Cara Kerja Mesin Diesel

Mesin diesel adalah jenis mesin dengan pembakaran internal yang menggunakan sistem pengapian kompresi untuk mengubah energi dalam bahan bakar diesel menjadi energi mekanik putar. Mesin diesel dinamai sesuai dengan nama penemunya, Rudolf Diesel, yang lahir di Paris pada tahun 1958. Mesin jenis ini pertama kali dibuat pada tahun 1893 dan awalnya dirancang untuk menggunakan minyak kacang. Namun seiring waktu, cara kerja mesin diesel telah jauh berkembang.

Cara Kerja Mesin Diesel

Cara Kerja Mesin Diesel
Cara Kerja Mesin Diesel

Pada skala mekanisme kerja, mesin diesel bekerja dengan menggunakan piston untuk memampatkan campuran udara yang mengandung oksigen dengan bahan bakar solar. Ketika udara ini dikompresi pada rasio sekitar 15:1, campuran ini akan meledak dan memaksa piston utnuk kembali dan menciptakan gerakan berulang. Gerakan ini kemudian diubah menjadi gerak putar dengan poros engkol mesin. Tapi

Komponen Penting dalam Cara Kerja Mesin Diesel

Mengingat komposisi mesin yang berisi ratusan komponen, setidaknya ada lima sistem yang paling primer untuk memastikan skema kerja mesin diesel dapat sekencang jet pump.

Sistem Bahan Bakar
Sistem bahan bakar termasuk pompa injeksi bahan bakar, pompa pengangkat, injektor dan semua pipa bahan bakar. Selain itu, sistem ini juga akan ada terisi filter bahan bakar dan mungkin pemisah air yang mencegah bahan bakar berkualitas buruk merusak mesin diesel.

Sistem Pelumasan Mesin / Sistem Oli
Sistem pelumasan membuat mesin berjalan dengan lancar, mencegah bagian yang bergerak dari keausan dengan menggunakan oli di bawah tekanan untuk melumasi dan mengurangi gesekan. Sistem oli juga akan memiliki pompa oli dan filter oli untuk menjaga oli tetap bersih dari kontaminan.

Terkait:  Cara Kerja Bisnis Online

Sistem Pendingin
Sistem pendingin akan menangani cairan pendingin mesin yang biasanya merupakan campuran air suling dan glikol dengan beberapa aditif tambahan untuk membantu mencegah korosi. Pada mobil keluaran baru, pabrikan juga menyiapkan filter pendingin pada beberapa mesin dan pompa air yang sebenarnya adalah pompa pendingin untuk memastikan cara kerja mesin diesel tetap prima.

Pompa pendingin ini digunakan untuk mendorong cairan pendingin ke sekeliling mesin dan perangkat apa pun yang digunakan untuk mendinginkan cairan yang  biasanya berbentuk radiator, karburator dan beberapa perangkat penukar panas lainnya.

Sistem Pembuangan
Layaknya pada mobil-mobil hybrid, sistem ini ditugaskan untuk menyingkirkan gas sisa pembakaran dengan memindahkan gas buangan dari silinder mesin keluar melalui manifold buang ke sistem muffler utama yang mengurangi kebisingan.

Knalpot biasanya bukan bagian dari mesin, tetapi tambahan untuk mengurangi kebisingan sesuai kebutuhan konsumen. Gas buangan ini nantinya akan melewati turbo-charger untuk membuatnya berputar di tempat yang telah dipasang.

Pengisi Daya Turbo
Meski tidak lazim, namun sebagian besar mesin diesel modern akan dilengkapi dengan komponen turbo. Perangkat ini memiliki tugas untuk memampatkan udara pembakaran untuk membuat mesin menjadi lebih bertenaga.

Perbedaan Mesin Diesel dan Mesin Bensin

Meski keduanya sama-sama dianggap sebagai teknologi lama dalam dunia mesin mobil namun dalam hakikatnya, cara kerja mesin diesel memiliki beberapa perbedaan diantaranya:

Skema Pembakaran
Sebuah mesin dengan bahan bakar dasar bensin biasanya mengambil campuran gas dan udara, lalu mengompresnya dan menyalakan campuran itu dengan percikan api. Di sisi lain, meski mesin diesel juga mengikuti langkah yang sama namun kemudian skema mesin menyuntikkan bahan bakar tersebut ke udara yang sudah terkompresi. Panas dari udara yang terkompresi ini kemudian membakar bahan bakar secara spontan. Itulah mengapa mesin diesel tidak memiliki busi dan karburator.

Terkait:  Cara Kerja Karburator

Tingkat Kompresi
Perbedaan kedua adalah tingkat kompresi. Mesin bensin memampatkan komposisi pembakaran dengan perbandingan 8:1 sampai 12:1, sedangkan mesin diesel memampatkan dengan perbandingan 14:1 sampai 25:1. Meski ada perbedaan pendapat namun melihat basis rasio kompresi ini maka cukup adil untuk mengatakan bahwa mesin diesel memiliki efisiensi yang lebih baik.

Komponen Khusus
Mesin diesel dapat dilengkapi dengan busi pijar. Ketika mesin diesel dingin, proses kompresi mungkin tidak menaikkan suhu udara cukup tinggi untuk menyalakan bahan bakar. Glow plug atau busi pijar ini adalah kabel berpemanas listrik yang memfasilitasi penyalaan bahan bakar saat mesin dingin. Mesin bertipikal bensin tidak memerlukan busi pijar karena tidak mengandalkan pembakaran spontan layaknya cara kerja mesin diesel.

Potensi Perkembangan Cara Kerja Mesin Diesel

Meski arah perkembangan mesin mobil telah masuk ke elektrifikasi namun mesin diesel masih sangat diandalkan untuk tugas-tugas yang berat. Tingkat efisiensi yang tinggi dan murahnya biaya penggunaan membuat pesona mesin diesel masih sepertinya akan bertahan lama hingga mesin setrum mampu menghasilkan torsi yang bersaing.

Di sisi lain, mesin diesel juga telah terus diperbaharui dengan berbagai teknologi yang membuatnya menjadi lebih baik dan efisien. Patut ditunggu apakah sederet teknologi akan berdampak pada penggunaan jangka panjang, tapi untuk saat ini, mesin diesel masih menjadi salah satu pilihan primadona para konsumen di Tanah Air.

Related posts