Cara Belanja di Alibaba

Cara Belanja di Alibaba sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan, tetapi prosesnya memang berbeda dari marketplace lokal seperti Shopee atau Tokopedia. Alibaba lebih dikenal sebagai platform perdagangan grosir yang mempertemukan pembeli dengan produsen, pabrik, distributor, dan supplier dari berbagai negara. Karena itu, kamu biasanya perlu berkomunikasi dengan supplier, melakukan negosiasi, menentukan jumlah pesanan, hingga memilih metode pengiriman sebelum barang dikirim ke Indonesia.

Kalau kamu baru pertama kali ingin membeli barang dari Alibaba, wajar kalau merasa bingung. Ada istilah seperti MOQ, RFQ, FOB, CIF, DDP, HS Code, sampai Trade Assurance yang mungkin terdengar asing. Belum lagi urusan bea cukai dan pajak impor.

Tenang, kamu tidak harus langsung memahami semuanya sekaligus. Dengan mengikuti langkah yang tepat, proses belanja di Alibaba bisa dilakukan dengan lebih terarah. Berikut panduan lengkap yang bisa kamu jadikan pegangan sebelum membeli produk dari supplier luar negeri.

1. Buat Akun Alibaba Terlebih Dahulu πŸ‘€

Langkah pertama tentu saja membuat akun. Akun ini nantinya digunakan untuk mencari produk, menghubungi supplier, melakukan negosiasi, hingga mengelola pesanan.

Kamu bisa mengakses situs resmi Alibaba melalui browser atau menggunakan aplikasinya di smartphone. Setelah halaman terbuka, cari pilihan Join for Free atau menu pendaftaran.

Biasanya kamu perlu memasukkan beberapa informasi seperti:

  • Nama atau nama bisnis.
  • Alamat email.
  • Nomor telepon jika diminta.
  • Negara tempat tinggal.
  • Informasi bisnis jika kamu menggunakan Alibaba untuk kebutuhan usaha.

Sebaiknya gunakan alamat email yang aktif karena komunikasi dengan supplier dan informasi terkait pesanan dapat dikirimkan melalui akun tersebut.

Kalau tujuanmu membeli barang dalam jumlah besar untuk dijual kembali, lengkapi profil bisnis dengan informasi yang relevan. Profil yang terlihat serius juga dapat membantu ketika kamu melakukan komunikasi dengan supplier.

2. Cari Produk yang Kamu Inginkan πŸ”Ž

Setelah akun selesai dibuat, kamu bisa mulai mencari produk.

Berbeda dengan marketplace Indonesia yang biasanya menggunakan kata kunci bahasa Indonesia, pencarian di Alibaba akan lebih efektif jika menggunakan bahasa Inggris.

Misalnya, kalau ingin mencari botol minum stainless steel, kamu bisa menggunakan kata kunci seperti:

β€œstainless steel water bottle”

Kalau ingin membeli kemasan makanan, kamu dapat mencoba kata kunci:

β€œfood packaging”

Semakin spesifik kata kunci yang digunakan, semakin mudah kamu menemukan supplier yang menjual produk sesuai kebutuhan.

Alibaba biasanya menampilkan banyak sekali hasil pencarian. Jangan langsung memilih produk dengan harga paling murah. Justru pada tahap ini kamu perlu mulai membandingkan supplier.

Perhatikan beberapa hal seperti jumlah pesanan minimum, harga per unit, spesifikasi barang, pilihan warna atau ukuran, waktu produksi, serta pengalaman supplier.

Apa Itu MOQ? πŸ“¦

Saat mencari produk, kamu akan sering menemukan istilah MOQ atau Minimum Order Quantity.

MOQ adalah jumlah minimum barang yang harus kamu pesan.

Misalnya supplier mencantumkan MOQ 100 pcs. Artinya, kamu mungkin tidak dapat memesan hanya 10 pcs dengan harga grosir tersebut.

Setiap supplier bisa memiliki ketentuan MOQ berbeda. Karena itu, kalau kamu masih pemula dan ingin melakukan uji coba, carilah supplier yang menyediakan MOQ lebih rendah atau menawarkan sampel.

3. Pilih Supplier yang Terpercaya ⭐

Memilih supplier merupakan salah satu bagian paling penting dalam cara belanja di Alibaba.

