Cara Kerja Asuransi

Asuransi sebenarnya bukan hal yang baru di Indonesia, bahkan penggunaannya sering kita jumpai. Hal ini dikarenakan jumlah pengguna produk asuransi yang semakin tinggi setiap harinya di Indonesia. Dimana tingginya peminat asuransi tersebut didominasi berbagai produk asuransi, mulai dari asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dan asuransi perlindungan harta. Lalu, bagaimana cara kerja asuransi?

Sebenarnya kesadaran masyarakat terhadap pentingny asuransi kini semakin tinggi. Hanya saja, hal ini tidak diimbangi dengan pengetahuan cara  kerja asuansi dan tujuan asuransi itu sendiri.

Bahkan pada beberapa kasus, seringkali kita menjumpai nasabah yang merasa dirugikan dan kecewa akibat pemakaian asuransi yang dianggap kurang maksimal atau tidak sesuai ekspektasi. Sebenarnya hal tersebut bisa terjadi karena kurangnya pemahaman terhadap pasal-pasal dan peraturan yang “wajib” dipahami sebelum Kamu memutuskan memakai asuransi. Oleh karena itu, mari pahami cara kerja asuransi terlebih dahulu.

Cara Kerja Asuransi

Cara Kerja Asuransi
Sistem Kerja Asuransi

Sistem Kerja Asuransi Secara Umum

Sebenarnya cara kerja  asuransi sangat mudah untuk dipahami. Terdapat 3 langkah dan tahapan sistem penting yang harus dilalui, berikut ini :

1. Merekrut Calon Pemegang Polis Sebagai Nasabah

Cara kerja asuransi yang pertama ialah perusahaan asuransi harus mencari calon pemegang polis atau asabah yang akan menjadi pesertanya. Kemudian perusahaan akan mengkategorikan Kamu sesuai jenis polis yang dipilih. Contohnya, Kamu memilih produk asuransi kesehatan, jadi pihak asuransi kesehatan di sini akan mengumpulkanmu menjadi satu bersama peserta lainnya yang juga membeli produk asuransi kesehatan. Uang yang terkumpul akan dibedakan menurut jenisnya, agar pencairan klaim lebih gampang dilakukan.

2. Pengumpulan Dana Premi

Jika sudah menyetujui ketentuan dan syarat polis, Kamu harus melakukan pembayaran iuran yang dapat dibayarkan, baik sekaligus maupun secara berjangka yang dinamakan premi. Uang yang Kamu bayarkan bagi jenis polis asuransi tertentu, nantinya dikumpulkan hingga menjadi satu bersama uang/dana yang telah dibayarkan pemegang polis lain sesuai jenisnya.

Contohnya untuk cara kerja asuransi jiwa, pihak asuransi mengkategorikan premi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, mislanya berdasarkan nilai dan besarnya potensi kerugian itu sendiri, kesalahan ketika menilai kerugian, biaya administrasi dan penilaian lainnya.

3. Proses Pembayaran Klaim

Cara kerja asuransi ini tentu saja masih banyak yang belum paham. Biasanya sesudah dana darimu dan pemegang polis lainnya telah terkumpul, berikutnya perusahaan akan melakukan pembayaran klaim bagi nasabah yang telah mengajukan klaim atas kerugian akibat sesuaatu hal, mulai dari musibah, kecelakaan atau sakit.

Akan tetapi sebelum pihak asuransi membayarkan klaim ni, biasanya perusahaan akan melakukan penyelidikan terlebih dulu apakah pengajuan klaim tersebut benar-benar dilakukan sengaja atau murni. Jika klaim dilakukan sengaja, perusahaan asuransi pun tidak akan mencairkan dana klaim tersebut.

Sistem Kerja Asuransi Pendidikan

Lain halnya dengan asuransi kesehatan atau asuransi jiwa, sistem kerja asuransi pendidikan bisa dikatakan unik sebab asuransi ini fokus dijadikan sebagai tabungan. Dimana tabungan terebut dipakai untuk mempersiapkan dana pendidikan anak mulai dari usia dini hingga anak lulus kuliah. Adapun cara kerja asuransi pendidikan adalah sebagai berikut :

1. Nasabah Memilih produk Asuransi

Kamu sebagai nasabah sekaligus orang tua diwajibkan memilih produk asuransi pendidikan terlebih dahulu, baik berdasarkan lama periode maupun jumlahnya. Periode asuransi ini umumnya mulai dari 5 tahun, 10 tahun hingga 15 tahun menyesuaikan kebutuhan nasabah itu sendiri.

2. Nasabah Membayar Premi

Cara kerja asuransi berikutnya ialah pemegang polis wajib melakukan pembayaran premi asuransi sesuai persyaratan selama masa periode asuransi itu sendiri. Adapun jumlah premi umumnya ditentukan berdasarkan jumlah tanggungan yang dibebankan kepada nasabah.

