Cara Jualan Makanan di Gojek

Cara Jualan Makanan di Gojek untuk Usaha Rumahan dan Kuliner.

Cara Jualan Makanan di Gojek sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Kamu yang punya warung makan, usaha rumahan, kedai kecil, restoran, bahkan bisnis kuliner yang masih dirintis bisa mendaftarkan usaha agar menjangkau pelanggan melalui layanan GoFood. Proses pendaftarannya dilakukan secara online melalui aplikasi GoFood Merchant, sehingga kamu tidak perlu datang ke kantor untuk mengurusnya.

Menariknya, pendaftaran awal tidak dikenakan biaya. Kamu hanya perlu menyiapkan data usaha, dokumen identitas, rekening bank, serta informasi menu yang akan ditawarkan. Setelah data selesai diverifikasi dan outlet aktif, makanan yang kamu jual bisa ditemukan pelanggan melalui aplikasi Gojek.

Buat kamu yang baru pertama kali ingin berjualan lewat GoFood, berikut panduan lengkap mulai dari syarat, cara daftar, sampai tips supaya dagangan lebih mudah dilirik pembeli.

Apa Itu GoFood dan Mengapa Cocok untuk Jualan Makanan? 🍜

GoFood merupakan layanan pesan-antar makanan yang berada di dalam ekosistem Gojek. Melalui layanan ini, pelanggan dapat mencari makanan berdasarkan lokasi, kategori, harga, rating, maupun berbagai pilihan menu yang tersedia.

Bagi pemilik usaha kuliner, keberadaan GoFood bisa menjadi tambahan jalur penjualan. Kamu tidak hanya mengandalkan orang yang datang langsung ke warung, tetapi juga bisa menerima pesanan dari pelanggan yang sedang berada di rumah, kantor, kos, atau tempat lainnya.

Hal ini cukup membantu terutama bagi usaha kecil yang belum memiliki sistem pemesanan online sendiri. Kamu bisa fokus menyiapkan makanan, sementara proses pemesanan dan pengantaran mengikuti sistem yang tersedia di platform.

Usaha yang bisa bergabung juga cukup beragam. Tidak harus restoran dengan tempat makan besar. Bisnis rumahan dan pedagang kaki lima pun dapat mendaftarkan usaha selama memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Syarat Jualan Makanan di Gojek πŸ“‹

Sebelum mulai mendaftar, sebaiknya kamu menyiapkan semua data yang dibutuhkan terlebih dahulu. Dengan begitu, proses pengisian formulir bisa berjalan lebih lancar dan kamu tidak perlu bolak-balik mencari dokumen.

Untuk usaha perorangan atau usaha rumahan, beberapa data yang perlu dipersiapkan antara lain:

  • KTP asli pemilik usaha
  • Nomor HP aktif
  • Alamat email aktif
  • Nomor rekening bank
  • Nama usaha atau outlet
  • Alamat lengkap outlet
  • Lokasi atau titik koordinat outlet pada peta
  • Foto tampak depan usaha
  • Foto makanan atau minuman yang dijual
  • Daftar menu dan harga

Nomor HP dan email sebaiknya benar-benar aktif karena dapat digunakan untuk menerima kode OTP maupun informasi terkait akun merchant.

Untuk rekening bank, pastikan nomor yang dimasukkan benar. Rekening tersebut nantinya digunakan sebagai tujuan pencairan pendapatan dari transaksi.

Sementara itu, foto usaha tidak harus berupa bangunan restoran yang besar. Kalau kamu menjalankan bisnis dari rumah, foto bagian depan rumah atau area usaha yang menunjukkan keberadaan bisnis bisa dipersiapkan sesuai ketentuan pendaftaran.

Catatan: NPWP dapat memiliki ketentuan khusus tergantung kondisi usaha dan kewajiban pajaknya. Karena kebijakan merchant dapat berubah, selalu periksa persyaratan terbaru ketika melakukan pendaftaran.

