Cara Irit Uang

Saat sedang banyak pengeluaran namun penghasilan kita pas-pasan, tentu tidak ada cara lain selain harus menyiasatinya dengan cara irit uang. Pengeluaran untuk keperluan sehari-hari dan berbelanja keperluan makanan adalah pengeluaran terbesar sebab memang diperlukan untuk bisa bertahan hidup setiap bulannya.

Supaya uang bulanan yang tersisa menjadi lebih banyak, berbagai macam cara sudah dilakukan demi mengurangi pengeluaran untuk pos tesebut. Akan tetapi, tetap saja hasilnya pengeluaran berbelanja bulanan tetap membengkak. Jika sudah begini, bagaimana cara irit uang yang paling efektif?

Cara Irit Uang

Cara Irit Uang
Menghemat Uang

Tips Menghemat Uang Secara Efektif

Ada beberapa cara irit uang yang bisa Kamu lakukan agar pengeluaranmu tidak terlalu membengkak, berikut ini :

1. Buat Skala Prioritas Untuk Belanja Bulanan

Sebelum berbelanja kebutuhan bulanan, sebaiknya buat list apa saja daftar belanjaan yan wajib dibeli. Setelah itu, tinggal buat skala prioritas caranya dengan memposisikan kebutuhan pokok di atas. Jadi, kebutuhan itu wajib dibeli. Adapun kebutuhan utama tersebut ialah bahan makanan untuk konsumsi sehari-hari.

Untuk meminimalisir agar tidak selalu pergi ke supermarket atau swalayan untuk pembelian bahan makanan. Sebaiknya pilih bahkan makanan dengan daya tahan yang cukup lama. Selain itu, jangan ragu membeli bahan makanan di pasar tradisional supaya harganya lebih murah. Di samping itu, jika ingin membeli sayuran sebaiknya beli saja di pedagang sayuran keliling supaya kesegarannya tetap terjaga.

2. Anggarkan Budget Untuk Berbelanja Bulanan

Cara menghemat uang berikutnya, jika Kamu sudah mempunyai list belanja bulanan serta mengetahui harga jual di pasaran, berikutnya Kamu hanya perlu menganggarkan dana untuk berbelanja setiap bulan. Selain itu, hilangkan beberapa daftar belanjaan tertentu yang dirasa tidak terlalu penting untuk dibeli ketika berbelanja bulanan.

Jika sudah mendapatkan nominalnya, sebaiknya pastikan nominalnya tidak sampai 50% dari penghasilanmu. Karena ini akan semakin mengurangi pengeluaranmu. Sesudah itu, sebaiknya pastikan hanya membelanjakan barang atau bahan makanan sesuai yang sudah dibuat beserta nominal yang telah Kamu anggarkan.

3. Buat Rekening Alternatif

Sebenarnya cukup mudah untuk menyembunyikan dana yang Kamu miliki. Kamu hanya perlu membuat rekening simpanan sebagai alternatif tanpa memakai kartu ATM. Dimana seitap kali Kamu mendapatkan gaji bulanan, langsung transfer secepatnya ke rekening alternatif dengan nominal tertentu. Selain itu, Kamu bisa mengaktifkan pilihan transfer secara otomatis aar tidak repot melakukan pengiriman manual.

4. Berbagi Pengeluaran Bulanan Bersama Pasangan

Apabila suami/istrimu mempunyai penghasilan setiap bulannya, maka tidak ada salahnya jika Kamu menerapkan cara irit uang ini. Tidak masalah apabila penghasilan pasanganmu yang awalnya gaya hidupnya dapat terpenuhi kini menjadi berkurang, Kamu harus yakinkan bahwa kebutuhan utama adalah hal terpenting dibandingkan gaya hidup.

Selain itu, yakinkan pula bahwa belanja bulanan dapat ditekan sehingga tabunganmu menjadi semakin banyak. Imbasnya hidupmu menjadi lebih aman dan nyaman. Silahkan buat kesepakatan untuk membagi pengeluaran belanja setiap bulan bersama pasanganmu. Sebab Kamu bersama pasangan sama-sama memerlukan kebutuhan untuk sehari-hari setiap bulannya.

5. Fokus Pada Fungsi Dibandingkan Merknya

Brand produk yang tidak terkenal, memang harganya jauh lebih murah dibandingkan merk terkenal. Apabila Kamu berbelanja bulanan, sebaiknya jangan terlalu mudah menilai terlalu tinggi produk bermerk hanya dengan melihat iklannya di televisi.

Tetaplah fokus terhadap fungsi produk yang Kamu beli. Apabila fungsinya sama, namun harganya lebih terjangkau, maka sebaiknya beli harga yang murah walaupun merknya kurang terkenal.

Terkecuali apabila Kamu benar-benar butuh melakukan pembelian produk tersebut yang digunakan secara terus menerus. Sehingga tidak digunakan atau dibeli setiap bulan. Misalnya memilih peralatan elektronik, sebaiknya investasikan dengan memilih produk bermerk yang berkualitas.

