
Cara Membuat Akun Shopee untuk Jualan
Cara Membuat Akun Shopee untuk Jualan sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Kamu tidak perlu langsung punya toko besar, stok dalam jumlah banyak, atau perangkat khusus untuk mulai berjualan. Dengan nomor HP aktif, smartphone atau komputer, serta data yang dibutuhkan untuk verifikasi, kamu sudah bisa membuat akun dan menyiapkan toko Shopee sendiri.
Menariknya, proses pendaftaran akun penjual dapat dilakukan secara gratis. Setelah akun berhasil dibuat, kamu tinggal mengatur identitas toko, alamat, rekening bank, jasa kirim, lalu memasukkan produk ke etalase. Bagi kamu yang baru pertama kali mencoba berjualan online, langkah-langkahnya memang terlihat cukup banyak. Namun, kalau dikerjakan satu per satu, prosesnya cukup mudah diikuti.
Nah, supaya kamu tidak bingung harus mulai dari mana, berikut panduan lengkapnya.
Cara Membuat Akun Shopee untuk Jualan
1. Buat Akun Shopee Terlebih Dahulu π±
Sebelum bisa membuka toko, kamu membutuhkan akun Shopee terlebih dahulu. Akun inilah yang nantinya digunakan untuk mengakses berbagai fitur, termasuk fitur jualan.
Kalau kamu belum memiliki akun, kamu bisa membuatnya langsung melalui aplikasi Shopee. Pastikan nomor HP yang digunakan masih aktif karena nomor tersebut akan dipakai untuk menerima kode verifikasi.
Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh dan instal aplikasi Shopee melalui Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi Shopee yang sudah terpasang di smartphone kamu.
- Masuk ke tab Saya yang berada di pojok kanan bawah.
- Pilih Daftar.
- Masukkan nomor handphone yang masih aktif.
- Tunggu kode OTP yang dikirimkan untuk proses verifikasi.
- Masukkan kode OTP sesuai dengan yang diterima.
- Buat password untuk akun Shopee kamu.
Setelah proses tersebut selesai, akun Shopee dasar kamu sudah aktif.
Pada tahap ini, kamu sebenarnya sudah bisa menggunakan Shopee seperti pembeli pada umumnya. Namun, kalau tujuan utamanya adalah berjualan, kamu masih perlu mengaktifkan bagian toko.
Tips: gunakan nomor HP yang mudah kamu akses. Hindari menggunakan nomor yang jarang dipakai karena kode OTP dan informasi penting akun bisa saja dikirimkan melalui nomor tersebut.
2. Aktifkan Fitur Toko untuk Mulai Jualan πͺ
Setelah mempunyai akun, langkah berikutnya adalah mengubah akun tersebut menjadi akun yang bisa digunakan untuk berjualan. Kamu tidak perlu membuat akun baru khusus penjual jika akun Shopee yang sudah dibuat memang ingin digunakan untuk membuka toko.
Caranya cukup sederhana.
- Buka aplikasi Shopee.
- Masuk ke tab Saya.
- Pilih menu Mulai Jual yang berada di bagian kiri atas.
- Klik Registrasi Gratis.
- Masukkan nama toko yang ingin kamu gunakan.
- Isi alamat toko secara lengkap.
- Masukkan alamat email aktif.
- Masukkan nomor telepon toko.
Nama toko sebaiknya dipikirkan dengan baik karena nama tersebut akan menjadi identitas bisnis kamu di Shopee. Pilih nama yang mudah dibaca, tidak terlalu panjang, dan sebisa mungkin berkaitan dengan produk yang kamu jual.
Misalnya, kalau kamu menjual perlengkapan rumah, nama toko yang sederhana dan mudah diingat akan lebih nyaman dibandingkan nama yang terdiri dari kombinasi huruf dan angka secara acak.
Selain nama toko, alamat juga tidak boleh asal diisi. Alamat yang kamu masukkan akan berkaitan dengan lokasi pengiriman atau penjemputan paket. Jadi, pastikan alamatnya benar dan lengkap agar tidak menimbulkan masalah ketika ada pesanan masuk.
3. Lakukan Verifikasi KTP dan Data Diri πͺͺ
Setelah toko dibuat, jangan buru-buru mengunggah produk. Ada bagian penting yang sebaiknya kamu selesaikan terlebih dahulu, yaitu verifikasi data diri.
