Cara Membuat Harga Coret di Shopee

Cara Membuat Harga Coret di Shopee bisa menjadi salah satu trik sederhana untuk membuat produk terlihat lebih menarik di mata calon pembeli. Saat melihat harga lama yang dicoret lalu muncul harga promo yang lebih rendah, pembeli bisa langsung mengetahui bahwa produk sedang mendapatkan potongan harga. Tampilan seperti ini juga membantu memberikan kesan bahwa ada kesempatan belanja yang sayang kalau dilewatkan.

Buat kamu yang berjualan di Shopee, fitur harga coret sebenarnya tidak perlu dibuat secara manual. Shopee sudah menyediakan fitur Promo Toko yang memungkinkan penjual mengatur diskon sekaligus menampilkan harga sebelum dan sesudah potongan. Kamu bisa mengaturnya melalui aplikasi Shopee di HP maupun lewat Shopee Seller Centre menggunakan laptop atau PC.

Namun, sebelum asal memasang diskon, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mulai dari menentukan periode promo, menghitung keuntungan, memilih produk yang tepat, sampai memastikan harga awal yang digunakan memang wajar. Yuk, simak panduan lengkapnya berikut ini!

Apa Itu Harga Coret di Shopee? 🏷️

Harga coret adalah tampilan harga normal produk yang diberi garis coret dan ditampilkan berdampingan dengan harga setelah mendapatkan diskon. Misalnya, sebuah produk awalnya dijual Rp100.000, kemudian diberikan diskon 20 persen. Pada halaman produk, pembeli dapat melihat harga awal yang dicoret dan harga promo menjadi Rp80.000.

Tampilan tersebut berbeda dengan sekadar mengganti harga produk secara langsung. Kalau kamu hanya mengubah harga dari Rp100.000 menjadi Rp80.000 tanpa menggunakan program promo, pembeli tidak akan mendapatkan visual harga lama yang dicoret.

Karena itu, penjual biasanya memanfaatkan Promo Toko untuk membuat penawaran diskon yang ditampilkan lebih jelas.

Selain membuat harga terlihat lebih menarik, promo juga bisa membantu kamu memberikan alasan kepada calon pembeli untuk segera melakukan checkout. Apalagi kalau periode promosinya dibuat terbatas.

Apakah Harga Coret Bisa Dibuat dari HP? 📱

Bisa. Kamu tidak harus menggunakan laptop untuk membuat harga coret di Shopee. Pengaturan dapat dilakukan langsung melalui aplikasi Shopee selama akun kamu sudah memiliki akses sebagai penjual.

Menu yang perlu dicari adalah Promosi Toko, kemudian masuk ke fitur Promo Toko. Dari sana, kamu dapat membuat kampanye diskon baru, menentukan periode promo, memilih produk, dan menetapkan besaran potongan harga.

Nama atau susunan menu dapat mengalami perubahan mengikuti pembaruan aplikasi. Jadi, kalau tampilan di HP kamu sedikit berbeda, jangan langsung panik. Cari bagian yang berkaitan dengan Promosi Toko, Promo Toko, atau fitur diskon.

Cara Membuat Harga Coret di Shopee Lewat HP 📲

Kalau kamu lebih sering mengelola toko menggunakan smartphone, cara berikut bisa menjadi pilihan paling praktis.

1. Buka aplikasi Shopee dan masuk ke toko

Pertama, buka aplikasi Shopee menggunakan akun yang terhubung dengan toko kamu.

Setelah masuk, buka bagian Toko Saya. Pastikan kamu menggunakan akun penjual yang benar supaya fitur pengelolaan promo dapat digunakan.

2. Pilih menu Promosi Toko

Di halaman toko, gulir bagian menu yang tersedia sampai kamu menemukan Promosi Toko.

Menu ini berisi berbagai fitur yang dapat digunakan untuk membuat penawaran kepada pelanggan.

3. Masuk ke Promo Toko

Setelah berada di halaman fitur promosi, pilih Promo Toko.

Pada bagian ini, kamu bisa melihat promo yang sedang aktif maupun membuat promo baru untuk produk yang kamu jual.

4. Pilih Buat Promo Diskon Baru

Kemudian ketuk tombol Buat Promo Diskon Baru yang biasanya berada di bagian bawah layar.

