Cara Kerja Sales

Terlepas apakah kamu seorang pemilik perusahaan atau bagian dari tim marketing yang berencana memasarkan produk baru atau menawarkan layanan, sales adalah lini terdepan dalam mendorong pertumbuhan perusahaan. Inilah mengapa artikel ini akan mengupas tajam semua indikator tentang cara kerja sales. Cekidot!

Cara Kerja Sales

Cara Kerja Sales
Cara Kerja Sales

Dalam sebuah perusahaan, salah satu bagian yang paling terkenal adalah tim penjualan atau sales. Bagian ini adalah sekelompok front-liners yang berinteraksi dengan pelanggan dan melakukan penjualan untuk perusahaan. Jadi wajar rasanya jika menilik prinsip kerja sales bisa dijadikan patokan performa perusahaan.

Apa itu Tim Sales?

Sales adalah departemen yang bertanggung jawab untuk memenuhi tujuan penjualan suatu organisasi. Dipimpin oleh manajer penjualan, departemen ini terdiri dari perwakilan penjualan, spesialis sales, dan perwakilan layanan pelanggan yang bekerja bersama-sama untuk memenuhi tujuan penjualan harian, bulanan, triwulanan, dan tahunan.

Personil di departemen ini harus fokus pada kuantitas penjualan, akuisisi dan retensi pelanggan, serta pertumbuhan bisnis. Seorang sales biasanya tidak bekerja sendiri, dan cukup lumrah untuk melihat anggota tim sales hingga ratusan orang tergantung pada ukuran perusahaan. Departemen ini juga menjadi salah satu kunci terdepan dalam memastikan proyeki laba perusahaan tetap aman.

Apa Peran Departemen Sales?

Melirk cara kerja sales, departemen penjualan ini memiliki tanggungjawab dalam sejumlah peran yang tentunya akan berbeda di tiap organisasi. Namun berikut adalah beberapa peran yang paling umum yang dibebankan pada sales:

Manajer
Manajer di departemen sales akan mengawasi dan membimbing tim sales — mempekerjakan dan melatih anggota tim baru, mendorong peningkatan penjualan, mengelola anggaran, menetapkan sasaran penjualan, mengevaluasi kinerja tim, dan menangani masalah terkait kinerja.

Terkait:  Cara Kerja Bank Syariah

Representasi Pelanggan
Peran umum lainnya dalam departemen sales adalah representasi pelanggan (atau layanan pelanggan). Fokus dari posisi ini adalah mempertahankan pelanggan. Tim sales ini akan menjangkau pelanggan yang sudah ada untuk memperbarui penjualan dan menindaklanjuti transaksi sebelumnya.

Sales Spesialis
Berbeda dengan cara kerja MLM, departemen sales sangat bergantung pada sales spesialis yang merupakan pakar terlatih di semua aspek produk atau layanan.

Ketika seorang pelanggan memiliki pertanyaan yang sulit atau masalah yang kompleks, seorang tenaga sales dapat menyampaikannya kepada sales spesialis, yang kemudian dapat membantu mereka menyelesaikan masalah apapun yang berhubungan dengan produk. Area ini biasanya jadi kekuatan utama dalam memastikan cara kerja sales telah berjalan sempurna.

Tips Peningkatan Performa Cara Kerja Sales

Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan ketika ingin membangun performa sales yang solid. Namun itu bukan alasan bagi kamu sebagai pemilik usaha untuk melewatkan beberapa tips berikut ini.

Tentukan Tingkat Presisi Sales
Sebelum memposting lowongan pekerjaan, kamu perlu menentukan target untuk sales kamu. Apakah kamu ingin penjualan langsung terlepas dari strategi penjualan, atau apakah kamu ingin tenaga sales mengembangkan hubungan jangka panjang dengan pelanggan untuk menciptakan siklus penjualan yang lebih lama? Selanjutnya, kamu juga harus menjawab beberapa pertanyaan seperti:

  1. Apakah ada produk atau layanan tertentu yang diprioritaskan di atas produk lain?
  2. Haruskah sales menjual apa pun yang mereka bisa?
  3. Apakah kamu ingin sales fokus pada audiens tertentu?
  4. Apakah kamu ingin sales bekerja dari pintu ke pintu atau terlibat dengan pelanggan melalui telepon atau email?

Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, kamu akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kemampuan departemen sales yang perlu kamu bangun.

Terkait:  Cara Kerja GPS

Pilih Skala yang Tepat
Departemen sales dapat terdiri dari beberapa orang atau ratusan karyawan dengan peran yang berbeda, tergantung pada ukuran perusahaan. Pastikan untuk menentukan ukuran dan kebutuhan perusahaan kamu sebelum melankah jauh dalam merekrut pekerja sales.

Kalau kamu memiliki bisnis dalam skala kecil, pertimbangkan untuk hanya mempekerjakan satu sales yang dapat melakukan tugas berdasarkan prospek calon pelanggan. Seiring pertumbuhan bisnis, kamu dapat terus mempekerjakan lebih banyak peran dalam departemen ini sembari memastikan cara kerja sales telah berjalan dengan baik.

Detil Proses Perekrutan
Setelah menentukan skala dan target tim sales, kamu nda dapat memulai proses perekrutan. Jika kamu menambahkan manajer ke dalam departemen, pertimbangkan untuk mempekerjakan posisi ini terlebih dahulu sehingga mereka dapat membantu kamu merekrut dan melatih anggota sales lainnya.

Untuk mulai merekrut, cari karyawan saat ini secara internal yang mungkin cocok untuk posisi sales. Kelebihannya adalah karena karyawan ini sudah terbiasa dengan bisnis, budaya, dan produk, sehingga lebih mudah untuk melatih mereka yang baru dalam posisi ini.

Kamu juga dapat meminta referensi kepada karyawan, kolega, dan teman untuk menemukan sosok yang cocok atau beriklan ke perguruan tinggi setempat untuk menarik minat fresh graduate.

Siapkan Pelatihan Sales
Biarpun kamu sudah mempekerjakan tenaga sales yang sempurna untuk perusahaan, kamu masih perlu mencurahkan waktu untuk melatih mereka. Setiap perusahaan melakukan pendekatan sales dengan cara yang unik sehingga karyawan baru harus lebih dulu memahami nilai, budaya, dan harapan serta target perusahaan secara keseluruhan.

Related posts