
Cara Order di Alibaba
Cara Order di Alibaba sebenarnya tidak terlalu sulit, tetapi alurnya memang berbeda dibandingkan saat kamu belanja di marketplace seperti Shopee atau Tokopedia. Alibaba lebih dikenal sebagai platform Business-to-Business (B2B), sehingga banyak transaksi dilakukan dalam jumlah grosir langsung dengan pabrik, produsen, distributor, atau supplier dari berbagai negara. Karena itu, kamu perlu memahami cara mencari supplier, menanyakan harga, melakukan negosiasi, memilih metode pengiriman, sampai memastikan pembayaran tetap aman.
Bagi pemula, bagian yang paling membingungkan biasanya bukan mencari produknya, melainkan menentukan supplier mana yang bisa dipercaya dan menghitung biaya sampai barang tiba di Indonesia. Harga yang terlihat di halaman produk juga belum tentu menjadi harga akhir karena masih ada ongkos kirim, pajak, bea masuk, serta biaya lainnya tergantung jenis barang dan metode pengiriman.
Meski begitu, Alibaba bisa menjadi pilihan menarik jika kamu ingin membeli barang dalam jumlah besar untuk dijual kembali, kebutuhan bisnis, produksi, atau bahkan mencari produk untuk dikembangkan menjadi merek sendiri. Kuncinya adalah jangan terburu-buru melakukan pembayaran sebelum semua detail pesanan dan biaya sudah jelas.
Nah, kalau kamu baru pertama kali menggunakan Alibaba, berikut panduan lengkap mulai dari membuat akun sampai barang tiba di Indonesia.
Cara Order di Alibaba
1. Buat Akun Alibaba dan Cari Produk 🔎
Langkah pertama tentu saja membuat akun Alibaba. Kamu bisa menggunakan situs Alibaba.com atau aplikasi resminya. Gunakan email yang aktif karena nantinya akun tersebut akan digunakan untuk berkomunikasi dengan supplier dan memantau transaksi.
Setelah akun selesai dibuat, kamu bisa langsung mencari produk yang ingin dibeli. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah penggunaan kata kunci. Karena Alibaba merupakan marketplace internasional, pencarian biasanya lebih efektif menggunakan bahasa Inggris.
Misalnya, kalau kamu ingin mencari botol minum stainless, kamu bisa menggunakan kata kunci seperti stainless steel water bottle. Jika ingin mencari kemasan kopi, gunakan kata kunci seperti coffee packaging bag.
Jangan hanya melihat satu produk. Coba bandingkan beberapa supplier sekaligus. Perhatikan harga, MOQ, jumlah transaksi, lama supplier bergabung di Alibaba, ulasan pembeli, serta informasi perusahaan.
Gunakan Filter Trade Assurance
Salah satu filter yang sebaiknya diperhatikan adalah Trade Assurance. Fitur ini memberikan perlindungan transaksi dalam kondisi tertentu, misalnya ketika barang tidak sesuai dengan kesepakatan atau terjadi masalah pengiriman berdasarkan ketentuan transaksi.
Untuk pemula, memilih transaksi yang memiliki perlindungan seperti ini jauh lebih aman daripada asal memilih supplier hanya karena menawarkan harga paling murah.
Periksa Verified Supplier
Kamu juga bisa mempertimbangkan supplier dengan status Verified Supplier. Status ini menunjukkan bahwa profil dan fasilitas supplier telah melalui proses verifikasi tertentu oleh pihak ketiga.
Namun, jangan menganggap label tersebut sebagai jaminan bahwa supplier pasti sempurna. Tetap lakukan pengecekan sendiri, terutama jika nilai pesanan kamu besar.
2. Hubungi Supplier Sebelum Membeli 💬
Berbeda dari marketplace lokal yang biasanya memungkinkan kamu langsung memasukkan barang ke keranjang dan membayar, transaksi di Alibaba sering kali membutuhkan komunikasi terlebih dahulu dengan supplier.
