
Cara Membuat Harga Coret di Tokopedia
Cara Membuat Harga Coret di Tokopedia bisa menjadi salah satu strategi sederhana untuk membuat produk terlihat lebih menarik di mata calon pembeli. Tampilan harga normal yang dicoret kemudian digantikan dengan harga promo membuat pembeli bisa langsung melihat berapa besar penghematan yang mereka dapatkan. Bagi kamu yang berjualan di Tokopedia, fitur ini juga dapat dimanfaatkan untuk mendorong keputusan pembelian tanpa harus mengubah harga produk secara permanen.
Harga coret biasanya menampilkan dua informasi sekaligus, yaitu harga normal dan harga setelah mendapatkan potongan. Misalnya, sebuah produk awalnya dijual Rp100.000, kemudian diberi promo menjadi Rp79.000. Pembeli akan melihat harga Rp100.000 sebagai harga yang dicoret dan Rp79.000 sebagai harga yang perlu dibayar.
Namun, ada hal penting yang perlu kamu perhatikan sebelum mengaktifkannya. Berdasarkan mekanisme yang menjadi acuan panduan ini, fitur promosi harga coret menggunakan Diskon Toko melalui Tokopedia Seller Center dan tidak tersedia untuk semua jenis akun penjual. Jadi, sebelum sibuk mencari menunya, pastikan status tokomu sudah memenuhi ketentuan.
Apa Itu Harga Coret di Tokopedia? 🏷️
Harga coret adalah tampilan harga normal produk yang diberi garis coret dan disandingkan dengan harga promo yang lebih rendah. Tujuannya bukan sekadar membuat tampilan toko lebih menarik, tetapi juga memberikan gambaran kepada pembeli mengenai nilai diskon yang sedang ditawarkan.
Contohnya seperti ini:
| Harga Normal | Harga Promo | Potongan |
|---|---|---|
| Rp150.000 | Rp120.000 | Rp30.000 |
| Rp200.000 | Rp160.000 | Rp40.000 |
| Rp500.000 | Rp425.000 | Rp75.000 |
Dengan melihat perbandingan tersebut, calon pembeli tidak perlu menghitung sendiri berapa keuntungan yang mereka dapatkan dari promo.
Harga coret juga cocok digunakan ketika kamu ingin membuat program diskon dalam periode tertentu. Setelah masa promo berakhir, harga bisa kembali mengikuti harga normal sesuai pengaturan produk dan promosi yang kamu gunakan.
Syarat Membuat Harga Coret di Tokopedia 📋
Sebelum mengikuti langkah-langkahnya, cek terlebih dahulu status tokomu. Berdasarkan sumber panduan ini, fitur promosi yang digunakan untuk membuat harga coret tersedia bagi toko dengan status tertentu, yaitu:
- Power Merchant
- Power Merchant PRO
- Official Store
Sementara itu, akun dengan status Regular Merchant tidak dapat menggunakan fitur promosi tersebut.
Hal ini penting karena bisa saja kamu sudah mengikuti tutorial dengan benar, tetapi menu Diskon Toko tidak muncul. Jika itu terjadi, jangan langsung mengira aplikasi atau akunmu bermasalah. Bisa jadi fitur yang kamu cari memang belum tersedia berdasarkan status toko.
Selain status toko, pastikan juga produk yang ingin dipromosikan sudah tersedia dan informasinya benar. Periksa harga, stok, foto, variasi, serta detail produk sebelum membuat promo.
Cara Membuat Harga Coret di Tokopedia
Cara Membuat Harga Coret di Tokopedia lewat PC atau Desktop 💻
Kalau kamu lebih nyaman mengelola toko menggunakan komputer, pengaturan promo dapat dilakukan melalui Tokopedia Seller. Tampilan layar yang lebih besar juga membuat pengelolaan banyak produk terasa lebih praktis.
Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti:
1. Buka Tokopedia Seller 🔑
Pertama, buka halaman Tokopedia Seller menggunakan browser di komputer. Setelah itu, masuk menggunakan akun yang terhubung dengan tokomu.