Setelah itu, halaman pengaturan promo akan terbuka.

5. Isi informasi promo

Kamu akan diminta memasukkan beberapa informasi dasar, seperti nama promo dan periode berlangsungnya promo.

Buat nama promo yang mudah kamu kenali. Misalnya:

  • Promo Akhir Bulan
  • Diskon Weekend
  • Promo Produk Best Seller
  • Diskon Spesial September

Selanjutnya tentukan tanggal dan waktu mulai serta berakhirnya promo.

6. Tentukan persentase diskon

Masukkan persentase diskon sesuai strategi harga yang sudah kamu hitung.

Contohnya, harga produk Rp150.000 diberikan diskon 10 persen. Harga setelah diskon menjadi Rp135.000.

Sebelum menentukan angka diskon, pastikan kamu sudah menghitung biaya modal, biaya operasional, biaya platform, serta keuntungan yang ingin diperoleh.

7. Tambahkan produk

Ketuk Tambah Produk, lalu pilih barang yang ingin kamu masukkan ke dalam promo.

Tidak semua produk harus diberikan harga coret. Kamu bisa memilih produk tertentu, misalnya barang yang sedang ingin ditingkatkan penjualannya, produk lama yang masih memiliki stok banyak, atau produk yang memang cocok dijadikan daya tarik toko.

8. Simpan promo

Setelah produk dan diskon selesai diatur, periksa kembali semua informasi.

Jika sudah sesuai, klik Simpan.

Promo yang berhasil dibuat nantinya akan diterapkan sesuai periode yang sudah kamu tentukan. Jika fitur bekerja sesuai pengaturan, harga normal akan ditampilkan dengan coretan dan harga setelah diskon menjadi harga promo.

Cara Membuat Harga Coret di Shopee Lewat Laptop atau PC 💻

Kalau mengelola banyak produk, menggunakan laptop biasanya terasa lebih nyaman karena tampilan dashboard penjual lebih luas.

Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti.

1. Buka Shopee Seller Centre

Pertama, akses Shopee Seller Centre, kemudian login menggunakan akun toko kamu.

Setelah berhasil masuk, kamu akan melihat dashboard yang berisi berbagai menu pengelolaan toko.

2. Masuk ke menu Pusat Promosi

Perhatikan navigasi di sisi kiri halaman.

Pilih Pusat Promosi atau menu yang berkaitan dengan Promosi Saya, tergantung tampilan dashboard yang tersedia di akun kamu.

3. Pilih Promo Toko atau Diskon

Cari fitur Promo Toko. Pada beberapa tampilan, fitur promosi diskon dapat muncul dengan nama yang sedikit berbeda.

Pilih fitur tersebut untuk mulai membuat program harga coret.

4. Klik Buat

Setelah halaman Promo Toko terbuka, pilih tombol Buat untuk membuat promo baru.

Kamu kemudian akan diarahkan ke halaman pengaturan diskon.

5. Masukkan nama dan periode promo

Isi nama promo toko agar mudah dibedakan dengan promo lainnya.

Kemudian tentukan kapan promo mulai dan kapan berakhir. Sebaiknya jangan menentukan periode secara asal. Sesuaikan dengan momen ketika calon pembeli memang berpotensi lebih aktif berbelanja.

Misalnya, kamu bisa membuat promo khusus akhir pekan atau promo yang berlangsung selama beberapa hari untuk mendorong pembeli segera checkout.

6. Klik Tambah Produk

Selanjutnya pilih + Tambah Produk.

Daftar produk yang tersedia di etalase akan ditampilkan. Centang produk yang ingin kamu berikan diskon.

Kalau punya banyak barang, pilih produk berdasarkan tujuan promosi, bukan sekadar memasukkan semua barang sekaligus.

7. Tentukan diskon

Setelah produk dipilih, tentukan besaran diskon atau harga final baru sesuai opsi yang tersedia pada dashboard.

Misalnya, kamu menjual produk dengan harga Rp200.000 dan ingin memberikan diskon 15 persen.

Perhitungannya:

Rp200.000 – 15% = Rp170.000

Jadi, harga promo menjadi Rp170.000.

Setelah semua data diperiksa, klik Konfirmasi atau Simpan.

