Cara Kerja Kompresor AC Mobil

Cara kerja kompresor AC mobil sendiri sebenarnya sangat penting, karena kompresor AC bisa dikatakan sebagai jantungnya sistem AC. Jika kompresor AC mengalami kerusakan atau mati, maka AC pun tidak dapat berfungsi kembali.

Fungsi kompresor AC pada mobil iaah menyedot atau menarik freon dalam tekanan rendah. Untuk kemudian diubah ke dalam freon bertekanan tinggi. Akibat pengompresan tersebut, temperatur pada freon pun menjadi tinggi. Setelah dikompres, tekanan pada freon AC menjadi tinggi dengan tujuan untuk mendistribuikan freon tersebut kembali pada sistem AC.

Mengenal Kompresor AC Mobil

Kompresor AC mobil terletak di sisi mesin mobil yang melekat dalam blok mesin. Tempatnya biasanya cukup ke arah depan dan sejajar dengan komponen pulley water pump, pulley crankshaft dan pulley lainnya. Tujuannya agar pulley pada kompresor AC dapat sejajar sekaligus disambungkan menggunakan V belt atau fan belt. Sebab perputaran pada mesin dapat dilanjutkan menuju pulley kompresor.

Sebenarnya ada berbagai jenis kompresor AC mobil itu sendiri. Berbagai jenis dari kompresor AC tersebut menyesuaikan keperluan dan kendaraannya itu sendiri. Bagi kendaraan besar berupa bus, pastinya membutuhkan tenaga kompresor lebih besar jika dibandingkan dengan kendaraan penumpang. Tujuannya ialah guna mendukung kinerja kompresor AC mobil itu sendiri.

Fungsi Kompresor AC Mobil

Kompresor AC mobil berfungsi untuk menghisap freon yang bertekanan rendah, kemudian membagikannya ke dalam temperator tinggi menuju kondensor. Jadi perannya adalah mengkompres temperatur sekaligus penekanan refrigerant untuk selanjutnya diteruskan menuju kondensor.

Ini artinya fungsi pada kompresor AC kendaran roda empat ini ialah mengisap sekaligus mendesak refrigerant atau freon supaya berskirkulasi pada mekanisme AC. Inilah yang membuat terjadinya penekanan pada refrigerant atau freon menjadi naik. Bentuk refrigerant atau freon yang memasuki kompresor adalah gas yang bertemparatur dan bertekanan rendah. Setelah melewati kompresor AC, maka freon pun akan menjadi gas yang bertemperatur dan bertekanan rendah.

Dalam hal ini, cara kerja kompresor AC mobil sendiri memanfaatkan sistem perputaran pada mesin. Dimana perputaran mesin selanjutnya akan disambungkan melalui pulley kompresor AC untuk ditata kopling magnet dalam melanjutkan perputaran pada mesin menuju kutub kompresor. Maka  dari itu, semaki tinggi kecepatan perputaran pda mesin maka perputaran pada kompresor AC pun akan semakin cepat. Namun kebalikannya, apabila perputaran pada mesinnya rendah, maka membuat perputaran pada kompresor AC mobil pun semakin rendah.

Komponen Pada Kompresor AC Mobil

Ada beberapa komponen yang terdapat pada AC mobil, diantaranya :

1. Bagian Bodi Kompresor

Bodi kompresor ini berperan sebagai pelindung terhadap komponen-komponen kompresor lainnya.

2. Tutup Depan Kompresor

Fungsi dari tutup bagian depan kompresor pada AC mobil ialah membuat perlindungan pada sisi bagian dalam kompresor. Bagian ini juga dapat meredam penekanan pada refrigerant yang terdapat pada ruangan kompresi.

3. Valve Out

Fungsi valve out yaitu untuk mengeluarkan refrigerant atau freon yang diolah di ruangan kompresi. Bagian ini dihubungkan pada kondensor menggunakan pipa untuk meredam tekanan dan temperatur tinggi.

4. Kruk As

Bagian yang terdapat pada kompresor AC kendaraan roda mobil ini berperan sebagai sebuah poros penghubung antara bagian kompresor dengan kopling magnet.

5. Bearing

Bearing ini berguna untuk melancarkan sistem putaran pada kompresor.

6. Valve In

Kegunaan valve in ini yaitu sebagai kontradiksi valve out. Dengan perannya untuk meresap freon atau refrigerant yang nantinya diolah di ruangan kompresi. Biasanya komponen valve in dihubungkan ke dalam evaporator menggunakan pipa yang digunakan untuk membagikan freon bersuhu dan  bertekanan rendah.

7. Magnet Kompresor

Dalam AC mobil terdapat magnet kompresor yang berguna sebagia pengontrol terhadap kinerja sistem pendingin atau AC pada mobil.