Pastikan kamu menggunakan akun penjual yang benar. Kalau memiliki beberapa toko, jangan sampai salah masuk karena pengaturan promosi nantinya akan diterapkan pada toko yang sedang aktif.
2. Masuk ke Menu Iklan & Promosi 📢
Setelah berhasil masuk ke dashboard penjual, perhatikan menu navigasi di sebelah kiri.
Pilih Iklan & Promosi, kemudian cari opsi Diskon Toko atau menu promosi yang tersedia pada tampilan akunmu.
Nama atau susunan menu bisa saja mengalami perubahan mengikuti pembaruan sistem, jadi fokuslah mencari fitur yang berkaitan dengan pembuatan diskon toko.
3. Pilih Buat Promosi atau Atur Diskon ➕
Selanjutnya, pilih tombol Buat Promosi atau Atur Diskon.
Pada tahap ini kamu akan diarahkan ke pengaturan promosi. Di sinilah kamu bisa menentukan produk mana saja yang ingin diberi potongan harga.
Kalau hanya ingin menguji strategi harga coret pada satu produk, kamu tidak harus langsung memasukkan seluruh katalog. Pilih beberapa produk yang memang memiliki potensi penjualan bagus.
4. Pilih Produk yang Akan Didiskon 🛍️
Cari produk yang ingin kamu promosikan. Kamu bisa memilih satu atau beberapa produk sekaligus sesuai kebutuhan.
Sebelum melanjutkan, periksa kembali harga normal produk. Jangan sampai harga yang dijadikan dasar promo tidak sesuai dengan harga yang sebenarnya ingin kamu tampilkan.
5. Tentukan Periode Promo 📅
Berikutnya, tentukan kapan promosi dimulai dan kapan berakhir.
Misalnya, kamu ingin mengadakan promo selama satu minggu. Masukkan tanggal mulai dan tanggal berakhir sesuai rencana.
Penentuan durasi ini cukup penting. Promo yang terlalu lama bisa membuat kesan urgensi berkurang, sedangkan promo yang terlalu singkat mungkin belum cukup untuk menjangkau calon pembeli.
6. Masukkan Besaran Diskon 💸
Tentukan potongan yang ingin diberikan. Besarannya dapat diatur berdasarkan nominal tertentu atau persentase diskon sesuai pilihan yang tersedia.
Misalnya harga normal produk adalah Rp100.000 dan kamu memberikan diskon 20%. Harga setelah diskon menjadi Rp80.000.
Sebelum menyimpan, hitung kembali apakah harga promo tersebut masih memberikan margin keuntungan yang sehat.
7. Periksa dan Simpan Promosi ✅
Terakhir, periksa seluruh informasi yang sudah dimasukkan, mulai dari produk, periode promo, harga, hingga besaran diskon.
Jika semuanya sudah sesuai, klik Simpan.
Setelah promosi aktif, harga normal akan ditampilkan sebagai harga yang dicoret dan harga promo menjadi harga yang ditawarkan kepada calon pembeli.
Cara Membuat Harga Coret di Tokopedia lewat HP 📱
Tidak selalu harus menggunakan komputer. Kalau kamu lebih sering mengurus toko lewat smartphone, pengaturan produk dan promo juga dapat dilakukan melalui aplikasi Tokopedia Seller sesuai fitur yang tersedia pada akunmu.
Berikut langkah umumnya:
1. Buka Aplikasi Tokopedia Seller 📲
Jalankan aplikasi Tokopedia Seller di smartphone, lalu masuk ke akun toko.
Pastikan aplikasi yang digunakan sudah diperbarui jika terdapat pembaruan. Versi aplikasi yang berbeda bisa memiliki susunan menu yang tidak sepenuhnya sama.
2. Masuk ke Menu Produk 🛒
Setelah masuk ke dashboard, buka tab Produk.
Cari produk yang ingin kamu berikan harga promo. Kalau jumlah produkmu banyak, gunakan fitur pencarian agar tidak perlu menggulir katalog satu per satu.
3. Pilih Produk yang Ingin Diberi Promo 🔎
Ketuk produk tersebut untuk membuka halaman pengelolaannya.