Verifikasi identitas dibutuhkan untuk melengkapi data penjual dan mendukung proses pencairan dana hasil penjualan. Pada tahap ini, kamu akan diminta menyiapkan KTP.
Langkah umumnya sebagai berikut:
- Masuk ke pengaturan toko atau akun penjual.
- Cari bagian Verifikasi Data Diri atau verifikasi KTP.
- Siapkan KTP asli.
- Ambil foto KTP sesuai petunjuk yang diberikan.
- Lakukan foto selfie sambil memegang KTP jika diminta.
- Pastikan seluruh tulisan pada KTP terlihat jelas.
- Kirim data untuk diproses.
Jangan menggunakan foto KTP yang buram, terlalu gelap, atau terpotong. Begitu juga dengan foto selfie. Pastikan wajah dan KTP terlihat jelas sesuai petunjuk verifikasi.
Kalau proses verifikasi belum berhasil, jangan langsung panik. Periksa kembali kualitas foto, pencahayaan, dan data yang kamu masukkan. Ikuti petunjuk yang muncul di aplikasi sebelum mencoba kembali.
Hubungkan Rekening Bank π³
Selain KTP, kamu juga perlu mengatur rekening bank untuk kebutuhan keuangan toko. Rekening tersebut digunakan untuk pencairan dana hasil penjualan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebelum menambah rekening, pastikan data yang dimasukkan sudah benar. Kesalahan satu digit saja bisa membuat proses menjadi lebih merepotkan.
Untuk keamanan, jangan pernah memberikan password akun atau kode OTP kepada orang lain yang mengaku sebagai pihak Shopee.
4. Atur Jasa Kirim yang Tersedia π
Toko sudah dibuat dan data penting sudah dilengkapi? Sekarang waktunya mengatur jasa pengiriman.
Bagian ini cukup penting karena pembeli tentu ingin mengetahui pilihan pengiriman yang tersedia untuk pesanannya. Selain itu, pilihan jasa kirim juga berhubungan dengan perhitungan ongkos kirim.
Masuk ke pengaturan toko, lalu pilih jasa kirim yang tersedia dan sesuai dengan kebutuhan kamu. Pilih ekspedisi yang memang bisa melayani area tempat kamu mengirim barang.
Beberapa pilihan pengiriman dapat berupa layanan reguler, hemat, atau kargo, tergantung pilihan yang tersedia di toko dan area pengiriman.
Kalau kamu baru mulai jualan, tidak perlu mengaktifkan semua pilihan secara sembarangan. Pertimbangkan ekspedisi yang mudah kamu gunakan dan tersedia di sekitar lokasi kamu.
Misalnya, kalau tempat drop-off ekspedisi tertentu jauh dari rumah, sementara ada pilihan lain yang lebih mudah dijangkau, kamu bisa mempertimbangkan kenyamanan tersebut sebelum menentukan jasa kirim.
5. Tambahkan Produk Pertama ke Etalase π
Inilah bagian yang biasanya paling ditunggu oleh penjual baru. Setelah pengaturan toko selesai, kamu bisa mulai memasukkan produk yang ingin dijual.
Pilih menu Tambah Produk Baru, kemudian lengkapi informasi produk.
Beberapa data yang perlu kamu siapkan antara lain:
- Foto produk.
- Video produk jika tersedia.
- Judul produk.
- Deskripsi produk.
- Harga.
- Stok.
- Variasi produk.
- Berat paket.
- Informasi pengiriman.
Jangan menganggap foto sebagai bagian yang sepele. Foto adalah salah satu hal pertama yang dilihat calon pembeli ketika menemukan produk kamu.
Usahakan menggunakan foto yang terang, tidak buram, dan memperlihatkan produk dari beberapa sisi. Kalau produk memiliki detail tertentu, seperti bahan, ukuran, motif, atau fitur khusus, tampilkan bagian tersebut melalui foto.
Buat Judul Produk yang Mudah Dicari π
Judul produk juga memiliki peran penting dalam membuat produk lebih mudah ditemukan.
Daripada menggunakan judul seperti:
βBarang Cantik Kekinian Wajib Punyaβ
lebih baik gunakan judul yang menjelaskan produk secara langsung.
Kamu bisa menggunakan pola:
Merek + Nama Produk + Model + Spesifikasi
Contohnya:
βBotol Minum X 1 Liter Stainless Steel Anti Bocorβ
Judul seperti itu lebih informatif karena calon pembeli langsung mengetahui barang apa yang kamu tawarkan.