3. Asuransi Membayar Dana

Tugas dari perusahaan asuransi itu sendiri akan melakukan pembayaran biaya pendidikan untuk anak berdasarkan polis asuransi yang dipilih beberapa tahun lamanya hingga anak lulus kuliah.

4. Asuransi Menanggung Biaya Penuh

Dari sinilah pihak perusahaan asuransi akan secara penuh membiayai dana pendidikan anak hingga lulus walaupun orang tua yang mencari nafkah mengalami sesuatu hal. Sebab di sinilah peran perusahaan asuransi yang akan melanjutkan premi sekaligus meneruskan tanggung jawab terhadap pembiayaan sekolah anak.

Kenali Tujuan Asuransi

Setelah mengetahui cara kerja asuransi, Kamu tinggal memilih jenis asuransi yang tepat untukmu. Namun sebelumnya ketahui terlebih dahulu apa tujuanmu mengikuti asuransi. Berikut ulasannya :

1. Memilih Asuransi Untuk Ganti Rugi

Asuransi mempunyai tujuan sebagai bentuk ganti rugi, hal ini biasanya akan dilakukan pihak penanggung apabila tertanggung sewaktu-waktu mengalami kerugian yang bisa saja terjadi dan menimpah tertanggung. Kemungkinan kerugian atau bahaya tersebut pada dasarnya tidak selalu menimpa atau terjadi pada tertanggung, sering kali terjadinya kerugian juga bersifat sebagian bahkan bukan kerugian total untuk tertanggung. Oleh karena itu, biasanya pihak penanggung membayarkan sejumlah uang ganti rugi tergantung dari jumlah asuransinya itu sendiri.

2. Memilih Asuransi Karena Pengalihan Resiko

Tujuan asuransi yang pertama ialah pengalihan resiko yang dilakukan tertanggung ke pihak penanggung. Umumnya hal tersebut dapat terjadi akibat pemahaman dan kesadaran baik dari pihak tertanggung tentang kemungkinan ancaman kerugian atau bahaya terhadap keselamatan jiwa atau harta bendanya.

Jadi asuransi dimaksudkan dapat menanggung segala bentuk kerugian yang dapat terjadi terhadap diri tertanggung. Dengan begitu, resiko yang diderita tertanggung maupun keluarga atau bahkan ahli warisnya lebih kecil. Melalui pembayaran sejumlah premi tertentu, maka pihak tertanggung sudah memindahkan resiko bahaya/kerugian yang bisa dideritanya ke pihak asuransi atau penanggung.

3. Memilih Asuransi Demi Kesejahteraan Anggotanya

Umumnya hal tersebut berlaku bagi sebuah perkumpulan, yang mana beberapa individu yang terhimpun menjadi tertanggung lewat perkumpulan tersebut yang nantinya bertindak menjadi penanggung. Jenis asuransi ini mirisp seperti cara kerja koperasi, dimana asuransi tersebut saling menanggung dengan tujuan menjamin kesejahteraan para anggotanya.

Pada asuransi ini, apabila ada salah satu dari anggotanya mengalami musibah atau kejadian yang menyebabkan kerugian bahkan kematian, maka yang membayar sejumlah dana kepada tertanggung atau anggota tersebut adalah perkumpulan atau organisasi itu sendiri.

4. Memilih Asuransi Untuk Pembayar Santunan

Asuransi jiwa pada dasarnya diadakan sesuai perjanjian sukarela atau bebas yang terjadi pada pihak tertanggung dan penanggung. Akan tetapi pada prakteknya, perjanjian tersebut selanjutnya diatur menurut undang-undang berlaku, dengan demikian akhirnya asuransi tersebut bersifat wajib. Dalam hal ini tertanggung terikat oleh penanggung akibat perintah peraturan undang-undang, serta bukan atas perjanjian semata.

Jenis asuransi ini dinamakan sebagai jenis asuransi sosial, berguna untuk melilndungi orang banyak atau masyarakat terhadap berbagai jenis ancaman kecelakaan. Dimana kejadian tersebut bisa saja menyebabkan cacat permanen atau kematian. Biasanya dalam hal itu, tertanggung harus membayarkan kontribusi atau premi untuk memperoleh perlindungan dari penanggung.

Dimana tertanggung yang melakukan pembayaran kontribusi ini ialah mereka yang telah terikat pada sebuah hubungan yang terikat hukum tertentu dan diatur sesuai undang-undang. Baik berupa hubungan kerja, maupun penumpang dalam angkutan umum.

Nah, itulah cara kerja asuransi dan tujuannya yang harus Kamu pahami sebelum memilih asuransi yang tepat. jenis asuransi sendiri terdiri dari asuransi kerugian, asuransi jiwa, dan asuransi pendidikan. Kamu bisa memilih mana jenis asuransi yang tepat sesuai kebutuhan.

Mita Mellinda
Wife n Moms. Penulis andalan asal Bandung since 2019