8. Ruangan Kompresor

Fungsi ruangan kompresor ini sebagai tempat untuk pemrosesan temperatur dan penekanan tinggi yang selanjutnya dialirkan menuju kondensor.

9. Clucth Kopling

Di samping itu, clutch atau kopling dalam kompresor AC kendaraan berperan sebagai tempat untuk mengendalikan kinerja pada sistem AC mobil bersamaan dengan komponen magnet kompresor.

10. Pully

Peranan pully adalah sebagai penggerak pada motor kompresor. Pully biasanya akan dihubungkan dengan venbelt dan venbelt tersebut dihubungkan pada bagian samping alternator.

Cara Kerja Kompresor AC Mobil

Cara Kerja Kompresor AC Mobil
Bagaimana Kerja Kompresor AC Mobil?

Bagaimana Kompresor AC Mobil Bekerja?

Cara kerja kompresor AC mobil sendiri seperti yang sudah disinggung di atas, bahwa kompresor AC kendaraan mengikuti pergerakan pada mesin mobil. Singkatnya, prinsip kerja kompresor ini adalah menghisap refrigerant atau freon yang didistribusikan lewat pipa low yang berasal dari evaporator. Kemudian menekan gas pada refrigerant ke kondensor AC mobil lewat pipa bertekanan tinggi.

Kompresor berfungsi seperti organ jantung dalam tubuh manusia, sedangkan refrigerant dalam hal ini freon berperan sebagai darahnya. Pada kompresor AC mobil terdapat 2 saluran, yakni suction atau saluran hisap dan discharge atau saluran buang. Saluran hisap akan dihubungkan ke evaporator sebagai sisi yang bertekanan rendah. Sementara saluran buang dihubungkan pada kondensor sebagai bagian bersuhu dan bertekanan tinggi.

Refrigerant fase gas bertemperatur dan bertekanan rendah akan dihisap kompresor memakai saluran hisap, lalu dimampatkan hingga temperatur dan tekanannya meningkat. Selanjutnya akan dialirkan menuju kondensor lewat saluran buang. Apabila kompresor melemah, performa AC kendaraanmu pun akan menurun.

Cara kerja kompresor yang masih berfungsi dengan baik ataukah tidak, bisa dilihat menggunakan alat bantu untuk mengukur tekanan dalam  AC, dan disebut juga sebagai manometer. Sementara saat ini kompresor yang dijual di pasaran biasanya terdiri dari 2 merk terkemuka yaitu Sanden (SD) dan Denso (ND).

Komponen Dalam Sistem AC Mobil Lainnya

Kondensor merupakan bagian pada sistem sirkulasi dalam AC mobil sesudah kompresor. Komponen ini berperan untuk mendinginkan refrigerant yang dialirkan menuju evaporator. Adapun cara kerja kondensor sendiri ialah menghisap dalam suhu yang dingin kemudian mengeluarkan pada suhu panas.

Dalam bagian kondensor tersebut, refrigerant yanga walnya berbentuk uap kemudian dimampatkan atau ditekan kompresor untuk diubah menjadi fasa cair. Hal tersebut dikarenakan refrigerant mengalami kondensasi atau pendinginan.

Jenis-Jenis Pada Kompresor AC Mobil

Sebenarnya kompresor pada AC mobil terdiri dari 2 jenis, yaitu jenis piston dan jenis rotary. Jika dilihat berdasarkan ukurannya, bagian kompresor rotary ini ukurannya lebih kecil walaupun PK-nya sama. Di samping itu, cara kerja kompresor rotary sendiri, dimana rotor berputar pada bagian dalam stator melalui pemanfaatan kompresi sekaligus menekan gas dari chamber. Lalu dari chamber diarahkan ke dalam saluran tekan berdiameter kecil guna menurunkan volume pada gas.

Sementara kompresor piston sendiri bekerja seperti sistem pada mesin kendaraan. Prinsip kerjanya ialah ketiak piston bergerak ke bagian bawah maka volume ruangan di bagian atas piston mejadi besar membaut tekanan turun. Lalu katup pemasukan akan bergerak membuka. Freon terhisap masuk pada poros engkol berputar untuk menggerakkan piston ke atas.Kemudian tekanan di bagian atas piston meningkat sehingga membuat katup pengeluaran pun membuka. Hal ini mengakibatka refrigeran atau freon ikut terdorong keluar ke kondensor.

Demikianlah penjelasan tentang cara kerja kompresor AC mobil, dan bagian-bagian komponen yang ada di dalamnya. Pastikan untuk menjaga kualitas dan performa pada AC mobil, Kamu selalu merawat kompresor.

 

Mita Mellinda
Wife n Moms. Penulis andalan asal Bandung since 2019