Cara Mengatur Keuangan Pribadi

Cara mengatur keuangan pribadi sangat penting bagi setiap orang, tujuannya supaya kalian tetap dapat menikmati penghasilan yang diperoleh setiap bulan. Besar atau kecilnya gaji, sebenarnya bisa dinikmati jika kalian melakukan manajemen keuangan yang baik. Rasanya sayang jika gaji kalian puluhan juta rupiah, tapi justru tagihan atau jumlah hutangnya di atas 70%.

Inilah kenapa, penting sekali mengatur keuangan pribadi dengan baik. Selagi kalian masih single dan belum keluarga, alangkah baiknya membiasakan diri untuk mengatur finansial dengan baik. Dengan begitu, ketika kalian sudah berumah tangga kebiasaan ini akan terus berlanjut.

Read More

Cara Mengatur Keuangan Pribadi

Cara Mengatur Keuangan Pribadi
Mengelola Keuangan Pribadi

Bagi kalian yang baru belajar mengelola keuangan pribadi, mungkin kebingungan untuk memulainya. Namun jangan khawatir, berikut panduan cara mengatur keuangan pribadi yang harus kalian coba :

1. Catatan Keuangan

Catatan Keuangan Pribadi
Catatan Keuangan Pribadi

Tanpa memiliki catatan finansial atau keuangan pribadi, maka kalian akan kesulitan mengelola keuangan dengan baik. Ada banyak fungsi catatan keuangan yang kalian buat. Ini merupakan langkah mendasar yang wajib dilakukan. Apabila langkah tersebut tidak dilakukan secara konsisten, imbasnya bisa membuat keuangan pribadi menjadi tidak teratur.

2. Alokasikan Anggaran Bulanan Dengan Baik

Alokasikan Anggaran

Kalian bisa mengelola keuangan pribadi secara optimal dengan mengalokasikan anggaran bulanan dengan baik. Cobalah terapkan prinsip 50%, 30% dan 20%. Ini penting sekali bagi kalian yang berusia kurang dari 30 tahun.

Melalui konsep/prinsip tersebut, kalian bisa mengelola pengeluaran untuk memenuhi keperluan harian, menabung hingga bersenang-senang. Penerapan prinsip ini terdiri atas 50% gaji untuk membeli kebutuhan sehari-hari, sedangkan 30%-nya untuk memenuhi keinginan, sisanya 20% digunakan untuk tabungan.

3. Rinci Pengeluaran Setiap Bulan

Rinci Pengeluaran Setiap Bulan

Dalam cara mengatur keuangan pribadi, jangan sampai lupa untuk merinci setiap pengeluaran per bulannya. Kalian bisa membuat beberapa pos pengeluaran supaya bisa ditelusuri alokasi penghasilan kalian. Contohnya saja, membuat pos untuk pengeluaran makan, melunasi cicilan atau hutang (jika ada), berbelanja keperluan primer, keperluan untuk hiburan atau jalan-jalan, serta yang lainnya.

Jika perlu, tidak ada salahnya menggunakan bantuan aplikasi manajemen keuangan atau bisa juga mencatat pengeluaran secara manual.

4. Menyesuaikan Gaya Hidup

Menyesuaikan Gaya Hidup

Ingat, jangan terlalu mengutamakan gaya hidup. Jika kalian selalu hidup hanya untuk memenuhi gengsi atau gaya, maka akan kesulitan mengatur keuangan. Apalagi jika gaji pas-pasan, sebaiknya jangan pernah memaksakan diri untuk membel berbagai macam barang branded di luar kemampuan.

Kalaupun gaji kalian memadai, sebaiknya tetap terapkan prinsip pola hidup sederhana dan seadanya. Karena kita tidak pernah tahu kejadian apa yang akan menimpa kita ke depannya. Bisa saja, kalian terkena PHK atau terkena musibah yang mengharuskan kalian mengeluarkan dana dalam jumlah besar.

5. Hindari Hutang Semampunya

Hindari Hutang

Jika keuangan kalian ingin tetap stabil, sebaiknya hindari berhutang dan hidup semampunya saja. Jangan terlalu banyak mengambil cicilan, karena akan memberatkan diri kalian di masa depan. Kalian perlu tahu bahwa tidak semua hal harus dimiliki dalam satu waktu, terkadang kalian perlu menunggu sampai melunasi hutang sebelunya terlebih dahulu sebelum mengambil cicilan berikutnya.

Apabila kalian terlalu banyak mengambil cicilan, maka hidup kalian akan terganggu. Karena yang tersisa nanti hanyalah hutang yang menumpuk yang harus dilunasi. Jika kalian terus bekerja mungkin tidak masalah,namun bagaimana jika kalian terkena pemutusan kerja atau hal mendesak lain. Bisa jadi hutang yang menumpuk tidak bisa dibayarkan atau beresiko gagal bayar.