Kemudian pilih opsi Edit Produk atau masuk ke bagian pengelolaan promo apabila opsi tersebut tersedia pada akunmu.
4. Atur Harga Normal dan Harga Promo 💰
Pada bagian pengaturan harga, masukkan Harga Normal dan Harga Promo sesuai kebutuhan.
Harga normal nantinya menjadi acuan harga yang ditampilkan sebagai harga coret, sedangkan harga promo merupakan harga akhir yang dibayar pembeli setelah potongan diterapkan.
Sebagai contoh:
Harga Normal: Rp125.000
Harga Promo: Rp99.000
Dengan begitu, pembeli dapat langsung mengetahui bahwa produk tersebut sedang mendapatkan potongan harga.
5. Tentukan Durasi Promo ⏰
Tentukan berapa lama promo akan berjalan. Masukkan periode sesuai strategi penjualan yang sudah kamu buat.
Kalau promo dibuat untuk menghabiskan stok tertentu, durasinya bisa disesuaikan dengan target penjualan dan jumlah barang yang tersedia.
6. Simpan Pengaturan 💾
Setelah semua data diperiksa, simpan pengaturan tersebut.
Jangan lupa mengecek kembali tampilan produk setelah promo aktif. Pastikan harga yang muncul sudah sesuai dan tidak ada kesalahan angka.
Apakah Diskon Mengurangi Keuntungan Penjual? 💰
Ya, bagian ini jangan sampai kamu lewatkan.
Potongan harga yang diberikan melalui promo merupakan tanggung jawab penjual. Artinya, kamu harus memperhitungkan diskon tersebut ke dalam margin keuntungan produk.
Misalnya:
Harga jual normal: Rp100.000
Diskon: Rp20.000
Harga setelah promo: Rp80.000
Kalau modal produk ternyata Rp75.000, keuntungan kotormu hanya Rp5.000 sebelum memperhitungkan biaya lain yang mungkin muncul.
Karena itu, jangan menentukan diskon hanya berdasarkan keinginan agar harga terlihat murah. Hitung dulu modal, biaya operasional, biaya layanan, dan keuntungan yang masih ingin kamu dapatkan.
Harga coret memang bisa membuat produk lebih menarik, tetapi promo yang terlalu besar tanpa perhitungan justru dapat membuat keuntungan menipis.
Apakah Stok Harus Diubah Saat Promo Berjalan? 📦
Kamu tidak harus mematikan fitur diskon hanya karena ingin mengubah jumlah stok produk.
Selama promo masih aktif, stok dapat diperbarui pada halaman produk sesuai kebutuhan. Misalnya, stok awal sebanyak 50 barang ternyata sudah terjual 20, maka kamu bisa memperbarui jumlah stok yang tersisa.
Meski begitu, jangan biarkan stok tidak terpantau, terutama ketika produk sedang mendapatkan promo. Harga yang menarik bisa meningkatkan jumlah pesanan sehingga stok dapat berkurang lebih cepat daripada biasanya.
Tips Agar Harga Coret Lebih Menarik dan Efektif 🎯
Membuat harga coret hanyalah langkah awal. Supaya promo benar-benar membantu penjualan, kamu perlu menggunakannya dengan strategi yang masuk akal.
Pilih Produk yang Memang Layak Dipromosikan ⭐
Jangan memberikan diskon pada semua produk secara membabi buta. Prioritaskan produk yang punya permintaan bagus, stok cukup, atau memang ingin kamu dorong penjualannya.
Produk dengan ulasan bagus juga bisa menjadi kandidat menarik karena calon pembeli sudah memiliki alasan tambahan untuk mempertimbangkan pembelian.
Gunakan Angka Diskon yang Masuk Akal 🧮
Diskon 5% mungkin terasa kurang menarik untuk produk tertentu, sedangkan diskon 70% belum tentu sehat untuk margin keuntungan.
Cari titik tengah antara harga yang menarik bagi pembeli dan keuntungan yang masih masuk akal bagi tokomu.
Manfaatkan Momen Promo Besar 🔥
Harga coret dapat digunakan menjelang momentum belanja tertentu, seperti Waktu Indonesia Belanja (WIB), Harbolnas, promo tanggal kembar, atau periode Payday Sale.