Kamu dapat menggunakan tombol Contact Supplier atau Chat Now untuk menghubungi penjual. Jangan ragu bertanya karena justru komunikasi awal ini bisa membantu kamu mengetahui apakah supplier tersebut benar-benar memahami kebutuhanmu.
Pesan tidak harus panjang. Yang penting, informasi penting sudah disampaikan dengan jelas.
Beberapa hal yang sebaiknya kamu tanyakan antara lain:
- Berapa jumlah minimum pembelian atau MOQ?
- Berapa harga untuk jumlah barang yang ingin kamu pesan?
- Apakah supplier menyediakan sample?
- Berapa lama waktu produksi?
- Berapa berat dan volume keseluruhan barang?
- Apakah produk bisa dibuat dengan logo atau kemasan sendiri?
- Bagaimana pilihan pengirimannya?
Karena komunikasi dengan supplier umumnya menggunakan bahasa Inggris, kamu tidak perlu menggunakan kalimat yang terlalu rumit. Pesan sederhana justru lebih mudah dipahami.
Contohnya, kamu bisa mengatakan bahwa kamu ingin membeli 500 unit dan meminta penawaran harga terbaik. Jika masih ragu dengan kualitas produk, tanyakan apakah supplier bisa mengirimkan satu atau beberapa sample terlebih dahulu.
3. Jangan Langsung Tergiur Harga Murah 💰
Harga yang tampil di halaman produk Alibaba sering kali belum menggambarkan biaya sebenarnya yang harus kamu keluarkan. Ada supplier yang menampilkan harga berdasarkan jumlah pembelian tertentu, bahkan ada pula harga yang hanya berlaku untuk jumlah minimal tertentu.
Misalnya, kamu melihat produk dengan harga US$1 per unit. Jangan langsung menghitung bahwa membeli 1.000 unit berarti hanya membayar US$1.000. Masih ada kemungkinan biaya pengiriman, biaya penanganan, pajak, bea masuk, dan biaya lainnya.
Karena itu, lebih baik meminta quotation atau penawaran resmi dari supplier. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui harga berdasarkan jumlah pesanan yang benar-benar kamu inginkan.
Kalau jumlah order cukup besar, kamu juga bisa melakukan negosiasi. Supplier B2B memang biasanya lebih terbuka terhadap pembicaraan mengenai harga dibandingkan marketplace retail.
4. Pahami MOQ Sebelum Membuat Pesanan 📦
MOQ atau Minimum Order Quantity adalah jumlah minimum barang yang harus kamu beli dari supplier. Ini merupakan salah satu istilah penting yang wajib dipahami ketika menggunakan Alibaba.
Misalnya sebuah supplier menetapkan MOQ 500 unit. Artinya, kamu tidak bisa begitu saja membeli 50 unit dengan harga grosir tersebut.
Namun, MOQ terkadang masih bisa dinegosiasikan, terutama jika kamu memiliki rencana melakukan pembelian berulang. Kamu bisa bertanya apakah supplier bersedia memberikan jumlah lebih kecil untuk pesanan pertama.
Bagi pemula, membeli sample terlebih dahulu merupakan langkah yang cukup masuk akal. Dengan sample, kamu bisa melihat kualitas barang secara langsung sebelum mengeluarkan modal besar.
5. Tentukan Metode Pengiriman dari China ke Indonesia 🚢
Setelah produk, jumlah, dan harga disepakati, pembahasan berikutnya adalah pengiriman. Bagian ini sangat penting karena pilihan metode pengiriman bisa memengaruhi total biaya dan tingkat kerumitan proses impor.
Dalam transaksi internasional, kamu akan menemukan istilah Incoterms. Beberapa istilah yang umum digunakan antara lain EXW, FOB, dan DDP.
EXW atau Ex Works
Dengan skema EXW, supplier pada dasarnya menyediakan barang di lokasi mereka. Pengurusan pengambilan barang dan proses pengiriman selanjutnya menjadi tanggung jawab pembeli.
Skema ini dapat digunakan jika kamu memiliki forwarder yang bisa mengurus barang dari lokasi supplier hingga Indonesia.