Ingat, resiko gagal bayar bisa mempengaruhi history kredit kalian yang nantinya membuat kalian akan kesulitan mengajukan pinjaman kembali di masa mendatang.

6. Mulai Berinvestasi

Mulai Berinvestasi

Cara mengatur keuangan pribadi selanjutnya adalah mulailah berinvestasi. Karena kita tidak tahu apa yang terjadi pada kondisi keuangan ke depannya, maka sebaiknya mulai berinvestasi untuk mengembangkan dana atau modal kalian.

Karena menabung saja sebenarnya tidak cukup, mengingat rata-rata jumlah bunga yang kalian terima dalam 1 tahun tidak akan sebanding dengan biaya administrasi per bulan yang semakin membesar. Terlebih adanya inflasi yang terus meningkat tiap waktu.

Inilah alasan kenapa kalian harus mulai memikirkan investasi dengan memilih salah satu instrumen yang menguntungkan. Tidak perlu yang ribet-ribet, kalian bisa berinvestasi emas batangan di pegadaian dengan sistem menabung terlebih dahulu.

Jika dirasa sudah mahir mengembangkan dana, kalian bisa mencoba investasi lainnya yang menawarkan keuntungan dalam waktu cepat.

7. Menggunakan Layanan Auto Deposito

Jika kalian tertarik melakukan investasi dalam jangka panjang, maka kalian bisa memakai layanan auto deposito yang ditawarkan pihak bank. Jika belum tahu, deposito termasuk salah satu layanan bank yang sangat menarik digunakan. Tidak hanya membuat kalian lancar menabung, kalian juga bisa memperoleh interest yang berlangsung setiap bulannya.

8. Alokasikan Dana Darurat

Alokasikan Dana Darurat

Cara mengatur keuangan pribadi berikutnya adalah dengan mengalokasikan dana darurat. Dana darurat ini penting sekali sebagai antisipasi kondisi urgent atau darurat, dengan demikian tidak akan berpengaruh pada kondisi keuangan kalian.

Kita tidak tahu jika suatu saat ada musibah atau orang tua sakit, tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Nah, untuk mengantisipasinya kalian bisa memanfaatkan dana darurat tersebut. Namun kalian bisa mengumpulkan dana darurat ini dari jenis tabungan investasi.

  • Jika kalian belum berkeluarga, setidaknya harus mengumpulkan dana senilai 6 kali jumlah pengeluaran setiap bulan.
  • Sementara bagi yang telah bergeluarga tapi belum mempunyai tanggungan anak. Sebaiknya harus mengumpulkan dana ini senilai 9 kali jumlah pengeluaran setiap bulannya.
  • Bagi yang telah mempunyai tanggungan anak, maka harus mengumpulkan dana ini sekitar 12 kali jumlah pengeluaran setiap bulan.

9. Cari Tambahan Penghasilan

Tambahan Penghasilan

Jika memang kalian berencana ingin menikah atau memiliki rumah sediri misalnya, tidak ada salahnya mencari tambahan penghasilan selagi mash muda. Saat ini ada banyak pilihan pekerjaan tambahan yang dapat dilakukan. Seperti menjadi content creator, penulis freelance, jualan online, influencer, desain grafis dan lainnya.

10. Sisihkan Dana Untuk Bersedekah

Sisihkan Dana Untuk Bersedekah

Jangan lupa, bahwa harta yang kita miliki ada sebagian milik orang lain. Kalian bisa menyisihkan sebagian penghasilan untuk bersedekah kepada orang yang kurang mampu. Sebaiknya usahakan untuk bersedekah setiap bulannya secara rutin. Dengan demikian, selain tabungan kalian bertambah banyak, kalian juga melipatgandakan kebaikan kalian.

11. Buat Daftar yang Kalian Inginkan

 

Tentu saja setiap orang ingin memiliki hal atau barang yang mereka inginkan di masa mendatang. Silahkan tulis apa saja yang kalian inginkan. Misalnya saja, dalam 5 tahun ke depan kalian ingin membeli mobil, menikah atau membeli rumah. Tentu saja, ketiganya memerlukan dana yang tidak sedikit, karena itu kalian bisa merencanakan anggarannya mulai dari saat ini.

Mengatur keuangan harus dilakukan secara konsisten setiap bulannya, agar pemasukan dan pengeluaran kalian tetap balance atau bahkan lebih besar dari pemasukan. Dengan demikian, kalian akan terhindar dari kesulitan keuangan di masa depan. Maka dari itu, selalu terapkan 11 cara mengatur keuangan pribadi di atas selagi masih sendiri dan belum berkeluarga. Karena kebutuhan setelah berkeluarga akan semakin meningkat.

Related posts