Cara Kerja Affiliate Marketing

Cara kerja affiliate marketing termasuk salah satu metode untuk menghasilkan uang di internet lainnya yang bisa Kamu coba, selain cara dapat uang dari Youtube. Hanya saja, jika ingin sukses sebagai affiliate marketer tentunya memerlukan kreativitas, kerja kera dan konsisten. Melalui komitmen dan usaha cerdas, Kamu bahkan bisa menjadikan profesi affiliate marketer sebagai profesi yang sangat menguntungkan. Tak sedikit influencer dan blogger yang menerima penghasilan sampai puluhan juta dari program affiliate marketing.

Apa Itu Affiliate Marketing?

Affiliate marketing ialah sebuah program dengan pemberian komisi sebagai imbal hasil seseorang yang sukses mempromosikan produk maupun jasa lewat jalur digital, baik itu media sosial maupun website. Jadi jika Kamu menjadi seorang affiliate marketer, maka Kamu harus mempromosikan produk memakai kode referral atau tautan tertentu. Kamu akan mendapatkan profit apabila ada pengunjung yang melihat iklan/kontenmu kemudian membeli produk yang Kamu promosikan lewat kode referral.

Cara Kerja Affiliate Marketing

Cara Kerja Affiliate Marketing
Bagaimana Affiliate Marketing Bekerja?

Sistem Kerja Affiliate Marketing

Jika tertarik menjadi affilliate marketer, tentu saja harus memahami cara kerja affiliate marketing itu sendiri. Ada 4 tahapan penting yang harus Kamu lakukan jika ingin menjalankan program ini. Tantangan utama affiliate marketing itu sendiri ialah merancang strategi pemasaran yang menarik agar Kami bisa mengajak pelanggan/konsumen baru lewat kode referral.

Di bawah ini ada 4 tahapan sistem kerja affiliate marketing yang harus Kamu kuasai :

1. Registrasi Program Merchant Tertentu

Langkah awal yang harus dilakukan dalam cara kerja affiliate marketing ialah Kamu harus mendaftarkan  diri terlebih dahulu sebagai seorang affiliate marketer . Dimana setiap perusahaan penyedia program afiliasi ini memiliki persyaratan masing-masing kepada affiliate-nya.

2. Membagikan Program Menggunakan Kode Refferal

Jika sudah memperoleh kode refferal dan berhasil mendaftar sebagai affiliate marketer, Kamu bisa membagikan kode tersebut. Kemudian promosikan jasa atau produk yang ditawarkan oleh merchant yang menjadi partner bisnismu.

3. Pelanggan Lain Mendaftar Lewat Kode Affiliate

Tahapan sistem kerja affiliate marketing berikutnya, sesudah sukses mempromosikan produk atau jasa. Biasanya akan ada pelanggan yang ikut mendaftar bahkan membeli produk yang ditawarkan merchant dengan cara menginputkan kode referral-mu atau link khusus.

4. Memperoleh Komisi

Cara kerja affiliate marketing selanjutnya, misalnya transaksi pembelian telah berhasil dilakukan pelanggan baru, maka Kamu akan menerima komisi yang bisa langsung dicairkan. Biasanya, Kamu akan memperoleh komisi sesudah berhasil mendapatkan pelanggan baru lewat link khusus atau kode referral-mu.

Jenis Komisi yang Ditawarkan Affiliate Marketing

Ada beberapa jenis komisi yang ditawarkan oleh affiliate marketing, diantaranya sebagai berikut :

1. Pay Per Sale

Komisi ini mempunyai tingkat kesulita paling tinggi jika dibandingkan dengan komisi lain. Jika Kamu ingin memperoleh komisi ini, maka Kamu harus meyakinkan calon customer melakukan pembelian produk maupun jasa merchant. Oleh karena itu, Kamu memperoleh tantangan untuk menawarkan produk/jasa dengan metode yang sangat persuasif.

Sebagai imbal hasil, Kamu akan menerima sebagian nominal transaksi untuk dijadikan komisi berbentuk persentase hasil penjualan.

2. Pay Per Click

Komisi jenis ini memang paling gampang didapatkan, sebab Kamu cukup meyakinkan seseorang untuk mengklik tautan atau link yang langsung mengarah ke landing page merchant. Komisi jenis ini umumnya mengandalkan kuantitas, jadi komisi yang diperoleh per kliknya pun tak terlalu besar jumlahnya.

3. Pay Per Lead

Ini merupakan tantangan terbesar untuk para affiliate marketer. Sistem komisi ini mewajibkan affiliate mengarahkan konsumen ke sebuah website dan melakukan tindakan sesuai yang ditentukan merchant. Misalnya mendaftar akun, mengunduh software tertentu, mengikuti event free trial, hingga metode konversi yang lainnya.

