Cara Cek Nilai UTBK

Apakah Anda akan/telah melakukan pendaftaran SBMPTN Online di Universitas/PTN pilihan anda, tentu ingin sekali melihat dan mengetahui hasilnya nilai UTBK bukan? Lantas bagaimana cara cek nilai UTBK ?

Ujian Tulis Berbasis Komputer atau disingkat UTBK ialah tes untuk  masuk ke perguruan tinggi. Dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) sebagai satu-satunya lembaga yang penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia.

Berhubung dengan adanya Social Distancing akibat Pandemi Covid-19, maka tes UTBK di Tahun 2020 hanya berupa Tes Potensi Skolastik (TPS). Tes ini mengukur kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi.

Kemampuan ini meliputi kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis.

Peserta dapat melihat nilai UTBK, dan mengunduh sertifikatnya untuk mengikuti ujian, yang diumumkan di situs Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Kemudian peserta juga diharapkan terus memantau informasi di situs LTMPT sebab nilai UTBK yang ada dalam sertifikat dapat menjadi pertimbangan sebelum mendaftar ujian mandiri.

Apakah UTBK dan SBMPTN sama? Tentu saja beda, Jadi UTBK adalah Ujiannya, sedangkan SBMPTN adalah seleksinya. Lantas apa perbedaan keduanya?

Pada intinya, keduanya itu merupakan istilah untuk jalur masuk PTN yang sama, yakni jalur ujian. Jika maksudnya itu sama, mengapa meski dipakai 2 istilah, UTBK dan SBMPTN? Lantas apa saja, perbedaan keduanya?

Jadi, secara umum ada tiga jalur untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri, yaitu:

SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri): Seleksi yang dilakukan berdasarkan performa dan prestasi selama di SMA.

SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri): Seleksi dengan ujian yang dilakukan secara nasional.

Seleksi Mandiri: Seleksi yang diadakan tiap Perguruan Tinggi Negeri. Komponen seleksi dan tesnya bisa berbeda tiap kampus.

Pada tahun 2019, SBMPTN bukan lagi tes yang diadakan dengan serempak. SBMPTN hanya nama seleksi di mana peserta memilih PTN dan Prodi. Cara seleksinya yaitu dengan nilai UTBK atau Ujian Tertulis Berbasis Komputer.

UTBK sendiri memiliki sekitar dua puluh jadwal, yang bisa dipilih oleh setiap peserta. Biasanya dibatasi maksimal 2 kali atau 1 kali tiap peserta. Nah, nilai UTBK inilah yang nanti dipakai untuk mendaftar SBMPTN.

Tujuan dari UTBK sendiri adalah untuk memprediksi calon mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan tepat waktu.

Selain itu juga adalah memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mengikuti tes secara fleksibel dalam memilih waktu dan lokasi tes.

Tidak terbatas hanya untuk SBMPTN saja, hasil UTBK bisa juga dipakai untuk seleksi mandiri PTN atau seleksi PTS. Semua itu tergantung kebijakan setiap kampus.

Misalkan di tahun 2020, seleksi mandiri yang bisa menggunakan nilai UTBK antara lain adalah di Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Brawijaya, ITS, Universitas Gajah Mada, dan UNS. Sementara untuk perguruan tinggi swastanya adalah Telkom University, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Unpad, dan masih banyak lainnya.

Jadi dapat kita simpulkan, bahwa:

  • UTBK dan SBMPTN adalah 2 hal yang berbeda namun berkaitan.
  • UTBK adalah ujian yang hasilnya bisa dipakai di SBMPTN atau seleksi lainnya.
  • SBMPTN adalah nama salah satu jalur masuk PTN.
  • Peserta yang mau ikut SBMPTN wajib mengambil UTBK di tahun yang sama. Misalnya SBMPTN 2020 ya dengan UTBK 2020. Jadi tidak bisa menggunakan UTBK tahun 2019.
  • Peserta yang mengambil UTBK belum tentu bisa ikutan SBMPTN. Sebab jika telah lolos SNMPTN pada tahun yang sama, maka tidak bisa ikutan SBMPTN.
  • Peserta yang mengambil UTBK boleh tidak mendaftar SBMPTN. Meskipun hampir semua peserta UTBK pasti ingin mengambil SBMPTN, namu sah-sah saja jika tidak. Bisa jadi nilai UTBK dipakai untuk seleksi jalur mandiri PTN atau juga untuk mendaftar PTS.

Nah, itu tadi beberapa perbedaan dan kaitan antara UTBK dan SBMPTN. Lantas, seperti apa persyaratan untuk mengikuti UTBK?