Hindari memasukkan kata-kata yang tidak berhubungan dengan produk hanya karena terlihat menarik. Judul sebaiknya tetap natural dan sesuai dengan barang yang benar-benar kamu jual.
6. Tulis Deskripsi Produk dengan Jelas βοΈ
Setelah judul, jangan lupa mengisi deskripsi produk. Bagian ini menjadi tempat kamu menjelaskan barang secara lebih detail.
Tuliskan informasi yang memang dibutuhkan calon pembeli, seperti bahan, ukuran, warna, isi paket, cara penggunaan, dan informasi penting lainnya.
Kalau ada beberapa pilihan ukuran atau warna, masukkan semuanya melalui variasi produk agar pembeli bisa memilih dengan lebih mudah.
Deskripsi yang lengkap juga bisa mengurangi pertanyaan berulang dari calon pembeli. Kamu tidak perlu menjawab pertanyaan seperti βukurannya berapa?β atau βisinya berapa?β berkali-kali jika informasi tersebut sudah tersedia di halaman produk.
Jangan lupa memasukkan berat produk atau berat paket secara benar. Informasi tersebut dapat berpengaruh pada perhitungan ongkos kirim.
Setelah semua data selesai, periksa kembali harga, stok, variasi, dan informasi pengiriman. Jika sudah yakin, pilih Tampilkan agar produk resmi tayang di toko kamu.
7. Cara Mendapatkan Pesanan Pertama di Shopee π°
Punya toko saja belum tentu langsung membuat pesanan berdatangan. Kamu juga perlu membuat toko terlihat menarik bagi calon pembeli.
Tidak perlu langsung melakukan promosi besar-besaran. Sebagai pemula, kamu bisa memanfaatkan fitur yang tersedia di Shopee terlebih dahulu.
Manfaatkan Fitur Naikkan Produk π
Salah satu fitur yang bisa digunakan adalah Naikkan Produk. Berdasarkan panduan yang kamu gunakan, Shopee menyediakan kesempatan gratis untuk menaikkan hingga 5 produk setiap 4 jam sekali.
Fitur ini dapat membantu produk kamu mendapatkan posisi yang lebih terlihat dibandingkan hanya membiarkannya tanpa aktivitas.
Kalau memiliki beberapa produk, kamu bisa mengatur mana yang ingin dinaikkan terlebih dahulu. Pilih produk yang menurut kamu paling menarik atau memiliki peluang lebih besar untuk dibeli.
Buat Voucher Ikuti Toko ποΈ
Kamu juga bisa membuat voucher untuk mendorong pengunjung mengikuti toko.
Tidak harus memberikan diskon besar. Potongan harga kecil pun bisa menjadi pemicu bagi calon pembeli untuk mengambil keputusan, terutama jika harga produk kamu memang kompetitif.
Setelah pembeli mengikuti toko, kamu memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau mereka kembali melalui aktivitas atau promosi toko.
Gunakan Kata Kunci yang Relevan π
Jangan membuat nama produk terlalu abstrak.
Calon pembeli biasanya mengetikkan barang yang mereka cari, bukan kalimat puitis. Karena itu, pikirkan bagaimana seseorang akan mencari produk kamu di kolom pencarian.
Kalau kamu menjual βkaos oversized wanitaβ, gunakan istilah tersebut dalam judul jika memang sesuai dengan produk. Jangan hanya menulis βFashion Cantik Kekinianβ karena informasi produknya terlalu umum.
Namun, jangan pula memasukkan kata kunci yang tidak relevan. Judul harus tetap menggambarkan barang yang sebenarnya dijual.
8. Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Penjual Pemula β οΈ
Saat mempraktikkan Cara Membuat Akun Shopee untuk Jualan, ada beberapa kesalahan kecil yang sebaiknya kamu hindari.
Pertama, jangan menggunakan informasi palsu saat mendaftar atau melakukan verifikasi. Gunakan data yang benar agar proses administrasi toko tidak bermasalah.
Kedua, jangan mengunggah foto produk seadanya. Foto gelap, buram, atau tidak sesuai dengan barang bisa membuat calon pembeli ragu.
Ketiga, jangan mengabaikan deskripsi produk. Pembeli membutuhkan informasi yang cukup sebelum memutuskan membeli.
Keempat, jangan menetapkan berat paket secara asal. Perbedaan berat yang terlalu jauh dapat menimbulkan persoalan pada proses pengiriman.