FOB atau Free on Board
Pada skema FOB, supplier menangani pengiriman barang sampai titik yang disepakati, umumnya sampai pelabuhan atau lokasi keberangkatan sesuai ketentuan FOB. Setelah itu, proses berikutnya menjadi tanggung jawab pembeli atau pihak yang ditunjuk.
FOB sering menjadi salah satu pilihan yang dibicarakan ketika melakukan impor dalam jumlah cukup besar.
DDP atau Delivered Duty Paid
DDP merupakan skema yang menawarkan proses lebih sederhana bagi pembeli karena pihak penjual atau penyedia layanan menangani pengiriman sampai tujuan sesuai kesepakatan, termasuk kewajiban impor tertentu berdasarkan pengaturan transaksi.
Bagi pemula, skema pengiriman yang lebih sederhana memang terlihat menarik. Namun, kamu tetap perlu memastikan dengan jelas siapa yang menangani dokumen, pajak, bea masuk, serta biaya lainnya. Jangan hanya berpatokan pada istilah DDP tanpa memahami isi penawarannya.
6. Pertimbangkan Jasa Forwarder untuk Pemula 🚚
Kalau kamu belum memahami proses impor, menggunakan jasa forwarder bisa membuat proses pembelian dari Alibaba menjadi lebih praktis. Forwarder dapat membantu mengatur pengambilan barang dari supplier, pengiriman internasional, hingga proses barang masuk ke Indonesia sesuai layanan yang ditawarkan.
Namun, jangan asal memilih forwarder hanya karena menawarkan harga paling murah. Tanyakan secara rinci apa saja yang sudah termasuk dalam biaya. Misalnya biaya pengiriman, handling, bea cukai, pajak, biaya gudang, atau biaya tambahan lainnya.
Pastikan juga barang yang ingin kamu impor memang diperbolehkan masuk ke Indonesia dan tidak membutuhkan perizinan khusus yang belum kamu miliki.
7. Pastikan Order Dibuat Melalui Alibaba 🛡️
Setelah harga dan spesifikasi disepakati, supplier akan membuat pesanan atau invoice. Pada tahap ini, pastikan detail transaksi tercantum dengan benar di dalam platform Alibaba, terutama jika transaksi tersebut menggunakan perlindungan Trade Assurance.
Periksa nama produk, jumlah barang, spesifikasi, harga, waktu produksi, metode pengiriman, dan informasi lainnya sebelum melakukan pembayaran.
Jangan mudah percaya jika supplier tiba-tiba meminta kamu membayar ke rekening pribadi atau mengarahkan transaksi ke luar Alibaba tanpa alasan yang jelas. Permintaan seperti ini perlu diwaspadai karena dapat menghilangkan perlindungan yang tersedia dalam transaksi di platform.
8. Pilih Metode Pembayaran yang Aman 💳
Alibaba menyediakan beberapa pilihan pembayaran yang dapat berbeda tergantung negara, supplier, nilai transaksi, dan kondisi pesanan. Pilihan yang tersedia dapat mencakup kartu kredit atau debit, transfer bank, serta metode pembayaran lain yang didukung oleh platform.
Yang paling penting bukan sekadar memilih metode pembayaran tertentu, tetapi memastikan kamu membayar berdasarkan invoice dan instruksi resmi yang tercantum pada transaksi Alibaba.
Sebelum menekan tombol pembayaran, periksa sekali lagi jumlah uang yang harus dibayarkan. Jika ada perbedaan besar antara harga yang sebelumnya disepakati dan invoice, tanyakan kepada supplier sebelum melanjutkan.
9. Pantau Proses Produksi dan Pengiriman 📍
Setelah pembayaran berhasil, supplier biasanya mulai memproses pesanan. Untuk produk yang dibuat berdasarkan permintaan, proses produksi dapat membutuhkan waktu lebih lama daripada barang siap kirim.
Selama proses berlangsung, tetap berkomunikasi dengan supplier. Kalau pesanan menggunakan jasa forwarder, kamu juga perlu memantau informasi dari pihak forwarder tersebut.