Cara Jualan Makanan di Gojek lewat GoFood Merchant πŸ“±

Setelah semua persyaratan siap, sekarang waktunya membuat akun merchant. Pendaftaran dilakukan menggunakan aplikasi GoFood Merchant yang tersedia untuk perangkat Android.

Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti.

1. Download Aplikasi GoFood Merchant

Langkah pertama adalah memasang aplikasi GoFood Merchant di smartphone. Pastikan kamu menggunakan aplikasi resmi dan mengunduhnya dari sumber yang terpercaya.

Jangan sembarangan memasang aplikasi dari situs tidak dikenal, terutama jika aplikasi tersebut meminta data sensitif atau informasi yang tidak berkaitan dengan proses pendaftaran.

2. Pilih Menu Pendaftaran

Setelah aplikasi terpasang, buka GoFood Merchant kemudian pilih opsi untuk mendaftarkan usaha sebagai merchant GoFood.

Kamu akan diminta memasukkan nomor HP pemilik usaha. Gunakan nomor yang masih aktif karena nantinya kode OTP akan dikirimkan ke nomor tersebut.

3. Masukkan Kode OTP

Setelah nomor HP dimasukkan, tunggu kode OTP yang dikirimkan melalui saluran yang tersedia.

Masukkan kode tersebut pada halaman verifikasi. Pastikan kamu tidak memberikan kode OTP kepada orang lain karena kode tersebut berhubungan dengan keamanan akun.

4. Lakukan Verifikasi Identitas

Berikutnya, masukkan alamat email yang aktif. Kamu juga akan diminta melakukan verifikasi identitas.

Siapkan e-KTP dan lakukan pengambilan foto sesuai petunjuk aplikasi. Dalam proses tertentu, kamu juga perlu melakukan swafoto untuk verifikasi wajah.

Usahakan pencahayaan cukup dan pastikan wajah serta dokumen terlihat jelas. Foto yang buram, terlalu gelap, atau terpotong bisa membuat proses pemeriksaan menjadi kurang lancar.

5. Masukkan Informasi Outlet

Selanjutnya kamu perlu memasukkan detail usaha.

Data yang biasanya dibutuhkan mencakup:

  • Nama outlet
  • Alamat usaha
  • Lokasi outlet di peta
  • Jenis layanan yang dipilih
  • Informasi usaha lainnya sesuai formulir

Bagian lokasi jangan disepelekan. Pastikan titik pada peta benar-benar menunjukkan tempat kamu menjalankan usaha.

Kesalahan titik lokasi bisa menyulitkan pelanggan maupun mitra pengemudi ketika mengambil pesanan.

6. Masukkan Rekening Bank

Tahap berikutnya adalah mengisi informasi rekening bank yang digunakan untuk pencairan pendapatan.

Pilih nama bank kemudian masukkan nomor rekening dengan teliti. Sebelum melanjutkan, periksa kembali setiap digit angka agar tidak terjadi kesalahan.

7. Periksa dan Kirim Data

Jangan terburu-buru menekan tombol kirim.

Periksa kembali nama outlet, alamat, nomor HP, email, informasi rekening, serta dokumen yang sudah kamu unggah.

Kalau semuanya sudah benar, kirim data pendaftaran untuk masuk ke tahap verifikasi.

8. Tunggu Proses Verifikasi

Setelah data dikirim, tim terkait akan melakukan pemeriksaan terhadap informasi dan dokumen yang kamu berikan.

Berdasarkan panduan yang menjadi acuan artikel ini, proses review dapat membutuhkan sekitar 2–5 hari kerja. Namun, waktu tersebut dapat berbeda tergantung kondisi dan proses pemeriksaan.

Jadi, kalau akun belum langsung aktif setelah pendaftaran, kamu tidak perlu panik. Pantau informasi atau notifikasi yang masuk ke aplikasi dan email.

Setelah Disetujui, Jangan Langsung Santai 🍱

Ketika pendaftaran sudah disetujui, masih ada beberapa hal yang perlu kamu lengkapi sebelum benar-benar mulai menerima pesanan.

