Cara Berjualan di Lazada

Cara Berjualan di Lazada untuk Pemula, Mulai dari Buka Toko hingga Dapat Pesanan 🛒

Cara Berjualan di Lazada sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan, bahkan kalau kamu baru pertama kali mencoba jualan online. Lazada menyediakan Seller Center yang bisa digunakan untuk membuat toko, mengunggah produk, mengatur stok, menerima pesanan, sampai memantau hasil penjualan. Yang paling penting, kamu menyiapkan data dengan benar sejak awal agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Menariknya, pendaftaran sebagai penjual lokal dapat dilakukan secara gratis. Kamu bisa mengelola toko melalui aplikasi Lazada Seller Center di HP maupun melalui situs Seller Center menggunakan laptop. Jadi, tidak harus punya toko fisik atau perlengkapan yang rumit untuk mulai mencoba.

Kalau kamu sudah punya produk yang ingin dijual, berikut panduan lengkapnya dari tahap persiapan sampai toko siap menerima order.

Apa Saja yang Perlu Disiapkan Sebelum Berjualan di Lazada? 📋

Sebelum buru-buru membuat toko, ada baiknya kamu menyiapkan beberapa dokumen dan informasi yang dibutuhkan. Persiapan ini terlihat sederhana, tetapi sering menjadi bagian yang bikin proses pendaftaran tertunda ketika datanya tidak sesuai.

Untuk penjual perorangan, siapkan:

  • E-KTP yang masih dapat digunakan untuk verifikasi.
  • Buku tabungan atau informasi rekening bank.
  • Nomor HP aktif.
  • Alamat email yang belum pernah digunakan untuk mendaftar Lazada.

Ada satu hal penting yang perlu diperhatikan. Nama pemilik rekening bank harus sama persis dengan nama yang tercantum pada KTP agar informasi pembayaran dapat diverifikasi dengan benar.

Sementara itu, jika kamu mendaftar sebagai penjual perusahaan seperti PT atau CV, dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain NIB, akta perusahaan, surat izin usaha, serta rekening bank atas nama perusahaan.

Sebaiknya semua dokumen tersebut sudah tersedia dalam bentuk digital. Foto atau hasil scan harus terlihat jelas, tidak buram, tidak terpotong, dan informasi di dalamnya mudah dibaca.

Cara Berjualan di Lazada

Cara Daftar Menjadi Penjual di Lazada 📱

Setelah dokumen siap, kamu bisa mulai membuat akun seller. Prosesnya dapat dilakukan melalui aplikasi Lazada Seller Center di Android atau iOS maupun melalui browser di laptop.

Berikut langkah-langkah dasarnya.

1. Buka Lazada Seller Center

Pertama, buka Lazada Seller Center melalui browser atau aplikasi Seller Center yang sudah terpasang di HP.

Cari pilihan Daftar Sekarang atau Sign Up, kemudian pilih jenis toko yang sesuai dengan status usaha kamu.

Biasanya terdapat pilihan untuk mendaftar sebagai Penjual Perorangan atau Penjual Perusahaan.

Jangan sampai salah memilih jenis toko karena data yang nantinya diminta dapat berbeda.

2. Masukkan Nomor HP dan Kode OTP

Masukkan nomor HP yang masih aktif. Lazada akan mengirimkan kode verifikasi atau OTP melalui SMS maupun WhatsApp sesuai metode yang tersedia.

Masukkan kode tersebut pada kolom yang disediakan.

Setelah nomor berhasil diverifikasi, buat password untuk akun toko kamu. Gunakan kombinasi yang tidak mudah ditebak dan jangan membagikannya kepada orang lain.

3. Lengkapi Data Toko

Setelah akun berhasil dibuat, masuk ke dashboard Seller Center.

Kamu kemudian perlu melengkapi informasi toko, termasuk alamat gudang atau lokasi pengambilan barang.

Kalau kamu menjalankan bisnis dari rumah, alamat rumah dapat digunakan sebagai lokasi gudang selama memang menjadi tempat barang disimpan dan dapat dijadikan titik penjemputan.

Pastikan alamat ditulis lengkap, termasuk kode pos. Informasi ini penting karena berkaitan dengan pilihan layanan kurir dan proses pengiriman pesanan.

Cara Verifikasi KTP dan Rekening Bank di Lazada 🪪

Tahap berikutnya adalah melakukan verifikasi identitas dan informasi pembayaran.

Untuk penjual perorangan, kamu perlu mengunggah foto E-KTP. Jangan asal mengambil foto. Pastikan seluruh bagian KTP terlihat dan tulisan di dalamnya bisa terbaca dengan jelas.

Foto yang terlalu gelap, buram, atau bagian KTP terpotong berpotensi membuat proses verifikasi tidak berjalan mulus.

Selanjutnya, masukkan informasi rekening bank yang akan digunakan untuk menerima pencairan dana hasil penjualan.

