thumb wigatos

Cara Membuat Kelas Baru di Google Classroom

Cara Membuat Kelas Baru di Google Classroom bisa menjadi langkah awal yang praktis untuk mengelola pembelajaran secara online. Kamu tidak perlu menyiapkan platform sendiri karena Google Classroom sudah menyediakan ruang untuk membagikan materi, memberikan tugas, berkomunikasi dengan siswa, hingga mengatur aktivitas pembelajaran dalam satu tempat.

Menariknya, proses membuat kelas tidak serumit yang mungkin kamu bayangkan. Baik menggunakan laptop maupun HP Android dan iPhone, kelas baru dapat dibuat hanya dalam beberapa langkah. Kamu juga bisa menentukan nama kelas, mata pelajaran, bagian, hingga ruang agar setiap kelas lebih mudah dikenali.

Sebelum mulai, pastikan kamu sudah login menggunakan akun Google. Jika sekolah atau lembagamu menggunakan Google Workspace for Education, sebaiknya gunakan akun tersebut agar pengelolaan kelas sesuai dengan sistem yang diterapkan sekolah.

Apa Itu Google Classroom? 🎓

Google Classroom adalah layanan yang dirancang untuk membantu guru dan siswa melakukan kegiatan belajar mengajar secara online. Guru dapat membuat ruang kelas virtual, sedangkan siswa dapat bergabung menggunakan kode atau undangan yang diberikan.

Di dalam satu kelas, kamu bisa menggunakannya untuk berbagai kebutuhan, seperti:

  • Membagikan materi pembelajaran.
  • Memberikan tugas kepada siswa.
  • Mengumpulkan pekerjaan siswa.
  • Membuat pertanyaan atau kuis.
  • Memberikan pengumuman.
  • Memberikan nilai dan komentar.
  • Mengatur komunikasi antara guru dan siswa.

Karena semuanya berada dalam satu ruang, kamu tidak perlu berpindah-pindah aplikasi hanya untuk membagikan materi atau mengecek tugas.

Persiapan Sebelum Membuat Kelas 📝

Sebelum mengikuti tutorial, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu siapkan terlebih dahulu. Persiapan sederhana ini akan membuat proses pembuatan kelas berjalan lebih lancar.

Pertama, pastikan kamu mempunyai akun Google yang bisa digunakan untuk mengakses Google Classroom. Untuk lingkungan sekolah, gunakan akun Google Workspace for Education jika memang sudah disediakan oleh pihak sekolah.

Kedua, tentukan nama kelas yang jelas. Misalnya, daripada hanya menulis “Matematika”, kamu bisa membuat nama yang lebih spesifik seperti “Matematika – Kelas X”.

Jika kamu mengajar beberapa kelas sekaligus, penamaan yang konsisten akan sangat membantu. Kamu tidak akan mudah tertukar ketika harus membagikan tugas atau materi.

Cara Membuat Kelas Baru di Google Classroom

thumb wigatos

Cara Membuat Kelas Baru di Google Classroom Lewat Laptop đź’»

Membuat kelas menggunakan laptop atau komputer cocok jika kamu ingin langsung menyiapkan struktur kelas dengan lebih nyaman. Layar yang lebih besar juga membuat pengisian informasi kelas terasa lebih leluasa.

Ikuti langkah-langkah berikut:

1. Buka Google Classroom

Pertama, buka Google Classroom melalui browser di laptop atau komputer.

Login menggunakan akun Google yang ingin kamu gunakan sebagai pengajar. Jika kamu memiliki beberapa akun Google yang aktif di browser, periksa kembali akun yang sedang digunakan supaya kelas tidak dibuat menggunakan akun yang salah.

2. Klik Ikon Tambah (+)

Setelah masuk ke halaman utama Google Classroom, perhatikan bagian pojok kanan atas.

Klik ikon + (Tambah) untuk membuka pilihan yang tersedia.

Biasanya kamu akan menemukan opsi untuk bergabung ke kelas atau membuat kelas baru.

3. Pilih “Buat kelas”

Klik Buat kelas (Create class).