Kamu perlu mengatur jam operasional outlet, mengunggah daftar menu, menentukan harga, serta memasukkan foto makanan.

Perhatikan bagian ini karena halaman menu bisa menjadi salah satu faktor yang menentukan apakah calon pelanggan tertarik membeli atau justru pindah ke outlet lain.

Gunakan nama makanan yang mudah dipahami. Misalnya, daripada hanya menulis β€œPaket 1”, kamu bisa menggunakan nama seperti β€œAyam Geprek Sambal Korek + Nasi” sehingga pelanggan langsung mengetahui isi paketnya.

Pastikan harga yang tampil di aplikasi juga sesuai dengan yang ingin kamu tawarkan kepada pelanggan.

Setelah seluruh bagian yang diperlukan selesai dan statusnya sudah memenuhi ketentuan, kamu bisa mengaktifkan outlet untuk mulai berjualan.

Berapa Biaya Jualan di GoFood? πŸ’°

Salah satu hal yang sering ditanyakan calon merchant adalah apakah daftar GoFood harus bayar.

Pendaftaran awalnya tidak dikenakan biaya. Namun, gratis daftar bukan berarti seluruh transaksi bebas biaya.

GoFood menerapkan sistem komisi atau bagi hasil terhadap transaksi yang berhasil dilakukan. Besaran biaya dapat mengikuti ketentuan dan kebijakan merchant yang berlaku.

Sebagai gambaran dari skema yang sering digunakan, terdapat simulasi biaya sekitar 20% + Rp1.000 per transaksi sukses. Angka tersebut sebaiknya tidak dianggap sebagai tarif permanen karena kebijakan komisi, program, dan biaya merchant dapat berubah.

Karena itu, sebelum menentukan harga jual, kamu perlu menghitung margin dengan cermat.

Misalnya harga makanan ketika dijual langsung adalah Rp20.000. Jangan otomatis memasang harga yang sama di aplikasi tanpa menghitung potongan, biaya bahan baku, kemasan, dan keuntungan.

Buat simulasi sederhana terlebih dahulu supaya setiap transaksi tetap menghasilkan margin yang sehat.

Tips Supaya Jualan Makanan di Gojek Lebih Laris πŸš€

Mendaftarkan usaha saja belum cukup. Setelah outlet aktif, tantangannya adalah membuat pelanggan mau membuka halaman menu dan melakukan pemesanan.

Gunakan Nama Outlet yang Mudah Diingat

Nama toko menjadi salah satu identitas utama bisnis kamu.

Pilih nama yang singkat, mudah dibaca, dan kalau memungkinkan memiliki kaitan dengan menu utama. Nama yang terlalu panjang atau sulit dieja bisa membuat pelanggan susah mengingatnya.

Foto Makanan Harus Menggugah Selera

Foto makanan punya peran besar ketika pelanggan sedang memilih menu.

Kamu tidak harus menggunakan kamera mahal. Smartphone pun cukup selama pencahayaan bagus, makanan terlihat jelas, dan fotonya tidak buram.

Gunakan tampilan makanan yang benar-benar sesuai dengan produk yang diterima pelanggan. Jangan sampai foto terlihat sangat berbeda dari makanan aslinya.

Tulis Deskripsi Menu dengan Jelas

Jangan hanya menulis β€œAyam Geprek”.

Tambahkan informasi yang membantu pelanggan memahami produknya, misalnya jenis lauk, sambal, level pedas, isi paket, atau tambahan yang didapat.

Deskripsi sederhana tetapi informatif bisa membuat pelanggan lebih yakin sebelum menekan tombol pesan.

Tentukan Menu Andalan

Tidak perlu memasukkan terlalu banyak menu sejak awal.

Kalau kamu menjual berbagai makanan, tentukan beberapa menu yang menjadi andalan. Menu tersebut bisa kamu tampilkan dengan nama yang menarik dan foto terbaik.

Contohnya:

Ayam Geprek Sambal Korek – Pedas Pol

Nama seperti ini lebih menggambarkan produk dibandingkan sekadar β€œAyam Geprek”.