Jika sudah mengetahui jenis komisi yang didapatkan dari seorang affilaite marketing, tentu saja Kamu juga harus mengetahui siapa yang mampu menjalankan program affiliate marketing.

Siapa Saja Sih yang Dapat Mengikuti Program Affiliate Marketing?

Sebenarnya setiap orang bisa saja menjadi seorang affiliate marketer. Namun Kamu harus ingat jika ingin menjadi affiliate sukses, tentu saja harus memiliki media yang bisa membantumu mempromosikan jasa atau produk yang ditawarkan oleh merchant. Berikut pihak-pihak yang berpotensi besar bisa sukses mengikuti affiliate marketing, diantaranya :

1. Blogger

Blogger bisa menjadi seorang affiliate marketer sukses, sebab berpotensi menempati ranking atau posisi teratas dalam hasil pencarian Google. Apabila Kamu sudah memiliki blog yang SEO-nya baik, kemungkinan besar Kamu lebih gampang mendapatkan keuntungan dari hasil affiliate marketing yang Kamu ikuti. Dengan semakin tingginya lalu lintas atau traffic blog, maka semakin besar peluang konversi terjadi lewat kode referral yang Kamu bagikan.

2. Influencer

Kamu mungkin tidak menyadarinya, namun tak sedikit kreator yang menerima penghasilan menjadi affiliate marketer lewat media sosial. Key Opinion Leader dan Influencer adalah pihak yang berpengaruh bisa meyakinkan pengikut/followers mereka dalam melakukan pembelian sebuah produk lewat kode referral yang dibagikan.

Di samping potensi kesuksesan untuk promosi lebih besar, KOL dan influencer juga mempunyai segmen market cukup besar. Dengan demikian dapat memperluas jangkauan promosinya.

Tips Menjadi Affiliate Marketing

Setelah mengetahui cara kerja affiliate marketing, dan siapa saja yang berpotensi besar meraih kesuksesan menjadi affiliate marketer, ada beberapa tips sukses yang bisa Kamu coba berikut :

1. Pilih Affiliate Marketing Dengan Tepat

Seperti kita ketahui, ada beberapa jenis komisi affiliate marketing yang bisa diperoleh. Selain itu, ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan sebelum memulai program affiliate marketing :

  • Komisi, mengingat setiap penawaran program affiliasi memberikan persentase komisi berbeda. Oleh karenanya sesuaikan dengan besarnya komisi yang Kamu inginkan.
  • Relevansi, sebaiknya pilih affiliasi sesuai topik atau niche konten. Artinya, jika Kamu mempunyai blog yang bertopik media sosial, sebaiknya pilih affiliate marketing yang berhubungan dengan optimas digital, platform promosi digital, hingga manajemen sosial media.
  • Kredibilitas, adalah poin penting bagi sebuah merchant yang menawarkan program afiliasi.

2. Pilih Media Marketing yang Tepat

Jika sudah memilih affiliate marketing yang tepat sesuai kriteria, kini saatnya Kamu memilih media promosi yang tepat. Media promosi paling ideal biasanya mempunyai jumlah followers banyak dengan engagement yang juga lebih kuat. Selain itu, Kamu bisa memakai media sosial, blog, maupun channel youtube.

Tak hanya itu, Kamu juga harus memastikan bahwa penyedia afiliasi telah mengizinkan pemakaian media yang Kamu gunakan sebelum memasang kode referral-mu agar terhindar dari pemblokiran.

3. Ciptakan Konten Review yang Personal

Jika Kamu telah memilih program afiliasi yang tepat sesuai demografis followers-mu, kini saatnya membuat konten review yang sifatnya mendalam serta personal. Apabila Kamu membuat ulasna generik, maka tak ada bedanya dari ratusan ribu ulasa atau review di internet lainnya.

4. Gunakan Tren yang Viral

Kita sudah sering menemukan budaya viral di platform media sosial sebagai bentuk promosi gratis dan hal bisa Kamu manfaatkan dalam mempromosikan kode referral atau link afiliasi. Kamu tentu saja harus memikirkan cara-cara kreatif dalam menerapkan tren ini melalui produk maupun jasa yang akan dipromosikan agar menghasilkan konten menarik dan relevan.

Berdasarkan penjelasan di atas, bagaimana apakah cara kerja affiliate marketing di atas sangat mudah? Jika Kamu ingin mendapatkan penghasilan tambahan, tak ada salahnya untuk mencoba proram yang satu ini!

Mita Mellinda
Wife n Moms. Penulis andalan asal Bandung since 2019