Syarat-syarat dalam mendaftar UTBK, seperti yang diketahui dari website LTMPT antara lain:

  • Siswa SMA/MA/SMK Kelas XII pada tahun 2021 atau juga peserta didik Paket C tahun 2021 dengan maksimal umur 25 Tahun.
  • Lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2019 dan 2020 atau lulusan Paket C tahun 2019 dan 2020 dengan maksimal umur 25 Tahun.
  • Peserta hanya bisa mengikuti satu kali tes UTBK.
  • Membayar biaya UTBK.

Untuk biaya mengikuti UTBK sebagai berikut:

  • Biaya yang ditanggung oleh peserta adalah sebesar Rp. 150.000,00 (seratus lima puluh ribu rupiah).
  • Biaya UTBK bisa dibayarkan melalui transfer via ATM, SMS Banking, Mobile Banking, Internet Banking maupun ATM Bersama Bank Mandiri, BNI, atau BTN.
  • Biaya yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun.
  • Calon peserta KIP Kuliah (KIP-K) yang dinyatakan lolos persyaratan tidak akan dipungut biaya.

Cara Cek Nilai UTBK

Cara Cek Nilai UTBK
Cek Nilai UTBK | IMG: Freepik.com

Berikut cara cek nilai UTBK – SBMPTN melalui portal resmi pengumuman SBMPTN sembari menunggu pengumuman SBMPTN:

  • Buka browser yang tersedia (seperti Mozilla Firefox, Google Chrome, Safari, Opera, dan lainnya) pada perangkat Anda baik itu PC/Laptop maupun Smartphone.
  • Bukan laman Pengumuman SBMPTN melalui http://pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id
  • Di halaman utama, masukkan 10 digit nomor peserta SBMPTN serta tanggal lahir peserta
  • Setelah itu, klik tombol ‘Lihat Hasil’
  • Tunggu proses memuat halaman baru yang akan mencantumkan informasi hasil dan status kelulusan peserta

Selain mengakses pengumuman UTBK-SBMPTN melalui portal website utama, peserta juga dapat mengakses pengumuman tersebut melalui laman mirror.

Cara ini merupakan pilihan alternatif jika peserta kesulitan saat mengakses portal utama. Total ada 12 PTN yang menyediakan layanan laman mirror, antara lain:

Universitas Indonesia: http://sbmptn.ui.ac.id

Universitas Gadjah mada: http://sbmptn.ugm.ac.id

Universitas Diponegoro: http://sbmptn.undip.ac.id

Universitas Airlangga: http://sbmptn.unair.ac.id

Universitas Sriwijaya: http://sbmptn.unsri.ac.id

Universitas Tanjungpura: http://sbmptn.untan.ac.id

Institut Teknologi Bandung: http://sbmptn.itb.ac.id

Institut Teknologi Surabaya: http://sbmptn.its.ac.id

Institut Pertanian Bogor: http://sbmptn.ipb.ac.id

Universitas Andalas: http://sbmptn.unand.ac.id

Universitas Hasanuddin: http://sbmptn.unhas.ac.id

Universitas Syiah Kuala: http://sbmptn.unsyiah.ac.id

Apabila Anda mengalami kendala saat mengakses pengumuman hasil UTBK-SBMPTN, Anda dapat menghubungi LTMPT melalui helpdesk “http://halo.ltmpt.ac.id” atau bisa juga melalui email sekretariat@ltmpt.ac.id.

Jika peserta dinyatakan lulus, maka akan muncul tampilan data diri seperti Nomor Peserta, Nama, Tanggal Lahir, dan ucapan Selamat Anda dinyatakan lulus SBMPTN LTMPT 20XX di PTN (yang dituju) dan Program Studi (yang dituju).

Langkah selanjutnya, peserta akan diminta untuk melihat persyaratan daftar ulang di situs web atau laman resmi masing-masing kampus.

Calon mahasiswa juga bisa mencetak kembali Kartu Tanda Peserta SBMPTN dan mengunduh SK kelulusan SBMPTN dalam bentuk PDF.

Namun jika peserta dinyatakan tidak lulus SBMPTN , maka akan muncul tampilan pengumuman berupa permohonan maaf dengan kalimat “Mohon Maaf Peserta Atas Nama XXX XXXX Dengan Nomor Peeserta XXX-XXXX-XXX Dinyatakan TIDAK DITERIMA Pada SBMPTN LTMPT 2020. JANGAN PUTUS ASA DAN TETAP SEMANGAT!”

Kesimpulan

Nah itulah beberapa penjelasan mengenai perbedaan antara UTBK dan SBMPTN, beserta cara cek nilai UTBK SBMPTN. Semoga bermanfaat. Terima Kasih

Faiz Dawami
suka diajak ngopi