Perhatikan Jam Operasional

Pastikan jam buka di aplikasi sesuai dengan kemampuan dapur kamu.

Tidak ada gunanya memasang jam operasional panjang jika kamu sering menutup toko lebih cepat. Konsistensi penting supaya pelanggan tidak kecewa ketika ingin memesan.

Selain itu, pastikan kamu memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan pesanan ketika order masuk.

Jaga Kualitas dan Kecepatan

Pelanggan mungkin datang karena foto makanan, tetapi mereka bisa kembali karena kualitas.

Pastikan rasa makanan konsisten, kemasan aman, pesanan tidak tertukar, dan proses persiapan tidak terlalu lama.

Kalau pengalaman pelanggan bagus, peluang mendapatkan pembelian ulang juga semakin besar.

Manfaatkan Promo dengan Perhitungan

Promo memang bisa membantu memperkenalkan outlet baru, tetapi jangan asal memberikan diskon besar.

Hitung terlebih dahulu harga bahan, kemasan, komisi, dan keuntungan. Pilih promo yang masih masuk akal untuk kondisi bisnis kamu.

Tujuan akhirnya bukan sekadar mendapatkan banyak order, tetapi mendapatkan order yang tetap memberikan keuntungan.

Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Merchant Baru ⚠️

Ada beberapa kesalahan kecil yang bisa membuat proses jualan kurang maksimal.

Pertama, memasukkan alamat outlet secara tidak akurat. Kedua, menggunakan foto makanan yang gelap atau kurang menarik. Ketiga, tidak memperbarui menu ketika ada perubahan harga atau stok.

Kesalahan lainnya adalah memasang terlalu banyak menu tanpa mempertimbangkan kemampuan dapur.

Bayangkan ketika pesanan tiba-tiba ramai, tetapi kamu kesulitan menyiapkan semua menu. Pelanggan bisa menunggu terlalu lama atau mendapatkan pengalaman yang kurang menyenangkan.

Lebih baik mulai dengan menu yang memang sanggup kamu produksi secara konsisten. Setelah alurnya sudah stabil, barulah perlahan menambahkan variasi.

Apakah Usaha Rumahan Bisa Jualan di GoFood? 🏠

Bisa. Usaha rumahan termasuk jenis bisnis kuliner yang dapat mendaftarkan diri sebagai merchant selama memenuhi persyaratan yang berlaku.

Jadi, kamu tidak perlu menunggu punya restoran besar untuk mulai mencoba penjualan online.

Kalau selama ini kamu menerima pesanan makanan dari tetangga, WhatsApp, atau media sosial, GoFood dapat menjadi salah satu saluran tambahan untuk memperluas jangkauan pelanggan.

Yang penting, siapkan identitas usaha, lokasi yang jelas, menu yang siap dijual, foto yang representatif, dan pastikan kamu mampu menangani pesanan ketika order mulai masuk.

Kesimpulan

Cara Jualan Makanan di Gojek bisa dimulai dengan mendaftarkan usaha melalui aplikasi GoFood Merchant. Kamu perlu menyiapkan KTP, nomor HP, email, rekening bank, informasi outlet, serta foto usaha dan menu.

Setelah akun dibuat, lengkapi verifikasi identitas, detail outlet, rekening bank, lalu kirim data untuk ditinjau. Setelah disetujui, kamu masih perlu mengatur jam operasional, menu, harga, dan foto makanan sebelum mulai berjualan.

Hal yang tidak kalah penting adalah menghitung harga jual dengan benar. Meskipun pendaftaran awal gratis, transaksi dapat dikenakan komisi sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, jangan hanya mengejar jumlah pesanan. Pastikan setiap order tetap memberikan margin yang sehat.

Dengan foto makanan yang menarik, menu yang jelas, harga yang masuk akal, pelayanan cepat, dan kualitas makanan yang konsisten, peluang outlet kamu untuk mendapatkan pelanggan baru tentu menjadi lebih besar.