sisi pengguna. Jangan hanya memastikan link bisa diklik, tetapi pastikan halaman tujuan memang memberikan pengalaman yang sesuai dengan janji di iklan.

Misalnya, kalau iklan menawarkan produk tertentu, jangan sampai pengguna diarahkan ke halaman yang terlalu umum dan harus mencari produknya lagi.

9. Terbitkan dan Tunggu Proses Review ⏳

Kalau semuanya sudah sesuai, klik Publish.

Iklan tidak selalu langsung aktif setelah kamu menerbitkannya. Meta akan melakukan proses peninjauan untuk memastikan iklan dan aset terkait mematuhi kebijakan yang berlaku.

Durasi review dapat berbeda-beda. Dalam banyak kasus prosesnya berlangsung relatif cepat, tetapi bisa membutuhkan waktu lebih lama tergantung kondisi dan jenis iklan.

Kalau iklan disetujui, kampanye akan mulai berjalan sesuai pengaturan yang kamu buat.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula ⚠️

Ada beberapa kesalahan yang sebaiknya kamu hindari ketika baru mulai menggunakan Facebook Ads.

Pertama, langsung menghabiskan budget besar.
Iklan pertama sebaiknya dianggap sebagai proses belajar. Kamu perlu mengetahui audiens dan materi mana yang bekerja sebelum meningkatkan budget.

Kedua, terlalu sering mengubah iklan.
Kalau baru berjalan sebentar kemudian langsung diubah berkali-kali, kamu akan kesulitan membaca performanya.

Ketiga, membuat iklan tanpa tujuan jelas.
Jangan hanya berpikir “saya ingin iklan saya ramai”. Tentukan apakah kamu ingin mendapatkan traffic, leads, engagement, instalasi aplikasi, atau penjualan.

Keempat, mengabaikan kebijakan Meta.
Hindari klaim berlebihan, konten yang menyesatkan, produk yang dilarang, barang tiruan, serta materi visual atau teks yang berpotensi melanggar kebijakan.

Tips Facebook Ads untuk Pemula 💡

Kalau kamu benar-benar baru mulai, gunakan pendekatan sederhana.

Mulai dari satu produk, satu tujuan, dan audiens yang cukup relevan. Buat beberapa variasi materi iklan jika budget memungkinkan, kemudian bandingkan hasilnya.

Jangan hanya melihat jumlah like atau komentar. Jika tujuanmu adalah penjualan, metrik yang berkaitan dengan pembelian dan biaya untuk mendapatkan pembeli jauh lebih penting.

Setelah mendapatkan data yang cukup, barulah kamu bisa menentukan apakah perlu mengubah targeting, creative, penawaran, atau budget.

Yang paling penting, jangan berharap satu iklan langsung sempurna. Facebook Ads lebih mudah dipahami kalau kamu memperlakukannya sebagai proses testing, membaca data, lalu melakukan perbaikan.

Kesimpulan 📌

Memahami Cara Facebook Ads sebenarnya dimulai dari hal sederhana: menentukan tujuan, mengenali calon pelanggan, membuat materi iklan yang relevan, kemudian menguji hasilnya dengan budget yang terkontrol.

Kamu tidak perlu langsung menjadi ahli Meta Ads untuk memulai. Pahami dulu struktur Campaign, Ad Set, dan Ad, lalu pelajari bagaimana masing-masing bagian memengaruhi hasil kampanye.

Mulailah dengan budget yang sesuai kemampuan, jangan asal memperbesar pengeluaran, dan selalu perhatikan kebijakan Meta. Setelah memiliki data dari beberapa pengujian, kamu akan lebih mudah menentukan strategi mana yang layak diteruskan dan mana yang perlu diperbaiki.

Dengan pendekatan seperti ini, Facebook Ads bukan sekadar tempat menghabiskan uang untuk mendapatkan tayangan, tetapi bisa menjadi salah satu alat untuk membantu bisnis menemukan calon pelanggan yang lebih relevan.

Share:
Facebook X (Twitter) LinkedIn Pinterest WhatsApp Telegram Email Copy Link
  1. Apa Itu Facebook Ads? 📣
  2. Persiapan Sebelum Membuat Facebook Ads 📝
    1. 1. Akun Facebook Aktif
    2. 2. Facebook Page
    3. 3. Metode Pembayaran
  3. Cara Masuk ke Meta Ads Manager 💻
  4. 1. Tentukan Tujuan Kampanye 🎯
  5. 2. Atur Budget dan Jadwal Iklan 💰
  6. 3. Tentukan Target Audiens 👥
  7. 4. Pilih Penempatan Iklan 📱
  8. 5. Buat Materi Iklan yang Menarik 🎨
  9. 6. Tulis Copywriting yang Tidak Terasa Seperti Iklan 🤳
  10. 7. Pilih Call to Action yang Sesuai 🔘
  11. 8. Periksa Preview Sebelum Publish 🔍
  12. 9. Terbitkan dan Tunggu Proses Review ⏳
  13. Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula ⚠️
  14. Tips Facebook Ads untuk Pemula 💡
  15. Kesimpulan 📌

Post navigation

Previous Cara Jualan Makanan di Gojek Next Cara Cari Uang Lewat Internet

Related Posts

Cara Menonaktifkan FB Lite

September 3, 2026

Cara Live PUBG di Facebook Android

September 17, 2026

Cara Backup Data Laptop Windows 10

August 30, 2026
  • WIGATOS
  • About
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

© 2026 WIGATOS.

We use cookies to improve your experience. By continuing to use this site, you agree to our use of cookies. Learn more in our Privacy Policy.