Jika kamu menggunakan akun Gmail pribadi, Google dapat menampilkan pemberitahuan atau persetujuan terkait penggunaan Classroom. Baca informasinya, kemudian beri tanda centang pada kotak persetujuan jika diminta.

Setelah itu, klik Lanjutkan.

4. Isi Informasi Kelas

Selanjutnya, kamu akan melihat formulir pembuatan kelas. Tidak semua kolom harus diisi, tetapi semakin lengkap informasinya, semakin mudah kelas tersebut dikenali.

Berikut beberapa kolom yang tersedia:

Kolom Contoh Isi Fungsi
Nama Kelas Matematika – Kelas X Menentukan nama utama kelas
Bagian Semester 1 / Tahun Ajaran 2026/2027 Memberikan informasi tambahan
Mata Pelajaran Matematika Menentukan subjek pembelajaran
Ruang Ruang 10A Menunjukkan lokasi kelas fisik

Bagian Nama Kelas wajib diisi. Usahakan menggunakan nama yang jelas dan mudah dikenali siswa.

Sebagai contoh:

Nama Kelas: Bahasa Indonesia – Kelas XI
Bagian: Semester 1
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Ruang: XI IPA 2

Kamu bisa menyesuaikan informasi tersebut dengan sistem penamaan yang digunakan sekolah.

5. Klik “Buat”

Setelah semua informasi diperiksa, klik tombol Buat (Create) di pojok kanan bawah.

Tunggu beberapa saat. Google Classroom kemudian akan membuat ruang kelas baru dan mengarahkan kamu ke halaman kelas tersebut.

Sampai tahap ini, kelas virtual sudah berhasil dibuat.

Cara Membuat Kelas Baru di Google Classroom Lewat HP 📱

Tidak sedang membawa laptop? Tenang, kamu tetap bisa membuat kelas menggunakan aplikasi Google Classroom di smartphone.

Cara ini tersedia untuk perangkat Android maupun iOS selama aplikasi Google Classroom sudah terpasang dan kamu telah login dengan akun yang sesuai.

Berikut langkahnya:

1. Buka Aplikasi Google Classroom

Jalankan aplikasi Google Classroom di HP.

Pastikan akun yang digunakan merupakan akun yang memang akan dipakai sebagai pengajar. Jika terdapat beberapa akun Google, cek akun aktif sebelum melanjutkan.

2. Ketuk Ikon “+”

Pada halaman utama aplikasi, cari ikon + (Tambah).

Posisinya dapat berada di bagian kanan atas atau kanan bawah, tergantung tampilan aplikasi dan perangkat yang digunakan.

Ketuk ikon tersebut untuk melihat pilihan tindakan.

3. Pilih “Buat kelas”

Pilih Buat kelas (Create class).

Aplikasi kemudian akan menampilkan formulir untuk membuat kelas baru.

4. Masukkan Informasi Kelas

Isi nama kelas pada kolom yang tersedia. Kamu juga dapat menambahkan informasi seperti bagian, mata pelajaran, dan ruang.

Contohnya:

Nama: IPS – Kelas IX
Bagian: Semester 2
Mata Pelajaran: IPS
Ruang: IX B

Gunakan nama yang sederhana tetapi informatif agar siswa langsung mengetahui kelas yang dimaksud.

5. Ketuk “Buat”

Jika semua informasi sudah benar, ketuk Buat (Create) di pojok kanan atas.

Tunggu prosesnya selesai. Setelah berhasil, kamu akan masuk ke halaman utama kelas yang baru dibuat.

Cara Membagikan Kelas Google Classroom ke Siswa đź”—

Membuat kelas saja belum cukup. Agar siswa bisa masuk, kamu perlu membagikan akses kelas tersebut.

Google Classroom menyediakan beberapa cara yang praktis. Dua metode yang bisa kamu gunakan adalah kode kelas dan link undangan.

Menggunakan Kode Kelas

Setelah kelas dibuat, kamu akan menemukan Kode Kelas pada halaman kelas.