Setelah barang dikirim, gunakan informasi tracking yang tersedia untuk memantau perjalanan paket. Untuk pengiriman dalam jumlah besar, proses pelacakan mungkin berbeda dari paket retail biasa sehingga kamu perlu mengikuti sistem tracking yang digunakan oleh supplier atau forwarder.
10. Periksa Barang Begitu Sampai di Indonesia 🔍
Jangan langsung menyimpan barang begitu paket tiba. Luangkan waktu untuk memeriksa kondisi pesanan.
Cocokkan jumlah barang dengan pesanan. Setelah itu, periksa kualitas, warna, ukuran, bahan, kemasan, logo, atau spesifikasi lain yang sebelumnya telah disepakati.
Kalau kamu menemukan masalah, dokumentasikan dengan foto atau video. Bukti tersebut bisa berguna ketika kamu perlu berkomunikasi dengan supplier atau mengajukan penyelesaian masalah sesuai mekanisme transaksi yang tersedia.
Untuk pesanan dalam jumlah besar, pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara sampling maupun menyeluruh sesuai risiko dan jenis produknya. Jangan sampai barang yang ternyata tidak sesuai baru diketahui setelah semuanya kamu distribusikan kepada pelanggan.
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Pemula ⚠️
Belanja di Alibaba memang menawarkan peluang mendapatkan harga grosir, tetapi ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan pembeli baru.
- Memilih supplier hanya karena harganya paling murah.
- Tidak menanyakan MOQ.
- Tidak meminta sample untuk produk yang kualitasnya penting.
- Tidak menghitung biaya pengiriman dan biaya impor.
- Membayar ke rekening pribadi supplier di luar sistem transaksi.
- Tidak memahami metode pengiriman yang dipilih.
- Tidak memeriksa spesifikasi barang sebelum pembayaran.
- Tidak mendokumentasikan kondisi barang ketika tiba.
Kesalahan kecil mungkin tidak terlalu terasa ketika membeli barang senilai ratusan ribu rupiah. Namun, jika nilai transaksi sudah puluhan juta rupiah, kesalahan tersebut bisa berubah menjadi kerugian yang cukup besar.
Tips Cara Order di Alibaba agar Lebih Aman ✅
Kalau ini adalah pengalaman pertama kamu membeli dari Alibaba, jangan buru-buru mengejar jumlah pesanan besar. Mulai dari supplier yang komunikasinya jelas, minta sample jika memungkinkan, kemudian hitung seluruh biaya sebelum menentukan jumlah order.
Bandingkan setidaknya beberapa supplier untuk produk yang sama. Jangan hanya membandingkan harga produk, tetapi lihat juga MOQ, kualitas sample, kemampuan komunikasi, waktu produksi, pilihan pengiriman, dan ketentuan pembayaran.
Satu hal lagi yang sering dilupakan adalah menghitung landed cost, yaitu perkiraan biaya sebenarnya sampai barang berada di tangan kamu. Harga barang yang murah belum tentu menghasilkan keuntungan jika biaya pengirimannya sangat tinggi.
Kesimpulan 📝
Cara Order di Alibaba pada dasarnya dimulai dari membuat akun, mencari produk, memilih supplier, melakukan negosiasi, meminta sample bila diperlukan, menentukan metode pengiriman, membuat pesanan, melakukan pembayaran melalui jalur resmi, kemudian memantau pengiriman sampai barang tiba.
Karena Alibaba merupakan marketplace B2B, kamu perlu membiasakan diri dengan istilah seperti MOQ, quotation, Incoterms, EXW, FOB, dan DDP. Pemahaman tersebut akan membantu kamu menghindari salah perhitungan ketika membeli barang dari supplier luar negeri.
Untuk pemula, jangan menjadikan harga murah sebagai satu-satunya patokan. Supplier terpercaya, transaksi yang terlindungi, perhitungan biaya yang matang, serta pemeriksaan barang justru jauh lebih penting. Dengan persiapan tersebut, peluang mendapatkan barang sesuai kebutuhan dan menghindari kerugian bisa menjadi jauh lebih besar.