Biasanya informasi yang perlu dimasukkan mencakup:

Data Keterangan
Nama Bank Bank yang digunakan untuk menerima dana
Nomor Rekening Nomor rekening aktif
Nama Pemilik Harus sesuai dengan data pendaftaran
Status Akun Digunakan untuk pencairan hasil penjualan

Periksa kembali setiap angka sebelum menyimpan data. Salah satu digit nomor rekening saja bisa menimbulkan masalah ketika dana hendak dicairkan.

Menurut panduan yang menjadi dasar artikel ini, rekening tersebut digunakan untuk pencairan hasil penjualan secara berkala.

Cara Menambahkan Produk di Lazada 🏷️

Toko sudah dibuat bukan berarti langsung ramai pembeli. Kamu masih perlu mengisi etalase dengan produk yang menarik dan mudah ditemukan.

Untuk menambahkan produk pertama, masuk ke dashboard Seller Center kemudian pilih menu Tambah Produk.

Setelah itu, isi informasi produk secara lengkap.

Buat Nama Produk yang Jelas

Jangan membuat judul yang terlalu pendek atau justru dipenuhi kata yang tidak berhubungan.

Kamu bisa menggunakan pola:

Merek + Jenis Produk + Spesifikasi + Warna/Ukuran

Contohnya:

Sepatu Sneakers Pria ABC Casual Warna Hitam Ukuran 40

Judul seperti ini lebih informatif karena calon pembeli bisa langsung memahami apa yang kamu jual.

Pilih Kategori yang Tepat

Masukkan produk ke kategori yang paling sesuai.

Jangan memilih kategori hanya karena terlihat populer. Kategori yang tepat membantu produk ditempatkan pada halaman yang relevan sehingga calon pembeli yang memang sedang mencari produk tersebut lebih mudah menemukannya.

Gunakan Foto Produk yang Menarik

Foto merupakan salah satu bagian paling penting dalam halaman produk.

Kalau memungkinkan, gunakan foto dengan resolusi tinggi, pencahayaan cukup, dan latar belakang yang bersih. Latar putih bisa menjadi pilihan sederhana karena membuat produk terlihat lebih menonjol.

Jangan hanya mengunggah satu foto jika produk memiliki detail yang perlu diperlihatkan. Misalnya, kamu menjual tas, maka foto bagian depan, samping, dalam, detail bahan, dan ukuran bisa membantu calon pembeli memahami produk sebelum membeli.

Tulis Deskripsi dengan Detail

Deskripsi bukan tempat untuk sekadar menulis nama barang.

Jelaskan produk dengan bahasa yang mudah dipahami. Kamu dapat mencantumkan bahan, ukuran, warna, fungsi, isi paket, variasi, cara penggunaan, dan informasi penting lainnya.

Semakin jelas informasi yang diberikan, semakin kecil kemungkinan calon pembeli merasa ragu karena tidak menemukan jawaban atas pertanyaannya.

Tentukan Harga dan Stok

Masukkan harga jual sesuai strategi bisnis kamu, kemudian tentukan jumlah stok yang tersedia.

Sebelum menentukan harga, jangan lupa menghitung biaya modal, kemasan, potensi biaya platform, promosi, dan keuntungan yang ingin diperoleh.

Kesalahan yang sering terjadi pada penjual baru adalah melihat harga kompetitor lalu langsung memasang harga sedikit lebih murah tanpa menghitung biaya sendiri.

Harga murah memang bisa menarik perhatian, tetapi kalau margin terlalu tipis, bisnis justru sulit berkembang.

Cara Menerbitkan Produk di Lazada 🚀

Setelah nama, kategori, foto, deskripsi, harga, dan stok selesai diisi, periksa kembali seluruh informasi.

Kalau semuanya sudah benar, pilih Terbitkan atau Publish.

Produk kemudian akan melalui proses pengecekan sesuai ketentuan Lazada. Setelah produk dinyatakan lolos dan toko aktif, kamu sudah dapat menerima pesanan dari pembeli.

Pada tahap ini, pekerjaan kamu sebenarnya baru dimulai.

Toko yang sudah aktif belum tentu langsung mendapatkan order. Kamu perlu membuat calon pembeli tertarik untuk membuka produk, membaca deskripsi, kemudian akhirnya melakukan pembelian.

Tips Agar Toko Lazada Tidak Sepi Pembeli 💡

Ada beberapa hal sederhana yang dapat kamu lakukan ketika baru mulai berjualan.

Manfaatkan Program Promosi Seller Baru 🎁

Lazada menyediakan berbagai program promosi yang dapat dimanfaatkan seller sesuai ketentuan yang berlaku.

Jika tersedia program khusus penjual baru seperti Bonus Dadakan, kamu dapat mempertimbangkan untuk mengikutinya guna membantu meningkatkan visibilitas toko pada masa awal.

Namun, jangan hanya mengejar promo. Pastikan harga jual dan keuntungan sudah dihitung sehingga diskon yang diberikan tetap masuk akal untuk bisnis kamu.