Jangan hanya melihat harga. Supplier dengan harga paling murah belum tentu menjadi pilihan terbaik. Kamu juga perlu melihat reputasi, pengalaman, layanan komunikasi, dan perlindungan transaksi yang tersedia.

Salah satu tanda yang bisa kamu perhatikan adalah Verified Supplier. Label tersebut menunjukkan bahwa informasi tertentu mengenai supplier telah melalui proses verifikasi yang dilakukan dalam ekosistem Alibaba.

Selain itu, perhatikan juga apakah transaksi dapat menggunakan Trade Assurance.

Trade Assurance merupakan fitur perlindungan transaksi Alibaba yang dirancang untuk membantu memberikan perlindungan kepada pembeli apabila terdapat masalah tertentu dalam pesanan sesuai ketentuan program.

Sebelum memilih supplier, kamu juga bisa membandingkan beberapa penjual sekaligus.

Contohnya, kamu menemukan lima supplier yang menjual produk serupa. Jangan terburu-buru menghubungi satu supplier saja. Bandingkan harga, MOQ, kualitas produk, waktu produksi, opsi pengiriman, dan respons masing-masing penjual.

Dengan begitu, kamu punya gambaran lebih jelas sebelum menentukan pilihan.

4. Hubungi Supplier dan Mulai Negosiasi πŸ’¬

Nah, di sinilah perbedaan paling terasa antara Alibaba dengan marketplace lokal.

Pada banyak transaksi Alibaba, kamu tidak sekadar memasukkan barang ke keranjang lalu membayar. Kamu perlu berkomunikasi dengan supplier terlebih dahulu.

Cari tombol Contact Supplier atau Chat Now pada halaman produk.

Kamu bisa menanyakan beberapa hal penting, misalnya:

  • Berapa harga untuk jumlah tertentu?
  • Berapa MOQ produk tersebut?
  • Apakah tersedia sampel?
  • Berapa lama waktu produksinya?
  • Apakah produk bisa dibuat custom?
  • Apa pilihan ukuran dan warna yang tersedia?
  • Berapa berat dan ukuran paket?
  • Apakah supplier bisa mengirim ke Indonesia?
  • Metode pengiriman apa yang tersedia?

Kalau kemampuan bahasa Inggris kamu masih terbatas, tidak perlu minder. Gunakan kalimat yang sederhana dan langsung ke poin.

Misalnya:

β€œHello, I am interested in this product. Could you please send me your best price for 500 pieces?”

Kamu juga dapat meminta supplier memberikan penawaran resmi atau Request for Quotation (RFQ).

Jangan lupa menyimpan percakapan dan dokumen transaksi. Informasi tersebut bisa berguna jika nantinya terjadi perbedaan antara pesanan dan barang yang diterima.

5. Minta Sampel Sebelum Membeli Banyak πŸ§ͺ

Kalau kamu berencana membeli produk dalam jumlah besar untuk bisnis, jangan buru-buru melakukan pemesanan ratusan atau ribuan unit.

Kalau memungkinkan, mintalah sample atau sampel terlebih dahulu.

Sampel membantu kamu mengetahui kualitas produk secara langsung. Foto di halaman Alibaba tentu belum tentu menggambarkan kondisi barang ketika sampai di tanganmu.

Kamu bisa mengecek:

  • Kualitas material.
  • Warna produk.
  • Ukuran.
  • Finishing.
  • Kemasan.
  • Fungsi produk.
  • Kesesuaian dengan foto atau deskripsi.

Biaya sampel mungkin terasa lebih mahal dibandingkan harga per unit saat membeli dalam jumlah besar. Namun, biaya tersebut bisa menjadi jauh lebih kecil dibandingkan risiko mendapatkan ribuan barang yang ternyata tidak sesuai harapan.

6. Tentukan Metode Pengiriman Internasional 🚒

Setelah produk dan supplier disepakati, kamu perlu menentukan bagaimana barang tersebut akan dikirim dari China ke Indonesia.

Dalam perdagangan internasional, kamu akan menemukan istilah Incoterms. Beberapa istilah yang sering dibicarakan adalah FOB, CIF, dan DDP.

FOB β€” Free on Board

Pada sistem FOB, supplier bertanggung jawab mengantarkan barang sampai ke pelabuhan asal sesuai ketentuan transaksi.

Setelah itu, pengiriman internasional dan proses berikutnya menjadi tanggung jawab pembeli sesuai kesepakatan.