Kenapa Harga Coret Bisa Menarik Perhatian Pembeli? 👀

Harga coret memberikan informasi visual yang lebih cepat dipahami.

Bayangkan ada dua produk dengan harga akhir yang sama-sama Rp80.000. Produk pertama hanya menampilkan harga Rp80.000. Produk kedua menampilkan harga Rp100.000 yang dicoret dan harga promo Rp80.000.

Produk kedua secara visual menunjukkan adanya potongan Rp20.000. Pembeli tidak perlu menghitung sendiri apakah harga tersebut merupakan harga promo atau memang harga normal.

Inilah salah satu alasan fitur diskon dapat menjadi bagian dari strategi pemasaran toko.

Namun, tampilan harga coret bukan berarti otomatis membuat semua produk laku. Foto produk, judul, deskripsi, ulasan, rating, harga kompetitor, kualitas produk, dan pelayanan toko tetap berpengaruh.

Tips Menentukan Diskon agar Tidak Merugikan 🧮

Salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi adalah terlalu fokus membuat diskon besar tanpa menghitung keuntungan.

Sebelum membuat promo, hitung terlebih dahulu harga modal dan berbagai biaya yang harus kamu keluarkan.

Misalnya:

Komponen Nominal
Harga jual normal Rp150.000
Harga modal Rp90.000
Diskon 10%
Harga setelah diskon Rp135.000
Selisih dari harga modal Rp45.000

Angka tersebut belum tentu menjadi keuntungan bersih karena masih mungkin ada biaya lain yang perlu diperhitungkan.

Jadi, jangan hanya melihat selisih harga jual dan modal. Pertimbangkan seluruh biaya yang berkaitan dengan transaksi.

Jangan Mengubah Harga Normal Secara Tidak Wajar ⚠️

Hal yang tidak kalah penting adalah menghindari manipulasi harga.

Misalnya, kamu biasanya menjual produk seharga Rp100.000. Kemudian harga dinaikkan secara tidak wajar menjadi Rp150.000 hanya untuk beberapa waktu. Setelah itu, kamu membuat promo 33 persen sehingga harga kembali menjadi sekitar Rp100.000.

Secara tampilan memang terlihat seperti diskon besar. Namun, strategi seperti ini dapat berisiko karena harga awal seharusnya mencerminkan harga normal produk.

Lebih baik gunakan harga yang memang masuk akal sejak awal. Kalau ingin membuat promo, berikan diskon berdasarkan margin yang benar-benar tersedia.

Selain lebih aman, strategi tersebut juga membuat promosi toko kamu terasa lebih jujur bagi pembeli.

Pilih Produk yang Tepat untuk Diberi Harga Coret 🎯

Tidak semua produk harus diberi diskon.

Kamu bisa memilih barang berdasarkan tujuan promosi. Misalnya, produk yang sudah memiliki banyak ulasan bisa dijadikan produk pemancing untuk menarik pengunjung baru.

Produk dengan stok berlebih juga dapat dipertimbangkan untuk mendapatkan promo selama margin masih memungkinkan.

Selain itu, kamu bisa memberikan diskon pada produk tertentu dan menjadikan barang tersebut sebagai pintu masuk agar pembeli melihat produk lain di toko.

Strategi ini biasanya lebih masuk akal dibanding memberikan potongan harga untuk seluruh katalog tanpa perhitungan.

Manfaatkan Momen Promo dan Tanggal Spesial 📅

Waktu menjalankan promo juga penting.

Kamu dapat memanfaatkan momentum seperti tanggal kembar, akhir bulan, awal bulan, periode gajian, hari raya, atau event belanja tertentu yang relevan dengan target pasar.

Contohnya, kamu bisa membuat promo 9.9, 10.10, atau kampanye khusus menjelang hari raya.

Tetapi jangan hanya mengandalkan angka tanggal. Pastikan produk yang kamu promosikan memang relevan dengan kebutuhan calon pembeli pada momentum tersebut.

Kalau target pasar kamu adalah mahasiswa, misalnya, promo perlengkapan kuliah mungkin lebih menarik ketika memasuki periode tahun ajaran baru dibandingkan sekadar memberikan diskon tanpa konteks.