6. Tekan Dana Diluar Belanja Bulanan

Di samping biaya untuk belanja bulanan, sebenarnya ada satu jenis biaya yang bisa dikatakan cukup menguras dompet, seperti biaya transportasi. Pastikan tekan biaya transportasi. Apabila Kamu masih mengontrak rumah, sebaiknya sewa rumah dengan jarak dekat dari kantor. Ini merupakan pilihan ideal untuk menekan budget untuk biaya transportasi. Dalam hal ini, Kamu bisa menaiki sepeda atau berjalan kaki apabila rumahmu jaraknya dekat dari kantor.

7. Selalu Bayar Tunai dan Hindari Hutang

Salah satu dampak positif adanya kartu kredit ialah tidak perlu harus membawa banyak uang saat berbelanja. Namun dampak negatifnya ialah utang menjadi menumpuk karena penggunaan kartu kredit yang tak terkendali. Oleh karena itu, cara irit uang supaya keuanganmu terbebas dari yang namanya virus credit card ini ialah jangan simpan kartu kredit di dompet. Sebaiknya bayar semua keperluan yang Kamu beli memakai uang tunai.

8. Mengajari Anak Supaya Tidak Hobi Jajan

Tips menghemat uang lainnya ialah dengan mengajari anak untuk lebih berhemat uang jajan. Tak sedikit orang tua yang membiarkan anaknya gemar jajan sedari kecil, sehingga kebiasaan tersebut terbawa sampai dewasa. Kebiasaan jajan sebenarnya kurang baik bagi anak serta tidak mendidik mereka untuk lebih berhemat. Kamu boleh membiarkan si kecil jajan, asalkan tidak berlebihan. Sebaliknya, ajari mereka agar gemar menabung sejak kecil.

9. Bayar Token Listrik, BPJS dan Pulsa Secara Online

Cara irit uang lainnya ialah dengan melakukan pembayaran tagihan bulanan, seperti BPJS kesehatan, token listrik, pembelian paket internet, pulsa dan lainnya secara online melalui marketplace tertentu. Sebab biasanya pembayaran di marketplace lebih murah selisihnya bisa mencapai Rp. 2 ribu sampai Rp. 10 ribu. Terlebih jika sedang promo, Kamu bisa berhemat puluhan ribu.

Beberapa marketplace yang bisa digunakan untuk pembayaran tagihan bulanan adalah Traveloka, Gojek, Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Elevenia, JD.ID, Blibli, Lazada,  dan banyak lagi yang lainnya.

10. Buat Amplop Tersendiri

Jika Kamu memegang uang yang banyak biasanya akan semakin sulit untuk berhemat. Apabila Kamu menerima uang dari suami sekalgis, bisa mengalokasikan uang tersebut ke beberapa amplop.

Kamu bisa persiapkan 3 amplop, misalnya amplop yang pertama untuk berbelanja keperluan bulanan, yang kedua untuk berbelanja keperluan mingguan dan terakhir untuk berbelanja kebutuhan harian.

Selain itu, bisa juga menyimpan uang di rekening bank yang digunakan untuk anggaran belanja bulanan dan mingguan supaya tidak gatal ingin membelanjakannya.

11. Selalu Jaga Kesehatan, Karena Sakit Itu Mahal

Cara menghemat uang berikutnya ialah harus menjaga kesehatan karena sehat itu mahal. Jika sudah jatuh sakit, Kamu harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Maka dari itu, sebaiknya rajin berolahraga, pastikan minum dan makan dengan teratur. Namun ingat, mencegah lebih baik jika harus mengobati. Selain itu, tubuh yang sehat juga mencegah pengeluaran ekstra yang digunakan untuk biaya perawatan dan rumah sakit.

12. Hindari Persaingan Gaya Hidup Bersama Teman Kerja atau Tetangga

Apabila hidup di lingkungan rumah yang mewah maupun di lingkungan kaum sosialitas terkadang membuat kita ikut terbawa gaya hidup mereka. Alhasil, kita harus bersaing dengan teman kantor atau tetangga. Sebaiknya hindari hal tersebut, selalu ingat bahwa persaingan tersebut tidak pernah habis.

13. Usahakan Hemat Kuota Data

Metode terakhir agar uang hasil jerih payahmu dapat disimpan sampai gajian kembali yaitu harus menghemat kuota data. Pastikan menggunakan kuota internet dengan bijak melalui cara irit kuota. Ini juga tentunya akan lebih menghemat pengeluaranmu setiap bulannya.

Itulah 12 cara irit uang agar budget yang Kamu persiapkan untuk kebutuhan sehari-hari. Sehingga uang gajimu bisa tetap aman sampai akhir bulan!

 

 

 

Mita Mellinda
Wife n Moms. Penulis andalan asal Bandung since 2019