FOB sering digunakan untuk transaksi yang melibatkan pengaturan logistik sendiri.

CIF β€” Cost, Insurance, and Freight

Pada CIF, biaya barang, asuransi, dan pengiriman sampai pelabuhan tujuan sudah diperhitungkan dalam transaksi sesuai ketentuan CIF.

Namun, kamu tetap perlu memperhatikan proses kepabeanan dan biaya yang muncul ketika barang masuk ke Indonesia.

Jadi, jangan menganggap harga CIF otomatis berarti barang sudah sampai depan rumah.

DDP β€” Delivered Duty Paid

DDP merupakan salah satu opsi yang lebih praktis bagi pembeli yang tidak ingin mengurus banyak bagian dari proses impor sendiri.

Dalam skema ini, penjual bertanggung jawab atas pengiriman hingga tujuan dan kewajiban impor yang termasuk dalam ketentuan DDP.

Namun, kamu tetap perlu memastikan secara jelas apa saja yang benar-benar termasuk dalam penawaran supplier. Jangan hanya melihat tulisan β€œDDP” tanpa meminta rincian biaya dan layanan.

7. Hitung Biaya Impor Sebelum Membayar πŸ’°

Ini bagian yang sering dilupakan oleh pembeli pemula.

Harga produk di Alibaba bukan berarti total biaya yang harus kamu keluarkan.

Selain harga barang, masih ada kemungkinan biaya lain seperti:

  • Ongkos pengiriman internasional.
  • Biaya penanganan.
  • Bea masuk.
  • Pajak impor.
  • Biaya administrasi.
  • Biaya jasa pengurusan jika menggunakan forwarder.
  • Biaya pengiriman dari pelabuhan atau gudang menuju alamat kamu.

Besarnya biaya dapat bergantung pada jenis barang, nilai transaksi, klasifikasi barang, metode pengiriman, dan ketentuan impor yang berlaku.

Karena itu, sebelum deal dengan supplier, hitung perkiraan landed cost, yaitu total biaya sampai barang benar-benar tiba di tujuan.

Jangan sampai harga barang terlihat murah, tetapi setelah seluruh biaya ditambahkan ternyata margin keuntunganmu menjadi sangat kecil.

8. Gunakan Forwarder Kalau Masih Pemula 🚚

Kalau kamu baru pertama kali melakukan impor, menggunakan jasa freight forwarder bisa menjadi pilihan yang jauh lebih praktis.

Mengurus impor sendiri dapat melibatkan berbagai hal, termasuk dokumen, HS Code, kepabeanan, pajak, dan proses pengiriman.

Dengan forwarder, biasanya kamu mendapatkan alamat gudang di China. Supplier Alibaba kemudian mengirim barang ke gudang tersebut.

Setelah barang diterima, forwarder akan membantu mengatur pengiriman menuju Indonesia sesuai layanan yang kamu pilih.

Beberapa forwarder menawarkan sistem all-in, sehingga biaya tertentu seperti pengiriman dan proses impor sudah dihitung dalam satu paket. Ada pula layanan FCL dan LCL untuk kebutuhan pengiriman dengan kapasitas berbeda.

Namun, kamu tetap harus memilih forwarder dengan hati-hati. Tanyakan secara rinci mengenai biaya, jenis barang yang dapat dikirim, estimasi waktu, perlindungan barang, serta komponen biaya yang termasuk dalam layanan.

9. Bayar Menggunakan Metode yang Aman πŸ”

Setelah semua detail disepakati, supplier biasanya akan memberikan invoice.

Pastikan informasi di invoice sesuai dengan pesananmu. Periksa jumlah barang, harga, spesifikasi, biaya pengiriman, dan detail lainnya.

Jika transaksi memenuhi syarat, prioritaskan metode pembayaran yang memberikan perlindungan melalui sistem Alibaba, terutama transaksi yang menggunakan Trade Assurance.

Hindari terburu-buru melakukan pembayaran ke rekening pribadi atau metode yang tidak memberikan perlindungan transaksi hanya karena supplier menawarkan harga lebih murah.

Kamu dapat menemukan supplier yang komunikasinya sangat ramah dan menawarkan harga menarik. Namun, tetap perlakukan transaksi sebagai proses bisnis. Semua kesepakatan penting sebaiknya terdokumentasi dengan jelas.