Coba Fitur Naikkan Produk 📈

Fitur Naikkan Produk atau Product Boost dapat membantu produk memperoleh posisi yang lebih terlihat di pencarian.

Dalam informasi sumber artikel ini, Lazada memberikan kuota gratis untuk fitur tersebut kepada seller sehingga produk dapat dinaikkan tanpa harus langsung mengeluarkan biaya iklan.

Kalau kamu mendapatkan kuota tersebut, gunakan pada produk yang paling potensial. Misalnya, produk dengan foto bagus, harga kompetitif, stok cukup, dan permintaan yang memang sudah terlihat.

Jangan Asal Upload Produk

Lebih baik punya beberapa produk dengan halaman yang benar-benar rapi daripada mengunggah puluhan produk dengan foto seadanya dan deskripsi yang kosong.

Coba lihat toko kamu dari sudut pandang pembeli.

Apakah foto produknya meyakinkan?

Apakah ukuran dan variasinya jelas?

Apakah deskripsinya menjawab pertanyaan dasar?

Apakah harga terlihat masuk akal?

Kalau kamu sendiri masih ragu ketika melihat halaman produk tersebut, calon pembeli kemungkinan akan mengalami hal yang sama.

Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Seller Pemula ⚠️

Memulai toko online memang mudah, tetapi mengelolanya dengan baik membutuhkan perhatian.

Beberapa kesalahan yang sebaiknya kamu hindari antara lain:

1. Data pendaftaran tidak sesuai

Pastikan data identitas dan rekening benar-benar sesuai. Jangan menggunakan rekening orang lain jika persyaratan mengharuskan nama pemilik sama.

2. Foto produk seadanya

Foto yang gelap, buram, atau terlalu ramai dapat membuat produk terlihat kurang profesional.

3. Deskripsi terlalu pendek

Jangan membuat pembeli menebak-nebak ukuran, bahan, isi paket, atau spesifikasi produk.

4. Stok tidak diperbarui

Jika stok sudah habis tetapi produk masih aktif, pembeli dapat kecewa ketika pesanannya tidak bisa diproses.

5. Hanya mengandalkan harga murah

Persaingan harga memang penting, tetapi bukan satu-satunya cara memenangkan pembeli. Foto, deskripsi, pelayanan, kualitas produk, dan pengalaman berbelanja juga memiliki peran.

Jadi, Apakah Berjualan di Lazada Cocok untuk Pemula? 🤔

Jawabannya bisa iya, terutama jika kamu sudah memiliki produk dan ingin memperluas pasar tanpa harus membuka toko fisik.

Cara Berjualan di Lazada dapat dimulai dari langkah yang relatif sederhana: menyiapkan dokumen, membuat akun seller, melengkapi alamat toko, melakukan verifikasi identitas dan rekening, kemudian mengunggah produk pertama.

Kamu tidak perlu menunggu sampai semuanya terasa sempurna. Mulailah dari satu atau beberapa produk yang paling siap dijual. Setelah toko berjalan, kamu bisa mempelajari produk mana yang paling banyak dilihat, mana yang mendapatkan pesanan, dan bagian mana yang perlu diperbaiki.

Anggap toko Lazada sebagai etalase yang terus kamu rapikan. Foto bisa diperbaiki, judul bisa dibuat lebih jelas, deskripsi dapat dilengkapi, promosi bisa dicoba, dan strategi harga dapat dievaluasi.

Yang penting, jangan berhenti hanya karena toko belum mendapatkan pesanan pada hari pertama.

FAQ Seputar Cara Berjualan di Lazada ❓

Apakah daftar menjadi seller Lazada dikenakan biaya?

Pendaftaran sebagai penjual lokal dapat dilakukan secara gratis. Kamu tetap perlu memperhatikan ketentuan biaya atau program tertentu yang berlaku ketika melakukan transaksi.

Apakah bisa berjualan di Lazada dari rumah?

Bisa. Alamat rumah dapat digunakan sebagai lokasi gudang apabila memang menjadi tempat penyimpanan barang dan lokasi penjemputan pesanan.

Apa syarat utama seller perorangan Lazada?

Umumnya kamu perlu menyiapkan E-KTP, rekening bank dengan nama yang sesuai, nomor HP aktif, dan alamat email yang dapat digunakan untuk pendaftaran.

Apakah harus punya banyak produk untuk mulai berjualan?

Tidak harus. Kamu dapat memulai dari produk yang memang siap dijual, kemudian menambah variasi setelah memahami respons pasar.

Bagaimana cara produk baru mendapatkan perhatian?

Selain membuat halaman produk yang menarik, kamu bisa memanfaatkan program promosi yang tersedia dan fitur seperti Product Boost jika mendapatkan kuota atau akses sesuai ketentuan akun.

Kapan toko bisa menerima pesanan?

Setelah pendaftaran, verifikasi, dan produk selesai diproses serta dinyatakan aktif sesuai pemeriksaan Lazada, toko dapat mulai menerima pesanan.