Ketika banyak konsumen memang sedang mencari promo, tampilan harga normal yang dicoret dan harga baru yang lebih rendah dapat membantu produk terlihat lebih kompetitif.
Jangan Lupakan Foto dan Judul Produk 📸
Harga murah saja belum tentu membuat orang membeli.
Pastikan foto produk jelas, judul mudah dipahami, deskripsi lengkap, dan variasi produk tidak membingungkan. Kalau semua elemen tersebut sudah rapi, harga promo akan menjadi nilai tambah yang lebih kuat.
Pantau Hasil Promosi 📊
Setelah promo berjalan, jangan berhenti pada tahap membuat diskon.
Perhatikan apakah jumlah kunjungan, pesanan, dan penjualan mengalami perubahan. Dari data tersebut, kamu bisa mengetahui apakah strategi harga coret benar-benar memberikan dampak positif.
Kesalahan yang Sebaiknya Kamu Hindari ⚠️
Ada beberapa hal yang sering dianggap sepele saat membuat promo.
Pertama, tidak menghitung margin keuntungan. Jangan sampai produk ramai terjual tetapi keuntungan yang diperoleh justru terlalu kecil.
Kedua, memasang promo tanpa menentukan tujuan. Tentukan apakah kamu ingin meningkatkan penjualan, menghabiskan stok, menarik pembeli baru, atau meningkatkan transaksi pada produk tertentu.
Ketiga, tidak memantau periode promo. Pastikan kamu tahu kapan promosi dimulai dan berakhir.
Keempat, mengabaikan stok. Promo yang berhasil bisa meningkatkan permintaan. Kalau stok tidak diperbarui, kamu berisiko kewalahan menangani pesanan.
FAQ Cara Membuat Harga Coret di Tokopedia ❓
Apakah semua penjual Tokopedia bisa membuat harga coret?
Tidak selalu. Berdasarkan panduan yang menjadi sumber artikel ini, fitur promosi yang digunakan untuk membuat harga coret tersedia bagi Power Merchant, Power Merchant PRO, dan Official Store, sedangkan Regular Merchant tidak mendapatkan fitur tersebut.
Apakah harga coret bisa dibuat lewat HP?
Bisa, selama fitur yang dibutuhkan tersedia pada akun dan aplikasi Tokopedia Seller yang kamu gunakan. Pengaturan dapat dilakukan melalui menu produk dan bagian harga atau promo.
Apakah diskon ditanggung Tokopedia?
Potongan diskon yang kamu pasang menjadi tanggung jawab penjual. Karena itu, hitung margin sebelum menentukan nominal atau persentase diskon.
Apakah stok harus dimatikan ketika membuat harga coret?
Tidak. Stok tetap dapat diperbarui selama promo berlangsung. Kamu cukup mengelola jumlah stok pada halaman produk sesuai kondisi barang.
Kapan waktu yang bagus untuk menggunakan harga coret?
Kamu bisa memanfaatkannya menjelang atau saat momentum belanja seperti WIB, Harbolnas, tanggal kembar, maupun Payday Sale. Namun, tetap sesuaikan dengan stok dan margin keuntungan produk.
Kesimpulan 🏁
Cara Membuat Harga Coret di Tokopedia pada dasarnya dapat dilakukan dengan memanfaatkan fitur promosi seperti Diskon Toko melalui Tokopedia Seller. Kamu bisa mengelolanya melalui desktop maupun HP, mulai dari memilih produk, menentukan periode promo, mengatur besaran diskon, hingga menyimpan pengaturan.
Yang paling penting, jangan melihat harga coret hanya sebagai cara membuat produk tampak lebih murah. Gunakan fitur ini sebagai bagian dari strategi penjualan. Hitung margin dengan teliti, pilih produk yang tepat, tentukan waktu promo, pantau stok, dan lihat hasilnya setelah kampanye berjalan.
Dengan begitu, harga coret bukan cuma pemanis di halaman produk, tetapi benar-benar bisa kamu manfaatkan untuk menarik perhatian calon pembeli sekaligus mendorong transaksi.