10. Pantau Pengiriman Sampai Barang Tiba πŸ“

Setelah pembayaran dan pengiriman dilakukan, jangan langsung melupakan pesanan.

Pantau status pengiriman dan simpan dokumen yang diberikan supplier atau forwarder.

Jika menggunakan jasa forwarder, tanyakan kapan barang masuk gudang China, kapan diberangkatkan, bagaimana proses kepabeanan, dan kapan diperkirakan sampai ke Indonesia.

Ketika barang tiba, segera periksa kondisi paket.

Kalau terdapat kerusakan, kekurangan jumlah, atau barang tidak sesuai dengan kesepakatan, dokumentasikan dengan foto dan video. Bukti tersebut dapat membantu ketika kamu perlu mengajukan komplain kepada supplier sesuai mekanisme yang tersedia.

Tips Agar Belanja di Alibaba Tidak Boncos πŸ’‘

Supaya pengalaman pertamamu tidak berubah menjadi pengalaman yang bikin kapok, ada beberapa hal sederhana yang sebaiknya kamu lakukan.

Pertama, jangan mengejar harga termurah. Supplier dengan harga sedikit lebih tinggi bisa saja memberikan kualitas dan layanan yang jauh lebih baik.

Kedua, selalu tanyakan MOQ. Jangan sampai kamu baru sadar bahwa supplier mengharuskan pembelian dalam jumlah besar setelah proses negosiasi berjalan jauh.

Ketiga, minta sampel jika memungkinkan. Ini sangat penting jika barang akan kamu jual kembali.

Keempat, hitung biaya sampai barang tiba. Harga produk hanyalah satu bagian dari keseluruhan biaya.

Kelima, dokumentasikan semua kesepakatan. Simpan invoice, percakapan, spesifikasi produk, foto, dan detail pengiriman.

Keenam, gunakan perlindungan transaksi jika tersedia. Jangan mengorbankan keamanan transaksi hanya demi mendapatkan harga beberapa persen lebih murah.

Ketujuh, pertimbangkan forwarder. Untuk pemula, bantuan pihak yang sudah memahami proses impor bisa membuat pekerjaan jauh lebih sederhana.

Apakah Belanja di Alibaba Bisa untuk Perorangan? πŸ€”

Bisa saja, tetapi kamu perlu memahami bahwa Alibaba pada dasarnya sangat kuat sebagai platform B2B atau perdagangan antarbisnis.

Karena itu, banyak produk ditawarkan dengan jumlah pembelian minimum tertentu. Kalau kebutuhanmu hanya satu atau dua barang, Alibaba belum tentu menjadi pilihan paling praktis.

Sebaliknya, Alibaba bisa sangat menarik jika kamu ingin mencari supplier untuk kebutuhan usaha, produk custom, merchandise, kemasan, bahan baku, atau barang dalam jumlah besar.

Apakah Aman Belanja di Alibaba? πŸ›‘οΈ

Alibaba merupakan platform besar yang mempertemukan pembeli dan supplier dari berbagai negara. Namun, keamanan transaksi tetap bergantung pada cara kamu memilih supplier dan melakukan pembayaran.

Jangan menganggap semua supplier otomatis cocok hanya karena produknya tersedia di Alibaba.

Lakukan pemeriksaan profil supplier, tanyakan detail produk, minta sampel bila diperlukan, gunakan fitur perlindungan transaksi yang tersedia, dan jangan mengabaikan perhitungan biaya impor.

Semakin besar nilai pesanan, semakin penting proses pengecekan dilakukan sebelum uang dikirim.

Kesimpulan πŸ“

Cara Belanja di Alibaba pada dasarnya dimulai dari membuat akun, mencari produk, memilih supplier, melakukan negosiasi, meminta sampel, menentukan metode pengiriman, menghitung biaya impor, hingga melakukan pembayaran dan memantau barang sampai tiba.

Kalau kamu masih pemula, jangan merasa harus langsung memahami seluruh istilah perdagangan internasional. Mulailah dari transaksi kecil, pelajari cara berkomunikasi dengan supplier, dan gunakan jasa forwarder jika belum siap menangani proses impor sendiri.

Yang paling penting, jangan hanya menghitung harga barang. Pertimbangkan seluruh biaya sampai produk tiba di tanganmu. Dengan perhitungan yang matang dan supplier yang tepat, belanja dari Alibaba bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan produk dalam jumlah besar dengan pilihan yang sangat beragam.