Kelima, jangan hanya mengandalkan harga murah. Toko yang terlihat profesional, deskripsi yang jelas, foto bagus, dan respons yang baik kepada pembeli juga bisa membantu membangun kepercayaan.
9. Checklist Sebelum Toko Mulai Menerima Pesanan β
Sebelum kamu menganggap toko sudah benar-benar siap, coba cek kembali beberapa hal berikut:
| Bagian | Status yang Perlu Dicek |
|---|---|
| Akun Shopee | Sudah terdaftar dan bisa digunakan |
| Nomor HP | Aktif dan sudah diverifikasi |
| Nama toko | Sudah dibuat dan mudah diingat |
| Alamat toko | Lengkap dan benar |
| Aktif | |
| KTP | Sudah melalui proses verifikasi |
| Rekening bank | Sudah ditambahkan |
| Jasa kirim | Sudah diatur |
| Produk | Sudah diunggah |
| Foto produk | Jelas dan sesuai barang |
| Deskripsi | Lengkap dan mudah dipahami |
| Harga | Sudah diperiksa |
| Stok | Sudah diisi |
| Berat paket | Sudah sesuai |
| Produk | Sudah ditampilkan di etalase |
Kalau semuanya sudah beres, kamu tinggal mulai mengelola toko dan menunggu calon pembeli menemukan produk yang kamu tawarkan.
10. Jadi, Apakah Membuat Akun Shopee untuk Jualan Sulit? π€
Jawabannya, tidak. Bagian yang paling penting adalah mengikuti prosesnya secara berurutan. Kamu cukup membuat akun Shopee, mengaktifkan fitur Mulai Jual, menentukan identitas toko, melengkapi verifikasi, mengatur rekening dan jasa kirim, kemudian memasukkan produk ke etalase.
Setelah toko aktif, pekerjaan belum selesai. Justru dari sinilah aktivitas jualan dimulai. Kamu perlu memperhatikan kualitas foto, membuat judul yang mudah ditemukan, menulis deskripsi secara lengkap, menjaga stok, serta memanfaatkan fitur promosi yang tersedia.
Untuk pemula, tidak perlu terburu-buru mengunggah puluhan produk sekaligus. Mulailah dari produk yang paling siap kamu jual. Pastikan informasi dan fotonya benar-benar lengkap. Setelah memahami alurnya, kamu bisa menambah produk secara bertahap.
Pada akhirnya, Cara Membuat Akun Shopee untuk Jualan bukan sekadar tentang memiliki akun penjual. Yang lebih penting adalah bagaimana kamu menyiapkan toko agar terlihat terpercaya dan membuat calon pembeli merasa nyaman ketika melihat produk kamu.
Dengan persiapan yang rapi sejak awal, proses mengelola toko akan terasa jauh lebih mudah. Kamu juga bisa fokus pada hal yang lebih penting, yaitu menghadirkan produk yang bagus, memberikan pelayanan yang baik, dan membuat pembeli mau kembali berbelanja di toko kamu.
FAQ Seputar Cara Membuat Akun Shopee untuk Jualan β
Apakah membuat akun Shopee untuk jualan gratis?
Ya, pendaftaran akun dan proses membuka toko dapat dilakukan secara gratis. Kamu tetap perlu memperhatikan ketentuan biaya atau layanan tertentu yang berlaku ketika toko sudah melakukan transaksi.
Apakah harus punya akun Shopee sebelum membuka toko?
Ya. Kamu perlu memiliki akun Shopee dasar terlebih dahulu sebelum mengaktifkan fitur Mulai Jual.
Apakah wajib melakukan verifikasi KTP?
Verifikasi data diri diperlukan untuk melengkapi akun penjual dan mendukung proses pencairan dana hasil penjualan sesuai ketentuan yang berlaku.
Apakah bisa membuat toko Shopee lewat HP?
Bisa. Proses pendaftaran dan pengaturan toko dapat dilakukan menggunakan smartphone melalui aplikasi Shopee.
Apa yang harus dilakukan setelah toko aktif?
Atur jasa kirim, lengkapi rekening bank dan data toko, lalu mulai unggah produk dengan foto, judul, deskripsi, harga, stok, variasi, dan berat paket yang benar.
Bagaimana agar produk baru lebih mudah mendapatkan pembeli?
Kamu bisa memanfaatkan fitur seperti Naikkan Produk, membuat voucher untuk pengikut toko, serta menggunakan judul produk yang relevan dengan kata kunci yang kemungkinan dicari calon pembeli.