Kode tersebut berupa kombinasi huruf dan angka yang bersifat unik untuk kelasmu.

Kamu bisa mengirim kode tersebut melalui WhatsApp, grup sekolah, email, atau media komunikasi lain yang biasa digunakan.

Kemudian siswa dapat membuka Google Classroom, memilih opsi Gabung ke kelas, lalu memasukkan kode yang kamu berikan.

Cara ini cukup praktis jika semua siswa sudah mempunyai akun Google dan kamu ingin mereka bergabung sendiri.

Selain kode, kamu juga dapat menggunakan Link Undangan.

Untuk mendapatkannya, buka kelas yang sudah dibuat kemudian masuk ke bagian Setelan melalui ikon berbentuk roda gigi.

Cari bagian Umum, kemudian temukan opsi Link Undangan.

Salin link tersebut dan kirimkan kepada siswa melalui grup WhatsApp, email, atau media komunikasi lainnya.

Metode ini bisa terasa lebih praktis karena siswa cukup membuka tautan undangan yang kamu bagikan.

Tips Membuat Nama Kelas Google Classroom yang Rapi ✨

Kalau kamu mengajar banyak kelas, jangan asal memberikan nama. Penamaan yang rapi akan sangat membantu ketika daftar kelas mulai bertambah.

Misalnya, kamu bisa menggunakan format:

[Mata Pelajaran] – [Tingkat/Kelas] – [Semester]

Contoh:

  • Matematika – X IPA – Semester 1
  • Bahasa Indonesia – XI IPS – Semester 1
  • Informatika – XII A – Semester 2

Dengan pola seperti ini, kamu bisa mengenali kelas hanya dengan melihat namanya.

Hindari nama yang terlalu umum seperti “Kelas Baru”, “Pelajaran”, atau “Kelas Saya”. Nama semacam itu mungkin tidak masalah ketika hanya mempunyai satu kelas, tetapi bisa membingungkan jika kamu mengelola banyak kelas.

Apa yang Bisa Dilakukan Setelah Kelas Dibuat? 🚀

Setelah berhasil membuat kelas, pekerjaan sebenarnya baru dimulai. Google Classroom menyediakan berbagai fitur yang bisa kamu manfaatkan untuk mengelola pembelajaran.

Kamu bisa mulai dengan membuat pengumuman agar siswa tahu bahwa kelas tersebut sudah aktif.

Berikutnya, tambahkan materi pembelajaran. Materi bisa berupa dokumen, presentasi, video, file PDF, atau berbagai sumber lain yang dibutuhkan.

Kamu juga dapat membuat tugas dengan instruksi yang jelas. Misalnya, tuliskan batas waktu pengumpulan, format file yang harus dikirimkan, dan ketentuan pengerjaan.

Jika ingin pembelajaran lebih interaktif, kamu bisa memanfaatkan pertanyaan atau kuis untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi.

Dengan pengaturan yang rapi sejak awal, halaman Classroom tidak akan cepat berantakan meskipun aktivitas pembelajaran semakin banyak.

Tips Agar Google Classroom Tidak Berantakan 📚

Mengelola Classroom bukan hanya soal membuat kelas. Kamu juga perlu menjaga agar materi dan tugas mudah ditemukan siswa.

Salah satu caranya adalah menggunakan topik secara konsisten. Misalnya, buat topik Bab 1, Bab 2, Tugas, atau Ujian sesuai kebutuhan.

Gunakan judul tugas yang jelas. Hindari judul seperti “Tugas 1” jika kamu mengajar banyak materi. Judul seperti Tugas Bab 2 – Persamaan Kuadrat akan jauh lebih informatif.

Selain itu, usahakan memberikan instruksi secara lengkap. Siswa sebaiknya tidak perlu menebak apa yang harus dikerjakan hanya karena informasi dalam tugas terlalu singkat.

Kamu juga perlu mengecek kembali tenggat waktu sebelum tugas dipublikasikan. Kesalahan tanggal atau waktu bisa membuat siswa mengumpulkan tugas lebih cepat atau terlambat dari yang seharusnya.