Kesalahan yang Sebaiknya Kamu Hindari 🚫

Ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan ketika membuat harga coret.

Pertama, diskon terlalu besar. Diskon besar memang terlihat menarik, tetapi bisa menghabiskan margin jika tidak dihitung dengan baik.

Kedua, semua produk langsung dipromosikan. Terlalu banyak produk diskon dapat membuat kamu kesulitan mengontrol keuntungan.

Ketiga, periode promo tidak direncanakan. Promo yang berlangsung terlalu lama bisa kehilangan kesan sebagai penawaran khusus.

Keempat, mengabaikan kualitas halaman produk. Harga murah tetap sulit menghasilkan transaksi jika foto, deskripsi, variasi, atau informasi produk tidak meyakinkan.

Kelima, menaikkan harga normal secara tidak wajar. Hindari cara ini hanya untuk membuat angka diskon terlihat besar.

Apakah Harga Coret Bisa Dibuat Tanpa Promo Toko? 🤔

Pada dasarnya, kalau tujuan kamu adalah menampilkan harga lama yang dicoret dan harga baru sebagai harga promo, cara yang paling tepat adalah memanfaatkan fitur promosi atau diskon yang tersedia di Seller Centre.

Mengubah harga produk secara manual hanya akan mengganti harga jual. Tampilan tersebut tidak sama dengan program promo yang memperlihatkan harga sebelumnya sebagai harga coret.

Karena itu, kalau tujuan kamu memang membuat penawaran diskon yang terlihat jelas di halaman produk, gunakan fitur Promo Toko sesuai opsi yang tersedia pada akun penjual.

Kesimpulan 🛍️

Cara Membuat Harga Coret di Shopee bisa dilakukan dengan cukup mudah melalui fitur Promo Toko, baik menggunakan aplikasi di HP maupun Shopee Seller Centre lewat laptop atau PC.

Dari HP, kamu bisa masuk ke Toko Saya > Promosi Toko > Promo Toko, kemudian membuat promo diskon baru, menentukan periode, memilih produk, mengatur diskon, dan menyimpannya.

Sementara itu, pengguna laptop bisa mengakses Shopee Seller Centre, masuk ke Pusat Promosi/Promosi Saya, memilih Promo Toko, kemudian membuat promo dan menambahkan produk yang ingin diberikan diskon.

Yang paling penting, jangan menjadikan harga coret sekadar sebagai hiasan. Hitung margin sebelum memberikan potongan, gunakan harga normal yang wajar, pilih produk dengan strategi yang jelas, dan manfaatkan momentum promo yang tepat.

Dengan begitu, harga coret bukan cuma membuat produk terlihat lebih murah, tetapi juga bisa menjadi bagian dari strategi penjualan toko kamu tanpa mengorbankan keuntungan.

FAQ Cara Membuat Harga Coret di Shopee ❓

Apakah harga coret Shopee bisa dibuat lewat HP?

Bisa. Kamu dapat menggunakan aplikasi Shopee dan masuk ke menu Toko Saya, lalu menuju Promosi Toko dan Promo Toko untuk membuat diskon.

Apakah harus menggunakan laptop?

Tidak harus. Laptop hanya memberikan tampilan dashboard yang lebih luas sehingga biasanya lebih nyaman untuk mengelola banyak produk sekaligus.

Apakah semua produk harus diberi harga coret?

Tidak. Kamu bebas memilih produk yang ingin dimasukkan ke dalam promo sesuai fitur dan ketentuan yang tersedia pada akun toko.

Berapa persen diskon yang sebaiknya diberikan?

Tidak ada satu angka yang cocok untuk semua produk. Tentukan diskon berdasarkan harga modal, biaya transaksi, biaya operasional, harga kompetitor, dan target keuntungan kamu.

Kenapa harga coret tidak muncul?

Periksa kembali apakah produk sudah masuk ke promo, periode promo sudah aktif, dan pengaturan diskonnya sudah tersimpan. Tampilan menu juga dapat berubah mengikuti pembaruan sistem Shopee.

Apakah boleh menaikkan harga sebelum membuat promo?

Sebaiknya jangan menaikkan harga secara tidak wajar hanya agar potongan terlihat besar. Gunakan harga normal yang memang sesuai dengan harga jual produk kamu.