Kendala yang Mungkin Terjadi Saat Membuat Kelas ⚠️

Meskipun prosesnya mudah, beberapa pengguna bisa menemukan kendala saat mencoba membuat kelas baru.

Salah satunya adalah akun yang digunakan tidak mempunyai izin untuk membuat kelas. Jika hal ini terjadi pada akun sekolah, kemungkinan pengaturan Google Workspace dikelola oleh administrator sekolah.

Kamu juga mungkin tidak menemukan pilihan Buat kelas karena sedang menggunakan akun yang tidak sesuai atau terdapat pembatasan dari organisasi.

Solusinya, periksa akun Google yang sedang aktif terlebih dahulu. Jika menggunakan akun sekolah, tanyakan kepada administrator atau pengelola sistem sekolah apabila opsi pembuatan kelas memang tidak tersedia.

Masalah lain yang cukup umum adalah siswa tidak bisa bergabung menggunakan kode. Dalam kondisi tersebut, periksa kembali kode yang diberikan dan pastikan siswa menggunakan akun Google yang tepat.

Apakah Bisa Membuat Lebih dari Satu Kelas? 🤔

Ya, kamu dapat membuat beberapa kelas untuk kebutuhan pembelajaran yang berbeda, selama akun dan pengaturan yang digunakan mengizinkannya.

Misalnya, seorang guru dapat mempunyai kelas Matematika X-A, Matematika X-B, dan Matematika XI-A. Setiap kelas memiliki ruang virtual serta kode kelas masing-masing.

Karena itu, penting untuk membedakan nama kelas sejak awal. Jangan menggunakan nama yang sama untuk beberapa kelas jika siswa yang mengikuti kelas tersebut berbeda.

FAQ Cara Membuat Kelas Baru di Google Classroom âť“

Apakah membuat kelas Google Classroom harus menggunakan laptop?

Tidak. Kamu bisa membuat kelas melalui komputer maupun aplikasi Google Classroom di HP Android dan iOS.

Apa yang wajib diisi ketika membuat kelas?

Informasi yang wajib diisi adalah Nama Kelas. Kolom lain seperti bagian, mata pelajaran, dan ruang dapat digunakan untuk memberikan informasi tambahan.

Apakah siswa bisa masuk tanpa kode kelas?

Kamu dapat mengundang siswa menggunakan link undangan. Selain itu, siswa bisa bergabung menggunakan kode kelas yang kamu berikan.

Di mana menemukan kode kelas?

Kode kelas dapat ditemukan pada halaman kelas yang sudah dibuat. Kamu dapat membagikannya kepada siswa agar mereka bisa memilih Gabung ke kelas dan memasukkan kode tersebut.

Bisa membuat kelas menggunakan akun Gmail pribadi?

Bisa, tetapi Google dapat menampilkan persetujuan atau pemberitahuan tertentu saat kamu mencoba membuat kelas menggunakan akun pribadi. Ikuti instruksi yang muncul di layar.

Apa yang harus dilakukan setelah kelas berhasil dibuat?

Kamu bisa mulai mengundang siswa, membagikan materi, membuat tugas, menambahkan pengumuman, dan mengatur aktivitas pembelajaran sesuai kebutuhan.

Penutup 🎯

Cara Membuat Kelas Baru di Google Classroom pada dasarnya cukup sederhana, baik dilakukan melalui laptop maupun HP. Kamu hanya perlu login menggunakan akun Google yang sesuai, memilih opsi Buat kelas, mengisi informasi kelas, lalu menyelesaikan proses dengan menekan tombol Buat.

Setelah kelas tersedia, jangan lupa membagikan kode kelas atau link undangan kepada siswa. Supaya kegiatan belajar tetap tertata, gunakan nama kelas yang jelas, susun materi berdasarkan topik, dan berikan instruksi tugas yang mudah dipahami.

Kalau pengelolaannya dilakukan secara konsisten, Google Classroom bisa menjadi ruang belajar virtual yang praktis dan tidak bikin guru maupun siswa kewalahan.